• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dr. Efi Fadilah Soroti Etika Penggunaan AI dalam Praktik Jurnalistik

bydejurnalcom
Rabu, 23 September 2026
Reading Time: 3 mins read
Dr. Efi Fadilah Soroti Etika Penggunaan AI dalam Praktik Jurnalistik
ShareTweetSend

BacaJuga :

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Dejurnal.com,Subang- Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam praktik jurnalistik. Teknologi tersebut kini dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai tahapan kerja wartawan, mulai dari riset, transkripsi wawancara, pengolahan data hingga pengembangan produk jurnalistik.

Namun, penggunaan AI tetap harus ditempatkan dalam koridor etika jurnalistik. Wartawan tidak dapat menyerahkan sepenuhnya proses jurnalistik kepada teknologi tanpa melakukan verifikasi dan mempertanggungjawabkan informasi yang disampaikan kepada publik.

Hal tersebut disampaikan Dr. Efi Fadilah, S.Sos., M.Pd., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sharing Knowledge and Collaborative Experience yang digelar PHE 1 West Java Area (WMJ) bersama Pertamina EP Zona 7.yang bertempat balrom Ibis Bandung Trans Studio.Rabu (23/9/2026)

Menurut Efi, kehadiran AI pada awalnya menimbulkan resistensi di kalangan jurnalis karena teknologi tersebut dinilai berpotensi mengancam sejumlah pekerjaan jurnalistik yang selama ini sangat berorientasi pada manusia.

“Kerja jurnalistik itu sangat human centric. Dikerjakan oleh manusia dan untuk manusia,” ujarnya.

Namun, perkembangan AI yang semakin luas membuat pilihan bagi jurnalis bukan lagi sekadar menggunakan atau menolak teknologi tersebut.

Menurutnya, persoalan yang lebih relevan saat ini adalah bagaimana AI dapat digunakan untuk membantu pekerjaan jurnalistik tanpa meninggalkan prinsip dan standar etika yang berlaku.

“Persoalannya bukan lagi apakah AI ini akan kita pakai atau tidak, tetapi bagaimana AI ini kita gunakan dalam kerja-kerja jurnalistik dalam koridor atau track yang semestinya,” jelasnya.

Etika Jurnalistik Tetap Menjadi Dasar

Efi menegaskan, kehadiran AI tidak serta-merta mengubah prinsip etika jurnalistik. Justru perkembangan teknologi menuntut wartawan untuk semakin memahami bagaimana standar etik tersebut diterapkan dalam penggunaan AI.

Menurutnya, wartawan perlu melakukan refleksi terhadap praktik penggunaan AI agar teknologi tidak menggeser tanggung jawab jurnalistik.

“Etika jurnalistik tidak berubah. Yang berubah adalah bagaimana kita menerapkannya, belajar menerapkannya, kemudian melakukan refleksi sejauh mana standar etik ini bisa kita terapkan dalam konteks menggunakan AI,” katanya.

Dalam praktiknya, AI dapat digunakan pada hampir seluruh tahapan produksi berita. Salah satunya adalah membantu wartawan melakukan riset awal terhadap suatu isu.

Efi mencontohkan ketika wartawan harus memahami struktur dan informasi mengenai suatu institusi yang kompleks. AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk memperoleh gambaran awal sebelum wartawan melakukan pendalaman di lapangan.

Namun, informasi yang diperoleh melalui AI tetap harus diperiksa dan diverifikasi menggunakan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Membantu Transkripsi hingga Pengolahan Data

Selain riset, AI juga dapat membantu proses transkripsi hasil wawancara.

Jika sebelumnya wartawan harus mendengarkan rekaman wawancara secara manual dan mencatat pernyataan narasumber satu per satu, kini proses tersebut dapat dibantu aplikasi berbasis AI.

“Sekarang kita dengan mudah merekam wawancara, kemudian audionya kita gunakan untuk membantu transkripsi. Ini sangat membantu pekerjaan kita ketika mentranskrip hasil wawancara,” ungkap Efi.

AI juga dapat digunakan untuk membantu mengolah data, membuat rangkuman, mencari ide pemberitaan hingga mengeksplorasi berbagai kemungkinan angle dari sebuah peristiwa.

Bagi media online yang membutuhkan banyak produk pemberitaan dari berbagai peristiwa, AI dapat menjadi teman diskusi untuk menemukan alternatif sudut pandang yang dapat dikembangkan.

Meski demikian, keputusan akhir mengenai fakta, sudut pandang, narasi dan kelayakan sebuah berita tetap menjadi tanggung jawab jurnalis.

AI Buka Peluang Inovasi Produk Media

Menurut Efi, pemanfaatan AI tidak hanya terbatas pada proses produksi berita berbentuk teks. Teknologi tersebut juga dapat digunakan dalam pengembangan produk jurnalistik.

Informasi hasil wawancara maupun data dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk konten, termasuk grafis, ilustrasi dan produk multimedia untuk didistribusikan melalui berbagai platform.

“Ilustrasi dari teks bisa kita pindahkan menjadi gambar. Akhirnya kita punya konten baru untuk kemudian didistribusikan di berbagai platform media yang kita punya,” jelasnya.

Karena itu, menurut Efi, media perlu mulai melihat AI sebagai teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi, bukan semata-mata sebagai ancaman terhadap profesi wartawan.

Namun, pemanfaatannya harus tetap disertai kemampuan manusia dalam memeriksa fakta, memahami konteks, menentukan nilai berita, menjaga akurasi serta menjalankan kode etik jurnalistik.

Perkembangan AI tersebut menjadi salah satu materi penting dalam kegiatan Sharing Knowledge and Collaborative Experience yang mempertemukan perusahaan sektor hulu migas dengan insan media.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapan wartawan dalam menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus menjaga kualitas dan kredibilitas produk jurnalistik di tengah perubahan ekosistem media digital.***(Asep)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PERADI Garut Soroti Momentum Baru Golkar, Syam Yousef: Soliditas Jadi Kunci Kepemimpinan Syakur Amin

Next Post

Perhutani KPH Purwakarta Sambangi PWI, Perkuat Silaturahmi dan Komunikasi

Related Posts

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026
SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI
deNews

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Jumat, 9 Oktober 2026
Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban
deNews

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Kanit Regident Sat Lantas Polres Subang, Iptu Undang Syarif Hidayat.

Bukan Sekedar Cek Fisik, Jika Beli Kendaraan Surat Lebih Utama

Selasa, 10 November 2020

Angka Perceraian Tinggi, Bupati Bandung Dorong Fatayat NU Perkuat Ketahanan Keluarga

Minggu, 23 November 2025

Dinilai Program BPNT Carut Marut, DPRD Garut Pertanyakan Peran Pemkab

Senin, 10 Februari 2020

Gugatan Dikabulkan Hakim PA, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Resmi Bercerai Dengan Dedi Mulyadi?

Rabu, 22 Februari 2023

SDN 2 Sukakarya Samarang, Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis, 18 September 2025

Siswa SMAN 6 Diduga Bunuh Diri Akibat Perundungan, Anggota DPR Imas Aan Ubudiah : Ini Tamparan Keras Bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 17 Juli 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste