Solo, deJurnal,- PSGC Ciamis harus mengakhiri fase grup putaran ketiga Liga Nusantara dengan hasil kurang memuaskan setelah menelan kekalahan 1-3 dari Persikota Tangerang.
Laga pamungkas Grup B tersebut digelar di Stadion Kota Barat, Solo, Minggu (25/1/2026) sore.
Kendati gagal meraih poin penuh di pertandingan terakhir, hasil tersebut tak menggoyahkan langkah Laskar Singacala menuju babak 8 besar Liga Nusantara.
PSGC Ciamis tetap lolos dengan koleksi 31 poin, jumlah yang sudah tak mampu dikejar oleh pesaing terdekat di Grup B.
Persikota Tangerang langsung tampil agresif dengan tempo permainan cepat. Tekanan awal mereka membuahkan hasil saat pertandingan baru berjalan dua menit.
Penyerang Persikota, Henry Rivaldi, sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan PSGC dan melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper PSGC Ciamis. Gol cepat tersebut membuat Persikota unggul 1-0.
Tertinggal lebih dulu, PSGC Ciamis mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan dan menekan pertahanan lawan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Rahmat Angga berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola rebound hasil tepisan penjaga gawang Persikota. Skor pun berubah menjadi 1-1, sekaligus menambah semangat juang tim asal Tatar Galuh tersebut.
Pertandingan berjalan semakin sengit dengan jual beli serangan dari kedua tim. Namun, di masa tambahan waktu babak pertama, Persikota kembali menunjukkan efektivitasnya.
Henry Rivaldi mencetak gol keduanya melalui sundulan keras hasil umpan silang, yang membuat kiper PSGC, Iyan Purnawan, tak berdaya. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Persikota 2-1.
Memasuki babak kedua, PSGC Ciamis tetap tampil menekan meski harus bermain dengan 10 pemain.
Anak asuh Heri Kiswanto berupaya mencari gol penyeimbang dengan mengandalkan serangan cepat dan bola-bola panjang. Namun, solidnya pertahanan Persikota membuat upaya PSGC kerap kandas.
Petaka kembali datang pada menit ke-60, saat Henry Rivaldi mencetak hattrick lewat sundulan kepala, sekaligus membawa Persikota unggul 3-1.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan hingga menit akhir pertandingan. Sayangnya, rapatnya barisan belakang Persikota membuat skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Meski kalah di laga terakhir, PSGC Ciamis tetap berhak melangkah ke babak 8 besar Liga Nusantara berkat posisi aman di klasemen Grup B.
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim untuk memperbaiki performa jelang fase gugur.
Dengan modal poin dan pengalaman di fase grup, PSGC Ciamis diharapkan mampu tampil lebih solid dan kompetitif demi mewujudkan target melangkah lebih jauh di Liga Nusantara musim ini. (Nay Sunarti)













