• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 4, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Kenangan Bupati Garut ke 26 di Mata Mak Solehah

bydejurnalcom
Senin, 21 Juli 2025
Reading Time: 2 mins read
Kenangan Bupati Garut ke 26 di Mata Mak Solehah
ShareTweetSend

Dejurnal.com , Garut — Di antara riuhnya geliat perkotaan Garut, terdapat sekelumit kisah sederhana namun penuh makna.

Seorang perempuan renta, Mak Solehah namanya, tetap setia berjalan kaki setiap hari Jumat menuju Jalan Kabupaten. Di tangan kirinya tergantung bakul berisi kacang suuk, camilan khas Sunda yang menjadi sumber penghidupannya selama puluhan tahun.

Di hatinya, tertanam kuat sosok yang tak pernah ia lupakan: Dr. H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP — Bupati Garut ke-26, Senin (21/7/2025)

BacaJuga :

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Imigrasi Garut Perkuat Inovasi Paspor Ekstra dan Ramah HAM

Mak Solehah bukanlah tokoh masyarakat, bukan pula pejabat atau orang terkenal. Ia hanyalah seorang penjual keliling yang kerap menjajakan dagangan di sekitar Kantor Bupati Garut dan Pendopo.

Namun di balik kesederhanaannya, ia menyimpan kenangan mendalam tentang seorang pemimpin yang menurutnya sangat luar biasa. Bukan karena kekuasaan, tetapi karena hatinya yang lembut dan perhatian tulus kepada rakyat kecil.

“Pak Rudy téh, bupati nu teu ngabédakeun jalma. Abdi mah ngan ukur tukang suuk, tapi anjeunna sok borong dagangan abdi. Kadang di Pendopo, kadang di kantor bupati,” tutur Mak Solehah, matanya berkaca-kaca, mengenang masa-masa ketika suuk dagangannya habis terjual hanya karena satu sosok: Pak Rudy.

Namun bukan hanya soal dagangan yang diborong. Setiap kali bertemu, Pak Rudy hampir tak pernah lupa menyelipkan selembar uang receh — seratus ribu rupiah — ke tangan Mak Solehah. Nominal yang barangkali dianggap tak berarti bagi banyak orang, namun bagi Mak Solehah, uang kecil itu adalah lambang perhatian dan kasih seorang pemimpin kepada rakyatnya.

“Unggal papanggih, anjeunna sok masihan duit saratus. Tapi éta téh tanda yén anjeunna henteu hilap ka urang leutik sapertos abdi,” ujarnya, tersenyum lirih.

H. Rudy Gunawan dikenal sebagai pemimpin dua periode yang tak pernah menjauh dari masyarakat bawah. Ia sering kali muncul tanpa iring-iringan, menyapa pedagang kecil, membeli jajanan pinggir jalan, bahkan berbagi tanpa publikasi. Sosoknya tak hanya hadir sebagai birokrat, tapi sebagai manusia yang memiliki nurani sosial tinggi.

Meski masa jabatan Pak Rudy telah usai, kebiasaan Mak Solehah belum berubah. Ia masih rutin mendatangi kediaman beliau setiap hari Jumat. Bukan sekadar untuk berdagang, tetapi karena rasa rindu dan syukur. Ia merasa kehilangan, seakan ada kekosongan setelah Pak Rudy tak lagi menjabat sebagai bupati.

“Hampir tiap Jumat abdi angkat ka bumi Pak Rudy. Henteu kusabab hoyong jualan, tapi kusabab aya rasa kangen sareng syukur ka anjeunna. Asa aya nu leungit dina hirup abdi saatos anjeunna henteu janten bupati deui,” kata Mak Solehah dengan suara nyaris tak terdengar.

Bagi Mak Solehah, Pak Rudy bukan hanya seorang bupati. Ia adalah pelindung, sahabat, dan penyemangat hidup. Seseorang yang membuatnya merasa dihargai meski hanya berjualan suuk. Sosok yang melihatnya bukan sekadar pedagang kecil, tapi manusia seutuhnya dengan martabat yang sama.

“Abdi mah mung tiasa ngadoakeun. Mugia anjeunna salawasna séhat, dipanjangkan umur, sareng diberkahan ku Gusti Allah. Kahadean anjeunna moal abdi hilap, salamina,” ucapnya tulus.

Kisah Mak Solehah dan Pak Rudy Gunawan adalah pengingat bagi kita semua bahwa pemimpin sejati tak hanya dikenang karena kebijakannya, tapi karena sentuhan kecil yang membekas di hati rakyat. Di tengah dunia yang makin sibuk dengan ambisi, kenangan sederhana seperti ini menjadi pelajaran abadi: bahwa cinta dan perhatian kepada sesama adalah warisan yang tak akan pernah usang.**Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ratusan Pejabat Pemkab Bandung Dilantik Bupati di KM 0 Situ Cisanti Kertasari

Next Post

Dari Kasi Pembinaan dan Pengembangan SD Disdik Kini Jadi Kabid Rehabsos Dinsos H. Amim Meriatna Subhan, S.Pd M.Pd : Yang Penting IKCT

Related Posts

BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis
deNews

BP2D Bidik Nyangku Panjalu 2026, Konsep Wisata Terintegrasi Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis
deNews

Bantuan Pangan Bantu Penuhi Kebutuhan Keluarga di Ciamis

Jumat, 4 September 2026
Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu
deNews

Bantuan Beras Tiga Bulan Disalurkan, Warga Cigembor Terbantu

Jumat, 4 September 2026
Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut
deNews

Jajaran Polsek Leles Amankan 10 Knalpot Brong dari Pelajar di Kabupaten Garut

Jumat, 4 September 2026
DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah
deNews

DPRD Kabupaten Bandung Soroti Tarif Blogger di Destinasi Wisata: Harus Ada Batas Atas dan Bawah

Jumat, 4 September 2026
Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Imigrasi Garut Perkuat Inovasi Paspor Ekstra dan Ramah HAM
deNews

Dekatkan Layanan kepada Masyarakat, Imigrasi Garut Perkuat Inovasi Paspor Ekstra dan Ramah HAM

Jumat, 4 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Apdesi dan Kodim 0619 Purwakarta PT. Abang Ijo Gelar Penanaman Tumpangsari

Kamis, 10 November 2022

Teh Nia : Masih Banyak Disabilitas Belum Mendapat Pendidikan Layak

Kamis, 19 November 2020

Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Km 130 A, Wilayah Hukum Polres Indramayu

Selasa, 11 April 2023

Disdik Purwakarta Monitoring Pembangunan Sekolah

Kamis, 23 Oktober 2025

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Antisipasi Penyebaran PMK, Diskanak Purwakarta Gerak Cepat

Jumat, 7 Maret 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste