• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Kenangan Bupati Garut ke 26 di Mata Mak Solehah

bydejurnalcom
Senin, 21 Juli 2025
Reading Time: 2 mins read
Kenangan Bupati Garut ke 26 di Mata Mak Solehah
ShareTweetSend

Dejurnal.com , Garut — Di antara riuhnya geliat perkotaan Garut, terdapat sekelumit kisah sederhana namun penuh makna.

Seorang perempuan renta, Mak Solehah namanya, tetap setia berjalan kaki setiap hari Jumat menuju Jalan Kabupaten. Di tangan kirinya tergantung bakul berisi kacang suuk, camilan khas Sunda yang menjadi sumber penghidupannya selama puluhan tahun.

Di hatinya, tertanam kuat sosok yang tak pernah ia lupakan: Dr. H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP — Bupati Garut ke-26, Senin (21/7/2025)

BacaJuga :

Polres Subang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor Modus Duplikasi Kunci Kontak, Tiga Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari 24 Jam

Satlantas Polres Garut Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Melalui Program Polisi Sahabat Anak

Zona KHAS Karangkamulyan Ciamis Jadi Daerah Pertama di Indonesia Terapkan Kawasan Kuliner Halal di Rest Area Non Tol

Mak Solehah bukanlah tokoh masyarakat, bukan pula pejabat atau orang terkenal. Ia hanyalah seorang penjual keliling yang kerap menjajakan dagangan di sekitar Kantor Bupati Garut dan Pendopo.

Namun di balik kesederhanaannya, ia menyimpan kenangan mendalam tentang seorang pemimpin yang menurutnya sangat luar biasa. Bukan karena kekuasaan, tetapi karena hatinya yang lembut dan perhatian tulus kepada rakyat kecil.

“Pak Rudy téh, bupati nu teu ngabédakeun jalma. Abdi mah ngan ukur tukang suuk, tapi anjeunna sok borong dagangan abdi. Kadang di Pendopo, kadang di kantor bupati,” tutur Mak Solehah, matanya berkaca-kaca, mengenang masa-masa ketika suuk dagangannya habis terjual hanya karena satu sosok: Pak Rudy.

Namun bukan hanya soal dagangan yang diborong. Setiap kali bertemu, Pak Rudy hampir tak pernah lupa menyelipkan selembar uang receh — seratus ribu rupiah — ke tangan Mak Solehah. Nominal yang barangkali dianggap tak berarti bagi banyak orang, namun bagi Mak Solehah, uang kecil itu adalah lambang perhatian dan kasih seorang pemimpin kepada rakyatnya.

“Unggal papanggih, anjeunna sok masihan duit saratus. Tapi éta téh tanda yén anjeunna henteu hilap ka urang leutik sapertos abdi,” ujarnya, tersenyum lirih.

H. Rudy Gunawan dikenal sebagai pemimpin dua periode yang tak pernah menjauh dari masyarakat bawah. Ia sering kali muncul tanpa iring-iringan, menyapa pedagang kecil, membeli jajanan pinggir jalan, bahkan berbagi tanpa publikasi. Sosoknya tak hanya hadir sebagai birokrat, tapi sebagai manusia yang memiliki nurani sosial tinggi.

Meski masa jabatan Pak Rudy telah usai, kebiasaan Mak Solehah belum berubah. Ia masih rutin mendatangi kediaman beliau setiap hari Jumat. Bukan sekadar untuk berdagang, tetapi karena rasa rindu dan syukur. Ia merasa kehilangan, seakan ada kekosongan setelah Pak Rudy tak lagi menjabat sebagai bupati.

“Hampir tiap Jumat abdi angkat ka bumi Pak Rudy. Henteu kusabab hoyong jualan, tapi kusabab aya rasa kangen sareng syukur ka anjeunna. Asa aya nu leungit dina hirup abdi saatos anjeunna henteu janten bupati deui,” kata Mak Solehah dengan suara nyaris tak terdengar.

Bagi Mak Solehah, Pak Rudy bukan hanya seorang bupati. Ia adalah pelindung, sahabat, dan penyemangat hidup. Seseorang yang membuatnya merasa dihargai meski hanya berjualan suuk. Sosok yang melihatnya bukan sekadar pedagang kecil, tapi manusia seutuhnya dengan martabat yang sama.

“Abdi mah mung tiasa ngadoakeun. Mugia anjeunna salawasna séhat, dipanjangkan umur, sareng diberkahan ku Gusti Allah. Kahadean anjeunna moal abdi hilap, salamina,” ucapnya tulus.

Kisah Mak Solehah dan Pak Rudy Gunawan adalah pengingat bagi kita semua bahwa pemimpin sejati tak hanya dikenang karena kebijakannya, tapi karena sentuhan kecil yang membekas di hati rakyat. Di tengah dunia yang makin sibuk dengan ambisi, kenangan sederhana seperti ini menjadi pelajaran abadi: bahwa cinta dan perhatian kepada sesama adalah warisan yang tak akan pernah usang.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ratusan Pejabat Pemkab Bandung Dilantik Bupati di KM 0 Situ Cisanti Kertasari

Next Post

Dari Kasi Pembinaan dan Pengembangan SD Disdik Kini Jadi Kabid Rehabsos Dinsos H. Amim Meriatna Subhan, S.Pd M.Pd : Yang Penting IKCT

Related Posts

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Disdukcapil Ciamis Turun Tangan Bersihkan Jantung Kota
deNews

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Disdukcapil Ciamis Turun Tangan Bersihkan Jantung Kota

Sabtu, 6 Juni 2026
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ASN dan Masyarakat di Ciamis Serentak Gelar Aksi Bersih Lingkungan
deNews

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ASN dan Masyarakat di Ciamis Serentak Gelar Aksi Bersih Lingkungan

Sabtu, 6 Juni 2026
Seorang Pria Diduga Pelaku Bongkar Rumah Warga Berhasil Diamankan Polsek Singajaya Polsek Singajaya
deNews

Seorang Pria Diduga Pelaku Bongkar Rumah Warga Berhasil Diamankan Polsek Singajaya Polsek Singajaya

Sabtu, 6 Juni 2026
Polres Subang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor Modus Duplikasi Kunci Kontak, Tiga Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari 24 Jam
deNews

Polres Subang Berhasil Ungkap Kasus Curanmor Modus Duplikasi Kunci Kontak, Tiga Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari 24 Jam

Sabtu, 6 Juni 2026
Satlantas Polres Garut Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Melalui Program Polisi Sahabat Anak
deNews

Satlantas Polres Garut Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Melalui Program Polisi Sahabat Anak

Sabtu, 6 Juni 2026
Zona KHAS Karangkamulyan Ciamis Jadi Daerah Pertama di Indonesia Terapkan Kawasan Kuliner Halal di Rest Area Non Tol
deNews

Zona KHAS Karangkamulyan Ciamis Jadi Daerah Pertama di Indonesia Terapkan Kawasan Kuliner Halal di Rest Area Non Tol

Sabtu, 6 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Foto : Kepala Bidang Perdagangan DKUKMP Kabupaten Ciamis, Asep Sulaeman

DKUKMP Ciamis Pastikan Kestabilan Harga Pangan dan Lainnya Jelang Lebaran

Senin, 17 Maret 2025

Hujan Deras Akibatkan Jembatan Penguhubung Dua Desa di Sukamakmur Bogor Alami Kerusakan

Jumat, 5 Mei 2023

Sat Polairud Berhasil Mempertemukan Seorang Anak Perempuan yang terpisah dari Orangtuanya di Pantai Karang Hawu Saat Libur Lebaran 2025

Kamis, 3 April 2025

Wulan Sari, SE : Srikandi Birbakum Berwirausaha Ditengah Wabah Corona

Minggu, 24 Mei 2020

Masyarakat Desa Suci Pertanyakan Kepastian Hukum Ruislag Tanah Carik

Minggu, 13 Oktober 2019
Legislator F PKS DPRD Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana, S.Ip

Legislator F PKS H. Dadang Suryana Menilai 100 Hari Kerja Bupati HM. Dadang Supriatna

Rabu, 11 Juni 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste