Dejurnal.com,Purwakarta – Rabu, O4 November 2026, Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini ditunjukkan SPS Tunas Pinunjul yang berlokasi di RT 001 RW 001, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Di bawah kepemimpinan Pak Hilman selaku Ketua Yayasan sekaligus pengelola, SPS Tunas Pinunjul menjadi salah satu dari delapan sekolah penerima manfaat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang mendapat kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Selasa (3/11/2026).
Monitoring tersebut merupakan bagian dari pengawalan program yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), sekaligus mengantisipasi potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT).
Kasi Intelijen Kejari Purwakarta, Ratno Timur Pasaribu, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan program berjalan aman dan lancar.
“Karena kegiatan tersebut masuk dalam PSN, kami melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap AGHT,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari hasil kunjungan ke delapan sekolah penerima revitalisasi, tidak ditemukan AGHT yang berarti.
“Setelah berkunjung ke delapan sekolah penerima revitalisasi, tidak ada AGHT yang berarti,” ungkapnya.
Bagi Hilman selaku Ketua Yayasan, program revitalisasi menjadi kesempatan penting untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, sehingga SPS Tunas Pinunjul diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak usia dini.
Keberhasilan program tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga kualitas hasil pekerjaan, tanggung jawab pengelolaan, serta manfaat fasilitas yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh peserta didik dan masyarakat.
Melalui sinergi pengelola yayasan dan pengawalan pemerintah, SPS Tunas Pinunjul diharapkan terus berkembang serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Desa Pasirmunjul.***Vera



















