Dejurnal.com,Purwakarta – Struktur kepengurusan sejumlah lembaga di bawah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta mengalami perombakan atau resapel.
Namun, posisi Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) tetap dipertahankan.
Ketua PCNU Kabupaten Purwakarta, KH Ahmad Anwar Nasihin, menegaskan bahwa keberadaan Abang Ijo dalam kepengurusan LPPNU bukan merupakan penunjukan baru setelah dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.
Menurut Ahmad Anwar Nasihin, Abang Ijo telah dipercaya memimpin LPPNU sejak sebelum dirinya terpilih sebagai Wakil Bupati Purwakarta.
“Abang Ijo ini dari awal, sebelum menjadi wakil bupati, dia sudah menjadi ketua LPPNU,” ujar KH Ahmad Anwar Nasihin kepada media di Purwakarta, Kamis (24/9/2026).
Ia menjelaskan, setelah Abang Ijo terpilih sebagai Wakil Bupati Purwakarta, yang bersangkutan tetap menjalankan perannya dalam kepengurusan PCNU.
“Jadi ini yang 18 barusan, ada kepengurusan yang lama, ada kepengurusan yang baru. Ada ketua lama, ketua baru, ada hasil resapel,” katanya.
Ahmad Anwar Nasihin menambahkan, dari 18 lembaga yang berada di bawah PCNU Kabupaten Purwakarta, terdapat sejumlah lembaga yang mengalami perubahan kepengurusan dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, posisi Abang Ijo di LPPNU disebut telah melekat sejak terbentuknya kepengurusan PCNU sebelumnya.
“Kalau Abang Ijo itu sudah lama. Semenjak saya terpilih dan kepengurusan baru terbentuk, PCNU Purwakarta ini terbentuk, Abang Ijo sudah menjadi ketua LPPNU,” ujarnya.
Dengan demikian, posisi Abang Ijo Hapidin sebagai Ketua LPPNU bukan merupakan jabatan baru yang diberikan setelah dirinya menjadi Wakil Bupati Purwakarta, melainkan merupakan amanah yang telah dijalankannya sejak sebelumnya.
Selain LPPNU yang dipimpin Abang Ijo Hapidin, PCNU Kabupaten Purwakarta memiliki 17 lembaga lainnya dengan masing-masing ketua.
Di antaranya LDNU diketuai KH Syamsuddin, LBMNU KH Fikri Firmansyah, LP Ma’arif NU Hj. Rima Rahmatillah, RMINU Ust. Abdul Munawar, LPNU H. Robi Indrawan, LKNU H. Nacep Deden AS, LKKNU Heri Anwar, LPTNU Jejen Supriadi, serta LWPNU Cicierdis Ifanurdiani.
Kemudian LAZISNU dipimpin Hj. Sri Ernawati, LPBHNU Iwan Taufik Firdaus, LPBINU H. Elan Sopyan, Lesbumi Ariansyah, LFNU KH Asep M. Murtadlo, LTNNU Maldiansyah, LTMNU H. Ujang Alim AS, dan Lakpesdam Dr. M. Aroka Fadli.***budi


















