• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePraja

Bupati Garut Berhentikan 3 Direksi PDAM Tirta Intan, PAKIS : Langkah Rasional dan Progresif

bydejurnalcom
Sabtu, 10 Mei 2025
Reading Time: 3 mins read
13 Miliar Program SPAM DAK Tahun 2024, Berapa Alokasi Untuk PDAM Tirta Intan Garut?
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemberhentian tiga Direksi Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan pada Jumat, 9 Mei 2025 oleh Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin mengejutkan serta menimbulkan reaksi dan tanggapan dari publik.

Pengamat Kebijakan dan Informasi Strategis (PAKIS), Galih F Qurbany berpendapat bahwa keputusan Bupati Garut memberhentikan Direksi merupakan langkah rasional dan progresif. Rasional di tengah bergulirnya isu mendorong pansus dan progresif untuk mencegah terjadinya kegagalan yang lebih sistemik.

“PDAM Tirta Intan selama ini dipandang bukan hanya lamban, tapi juga sudah gagal berkembang secara struktural. Selama lima tahun terakhir, tak ada satu pun indikator yang menunjukkan transformasi signifikan,” tandas Galih melalui rilis yang diterima dejurnal.com, Sabtu (10/5/2025).

BacaJuga :

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Berdasarkan data dan realitas kinerja BUMD yand diterima, Galih mengungkapkan bahwa hingga tahun 2024, cakupan layanan PDAM Tirta Intan baru menyentuh sekitar 62.000 (9.18%) sambungan rumah (SR) dari total potensi 275.000 atau 40% dari jumlah total Rumah Tangga (KK) di Kabupaten Garut yang berjumlah sekitar ± 700.000 KK. Jika menggunakan standar nasional, untuk mencapai potensi, maka PDAM Tirta Intan masih perlu 203.000 SR dapat terlayani.

“Dari sepuluh rumah di Garut, hanya satu yang mendapatkan akses air bersih dari PDAM. Sembilan lainnya menggali sumur, mengandalkan sumber alam liar, atau membeli air kemasan. Ini bukan sekadar ketimpangan layanan, ini kegagalan layanan publik yang akut,” tegasnya.

Selain layanan, Galih juga menyoroti tingginya tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang mencapai nilai 36 hingga 40 persen, sementara batas maksimal standar nasional menetapkan NRW di angka 20 persen.

“Bayangkan, hampir separuh dari air yang diproduksi tidak sampai ke masyarakat, bisa jadi hilang karena kebocoran, pencurian, atau buruknya sistem distribusi. Jika dikalkulasikan, PDAM kehilangan sekitar 5,9 juta meter kubik air per tahun yang setara dengan kerugian lebih dari Rp 23 miliar setiap tahun,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Galih mengungkapkan bahwa secara keuangan PDAM Tirta Intan selama enam tahun berturut-turut tidak pernah menunjukkan indikator keberlanjutan usaha (going concern) yang sehat. Berdasarkan analisis Springate Model, skor tahun 2024 hanya mencapai 0,72, jauh di bawah ambang batas 0,862 yang menunjukkan kelayakan finansial sebuah perusahaan.

“Kalau kita pakai indikator yang sama seperti badan usaha profesional, PDAM Garut ini sudah masuk kategori pasien kronis. Bertahan hidup, tapi tanpa arah,” ujarnya.

Menurut Galih di tengah semua indikator negatif tersebut, langkah Bupati Syakur memberhentikan direksi merupakan langkah tegas, justru akan menjadi kesalahan besar jika kepala daerah tetap membiarkan kondisi stagnan tersebut.

“Kepemimpinan itu soal keberanian mengambil keputusan sulit. Jika Syakur tidak bertindak, justru publik harus mempertanyakan integritasnya,” tandasnya.

Terkait tudingan yang menyebut pencopotan direksi sebagai bentuk politisasi atau bagi-bagi kekuasaan, Galih menyebutkan bahwa hal itu terbantahkan dengan sendirinya karena pengganti Direksi, Bupati Syakur telah menunjuk Nia Gania dari Dewan Pengawas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian Badan Usaha Milik Daerah Air Minum, Pasal 14 ayat (2) menyatakan bahwa dalam hal terjadi kekosongan jabatan seluruh anggota Direksi, pelaksanaan tugas pengurusan BUMD dilaksanakan oleh Dewan Pengawas atau Komisaris.

Baca juga :
13 Miliar Program SPAM DAK Tahun 2024, Berapa Alokasi Untuk PDAM Tirta Intan Garut?

Terkait Polemik Proyek Cibolerang, Komisi III DPRD Garut Bakal Panggil PDAM Tirta Intan

“Langkah ini bersih, pengisian jabatan hanya bersifat sementara dan diisi oleh Dewan Pengawas yang telah lama bekerja di lingkungan PDAM. Tidak ada unsur politis, tidak ada orang luar sebagai pengganti apalagi tudingan bagi-bagi kekuasaan,” katanya.

Galih berharap, publik tidak terjebak dengan narasi negatif yang menyesatkan ketika Bupati Garut mengambil tindakan tegas untuk mereformasi BUMD agar layak dipercaya publik.

“Air bersih itu hak dasar warga negara, jika PDAM yang seharusnya menjamin hak itu justru mandek, maka sudah waktunya dibersihkan, dan itu yang sedang dilakukan Bupati Syakur,” tegasnya.

Galih justru mengajak masyarakat Garut untuk mengawal seleksi pemilihan dewan direksi yang akan dibuka nanti agar tidak jadi ajang politik balas budi atau bagi-bagi kekuasaan.

“Ayo, semua warga negara berhak untuk mengikuti seleksi sepanjang memenuhi persyaratan dan prosedur yang telah ditetapkan, baik dari kalangan profesional, mantan tim pemenangan, ataupun pengurus partai politik, mangga diperbolehkan ikut serta, asalkan bersedia mundur dari kepengurusan partai politik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang penting adalah kompetensi dan integritas. Siapa pun yang memenuhi syarat dan siap bekerja profesional untuk membenahi PDAM, harus diberi kesempatan yang sama,” pungkasnya.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Garutpakispdamtirta intan
Previous Post

Nasabah PNM Mekaar, Ema Suranta Raih Penghargaan Mata Lokal Award 2025

Next Post

Zakat Tanggap Bencana Peran Strategis Baznas Ciamis dalam Memperkuat Ketahanan Sosial

Related Posts

Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII
deNews

Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII

Rabu, 15 April 2026
Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis
GerbangDesa

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 April 2026
Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026
Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf
deNews

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Ir. Aep Dedi.

Banjir Jadek Margahayu Atasi dengan Bangun Kolam Retensi di Kelurahan Sulaiman, Ini Kata Anggota DPRD Kabupaten Bandung Ir. Aep Dedi

Minggu, 25 Mei 2025

Kapolda Jabar Cek Olah TKP Ulang Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Rabu, 25 Oktober 2023

Buka Ciamis Open Marching Band Ke-9, Sekda Pertanyakan Absen Kadisdik.

Minggu, 23 Februari 2025

Semangat Juang Pahlawan Jadi Inspirasi Pemkab Bandung dalam Melayani Masyarakat

Senin, 10 November 2025

Anggota DPRD Jabar Dede Kusdinar Sosialisasi dan Sebarluaskan Perda Jabar Nomor 9/2014

Rabu, 16 April 2025

DPD PDIP Propinsi Jabar Bagikan Sembako Gotong Royong

Sabtu, 16 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste