Dejurnal.com,Purwakarta – Sebanyak 512 pelajar tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK mengikuti Lomba Palang Merah Remaja (PMR) GARDA ISTIMEWA 2026 yang digelar di MAN Purwakarta, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-81 dan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB.
Para peserta berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Purwakarta. Untuk tingkat SMP/MTs, tercatat sebanyak 26 tim, sementara tingkat SMA/SMK diikuti 16 tim. Secara keseluruhan, jumlah peserta mencapai 512 pelajar.
Beragam materi dan perlombaan diberikan kepada peserta, di antaranya olimpiade kepalangmerahan, estafet evakuasi, serta lomba melukis. Seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penilaian yang dilakukan langsung oleh dewan juri.
Ketua PMI Kabupaten Purwakarta, Lalam Martakusumah, mengatakan kegiatan GARDA ISTIMEWA tidak semata-mata ditujukan untuk memperebutkan juara. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana silaturahmi sekaligus pembinaan mental, fisik, kekompakan, dan jiwa kemanusiaan para anggota PMR.
“GARDA ISTIMEWA ini bukan hanya soal piala dan juara. Lomba evakuasi mengajarkan tentang kecepatan dan ketepatan menyelamatkan nyawa. Bertandinglah dengan gembira, jujur dan sportif,” ujar Lalam.
Ia menegaskan, pembinaan generasi muda melalui organisasi PMR perlu dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, para pelajar didorong untuk tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi maupun aktivitas kepalangmerahan.
Lalam juga mendorong anggota PMR untuk mengikuti kegiatan luar ruang seperti camping. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman nyata kepada pelajar dalam menghadapi berbagai kondisi dan tantangan di lapangan.
“Jadi ke depannya mereka tahu dan merasakan sulitnya mencari air atau mencari peralatan memasak ketika berada di hutan atau tempat lainnya. Pengalaman seperti ini penting agar ketika menjadi relawan PMI sudah terbiasa,” katanya.
Sementara itu, Kepala MAN Purwakarta, Wahyudin, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan Lomba PMR GARDA ISTIMEWA 2026 yang menjadikan MAN Purwakarta sebagai lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan sekolah terhadap pembinaan organisasi dan karakter pelajar, khususnya melalui kegiatan kepalangmerahan.
Sebagai tuan rumah, MAN Purwakarta mempertemukan ratusan anggota PMR dari berbagai sekolah di Kabupaten Purwakarta. Selain mengikuti perlombaan, para peserta juga mendapat kesempatan untuk mempererat silaturahmi serta membangun kekompakan antarpelajar.
Lalam menambahkan, pembinaan PMR akan terus dilakukan di sekolah-sekolah.
Keberadaan PMR, kata dia, merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap sesama serta siap terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Dalam kesempatan tersebut, Lalam juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MAN Purwakarta yang telah menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada MAN Purwakarta sebagai tuan rumah.
Piagam diserahkan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Purwakarta, Lalam Martakusumah, kepada Kepala MAN Purwakarta, Wahyudin.
Melalui Lomba PMR GARDA ISTIMEWA 2026, PMI Kabupaten Purwakarta berharap kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkuat persaudaraan antarpelajar serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kemanusiaan sejak dini.***budi



















