Dejurnal.com , Garut – Suasana haru dan syukur terpancar dari wajah Mak Canah, warga Kampung Cilembu RW 06, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul. Perempuan paruh baya itu tak henti mengucapkan terima kasih atas bantuan yang ia terima melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), khususnya bantuan penambahan dana yang menjadi solusi atas kekurangan biaya dalam proses pembangunan rumahnya , Kamis (24/7/2025).
Mak Canah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Ketua BAZNAS Garut H. Abdullah Efendi atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kondisi masyarakat kecil seperti dirinya. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Kepala Desa Sukabakti Wawan Gunawan, Ketua LPM Ujang Rosidin, dan Ketua RW setempat Bapak Entang, yang telah memberikan dorongan serta pendampingan dalam proses pengajuan bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Saya bisa melanjutkan pembangunan rumah yang sebelumnya sempat terhenti karena kekurangan biaya,” ujar Mak Canah dengan mata berkaca-kaca.
Tak hanya bersyukur, Mak Canah juga menyampaikan harapan besar kepada pihak terkait agar pengajuan bantuan untuk delapan rumah lainnya di Kampung Cilembu yang juga tidak layak huni bisa segera direalisasikan. “Mudah-mudahan yang delapan rumah lagi bisa menyusul. Kami semua di sini sama-sama butuh tempat tinggal yang layak,” ungkapnya penuh harap.
Program Rutilahu yang dijalankan oleh BAZNAS Garut bekerja sama dengan pemerintah desa memang menjadi oase harapan bagi masyarakat kurang mampu. Lewat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, dan elemen masyarakat desa, permasalahan hunian layak di wilayah pedesaan perlahan mulai teratasi.
Semangat gotong royong dan solidaritas warga dalam mendukung satu sama lain pun menjadi kekuatan utama dalam mempercepat perbaikan kondisi sosial di tengah masyarakat. Kisah Mak Canah adalah potret kecil dari perjuangan besar menuju kehidupan yang lebih bermartabat.**Willy