Dejurnal.com, CIAMIS. Pembimbing rombongan Umrah Bersama KORPRI Kabupaten Ciamis 2026, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi atau yang akrab disapa Ang Icep, berpesan kepada 41 jemaah agar menjalani perjalanan menuju Tanah Suci dengan banyak berdoa dan berserah diri kepada Allah SWT.
Menurut Ang Icep, kesempatan untuk menunaikan ibadah umrah merupakan sesuatu yang patut disyukuri. Tidak semua orang yang memiliki keinginan dan kemampuan dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk berangkat ke Tanah Suci.
“Allah yang senantiasa memilih orang-orang yang beribadah. Karena itu, ketika kita mendapatkan kesempatan ini, harus kita syukuri,” ujar Ang Icep saat pelepasan jemaah di halaman Masjid Al-Karomah, kompleks Pemerintah Kabupaten Ciamis, Rabu (7/10/2026).
Ia mengatakan, jumlah jemaah tahun ini memang sama dengan tahun sebelumnya, yakni 41 orang. Namun, secara personal jemaah yang berangkat berbeda.
Bahkan, tahun ini lebih banyak kepala dinas yang dapat mengikuti program tersebut karena memiliki kesempatan waktu.
“Jumlahnya sama, tetapi personal jemaahnya berbeda. Alhamdulillah, sekarang lebih banyak kepala dinas yang punya waktu dan kesempatan untuk ikut,” katanya.
Bagi Ang Icep, kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang sudah ditentukan Allah SWT. Karena itu, ia mengajak seluruh jemaah tidak hanya melihat keberangkatan dari sisi kesiapan materi dan waktu, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat rasa syukur.
Pesan untuk Tetap Tenang Selama Perjalanan
Ang Icep mengingatkan, perjalanan menuju Tanah Suci bisa menghadirkan berbagai situasi yang tidak selalu dapat diperkirakan sejak awal. Karena itu, jemaah diminta tidak terlalu mencemaskan hal-hal yang berada di luar kendali.
Menurutnya, ikhtiar tetap harus dilakukan dengan mempersiapkan fisik, menjaga kesehatan, mengikuti arahan pendamping dan menjaga kekompakan. Namun setelah semua persiapan dilakukan, jemaah harus mampu menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.
“Insya Allah mudah-mudahan hari ini dan seterusnya perjalanan kita diberikan kemudahan. Walaupun situasi dan keadaan dalam perjalanan nanti seperti apa, kita pasrah dan berdoa kepada Allah,” ucapnya.
Para jemaah juga diingatkan agar dapat menjaga kesabaran selama perjalanan. Perbedaan kondisi, kelelahan maupun berbagai dinamika selama berada di Tanah Suci hendaknya tidak mengurangi kekhusyukan dalam beribadah.
Ang Icep juga mengingatkan agar kesempatan berada di Makkah dan Madinah tidak dilewatkan begitu saja. Jemaah diharapkan memperbanyak ibadah dan doa serta menjaga niat sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air.
“Yang penting kita siapkan diri dan banyak berdoa. Kita tidak tahu bagaimana kondisi perjalanan nanti, tetapi kita serahkan semuanya kepada Allah,” tuturnya.
Umrah KORPRI Ciamis Berlangsung 11 Hari
Sebanyak 41 jemaah mengikuti program Umrah Bersama KORPRI Kabupaten Ciamis 2026. Mereka berasal dari anggota KORPRI beserta keluarga dari sejumlah perangkat daerah.
Rombongan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Kamis (8/10/2026) dan menjalani perjalanan selama 11 hari hingga 17 Oktober 2026.
Program Umrah Bersama KORPRI Kabupaten Ciamis tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua dengan menggandeng PT Sanema Safari Mulia.
Ang Icep berharap seluruh jemaah dapat menjalani perjalanan dengan lancar dan menjaga kebersamaan selama berada di Tanah Suci.
Ibadah Umrah juga tidak berhenti pada pengalaman selama perjalanan, tetapi membawa perubahan ketika para jemaah kembali ke Ciamis.
“Semoga Allah memberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan kepada kita dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah. Mudah-mudahan kita berangkat dengan niat yang baik dan kembali ke Tanah Air dengan selamat,” pungkasnya. (Nay Sunarti).



















