• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Maret 26, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Demplot Jambansari Panen Raya, Bupati Ciamis Optimis Wujudkan Kabupaten Organik 2026

bydejurnalcom
Senin, 9 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
Demplot Jambansari Panen Raya, Bupati Ciamis Optimis Wujudkan Kabupaten Organik 2026
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Pemerintah Kabupaten Ciamis semakin serius mewujudkan transformasi pertanian ramah lingkungan. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Panen Raya Perdana Padi Organik bersama Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Demplot Jambansari, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Senin (9/2/2026).

Panen raya tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan penerapan paket biologi Biohumic, teknologi pertanian ramah lingkungan dengan biaya produksi rendah, mudah diterapkan, serta mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Dengan mengusung tema “Panen Raya Padi Organik, Sinergi Petani Modern Menuju Kesejahteraan Masyarakat”.

BacaJuga :

Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Garut Ajak ASN Kembali Bekerja dengan Semangat Baru

Halalbihalal Jadi Ajang “Pemanasan Mesin”, PDI Perjuangan Ciamis Mulai Rapatkan Barisan

Halal Bihalal 1447 H Pemda Tak Ada Mamin, Ketua DPRD: Menghormati Efisiensi

Demplot percontohan seluas 250 bata tersebut ditanam pada 28 Oktober 2025 dan dipanen pada 9 Februari 2026, dengan hasil yang dinilai sangat memuaskan.

Selain menghasilkan produksi melimpah, metode organik juga terbukti mampu memperbaiki kesuburan tanah secara berkelanjutan.

Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya dalam sambutannya menyampaikan optimismenya terhadap masa depan pertanian organik di Ciamis.

Ia menargetkan deklarasi Ciamis sebagai Kabupaten Organik pada tahun 2026, seiring semakin luasnya adopsi pertanian organik oleh para petani.

“Alhamdulillah, sekarang pertanian organik di Ciamis terus berkembang. Walaupun masih banyak yang dikerjakan secara home industry, hampir di setiap desa sudah mulai mampu memproduksi pupuk organik sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, peralihan dari pertanian berbasis kimia ke organik memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga bagi lingkungan dan perekonomian petani.

“Selain lebih sehat, kebersihannya luar biasa. Salah satu alasan Ciamis bisa relatif bersih dari sampah adalah karena sampah organik dimanfaatkan menjadi pupuk dan pakan ternak,” jelasnya.

Herdiat mengungkapkan bahwa produktivitas pertanian organik justru menunjukkan tren peningkatan.

Bahkan, beberapa petani mampu menghasilkan hingga 8 ton gabah per hektare, angka yang menepis anggapan bahwa pertanian organik identik dengan hasil rendah.

Dikatakan Herdiat dari sisi pemasaran, produk pertanian organik memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Permintaan tidak hanya datang dari pasar domestik, tetapi juga dari luar negeri.

“Permintaan sangat besar. Bahkan beberapa negara sudah menyampaikan minat untuk pupuk organik dan beras organik dari Ciamis. Jadi petani tidak perlu khawatir soal pasar,” katanya.

Herdiat memastikan Pemerintah Kabupaten Ciamis akan berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal, termasuk dalam produksi pupuk organik, meskipun telah ada tawaran kerja sama dari luar daerah yang tidak sejalan dengan visi kemandirian petani Ciamis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herdiat turut mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam pengembangan pertanian organik. Menurutnya, regenerasi petani menjadi kunci keberlanjutan sektor pertanian di masa depan.

“Anak-anak muda harus dilibatkan. Masih banyak pemuda yang belum bekerja. Pertanian organik bisa menjadi peluang sekaligus masa depan yang menjanjikan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Petani Organik Mandiri Ciamis (POMC), Abdul Majid, menjelaskan bahwa gerakan pertanian organik di Ciamis bermula dari keprihatinan para petani senior dan pensiunan terhadap kondisi pertanian konvensional.

“Banyak petani mengeluh soal mahalnya pupuk kimia dan rendahnya harga jual padi. Dari situlah kami memulai pertanian organik, agar petani bisa lebih mandiri dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penggunaan pupuk organik terbukti mampu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

“Dengan pupuk organik, petani memperoleh keuntungan yang lebih layak dan berkelanjutan. Panen raya ini sekaligus menjadi simbol harapan bagi masa depan pertanian Ciamis tanah tetap subur, lingkungan terjaga, petani makmur, dan warisan pertanian sehat bagi anak cucu di masa mendatang,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pohon Lapuk Patah Timpa Seorang Pengendara Speda Motor di Jalan Raya Katapang-Soreang

Next Post

Sejumlah Desa dan Kelurahan di Kabupaten Garut Hadiri Arahan dan Evaluasi DPMD Provinsi Jabar

Related Posts

Ciamis Jadi Rujukan Utama Perda Pemajuan Kebudayaan, DKKC Berperan Strategis Jaga Keberlanjutan
deNews

Ciamis Jadi Rujukan Utama Perda Pemajuan Kebudayaan, DKKC Berperan Strategis Jaga Keberlanjutan

Kamis, 26 Maret 2026
Data Akurat, Ekonomi Kuat, Bupati Herdiat Dorong Partisipasi Warga Ciamis dalam Sensus Ekonomi 2026
deNews

Data Akurat, Ekonomi Kuat, Bupati Herdiat Dorong Partisipasi Warga Ciamis dalam Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 26 Maret 2026
Di Rapat Paripurna, Bupati Herdiat Sampaikan Kinerja dan Capaian Ciamis 2025
deNews

Di Rapat Paripurna, Bupati Herdiat Sampaikan Kinerja dan Capaian Ciamis 2025

Kamis, 26 Maret 2026
Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Garut Ajak ASN Kembali Bekerja dengan Semangat Baru
deNews

Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Garut Ajak ASN Kembali Bekerja dengan Semangat Baru

Rabu, 25 Maret 2026
Halalbihalal Jadi Ajang “Pemanasan Mesin”, PDI Perjuangan Ciamis Mulai Rapatkan Barisan
deNews

Halalbihalal Jadi Ajang “Pemanasan Mesin”, PDI Perjuangan Ciamis Mulai Rapatkan Barisan

Rabu, 25 Maret 2026
Halal Bihalal 1447 H Pemda Tak Ada Mamin, Ketua DPRD: Menghormati Efisiensi
Parlementaria

Halal Bihalal 1447 H Pemda Tak Ada Mamin, Ketua DPRD: Menghormati Efisiensi

Rabu, 25 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

KabarDaerah

Buka Ciamis Open Marching Band Ke-9, Sekda Pertanyakan Absen Kadisdik.

Minggu, 23 Februari 2025

Ratusan Pendamping PKH dan TKSK Dilantik Menteri Sosial Jadi ASN PPPK, Sekda Garut : Momen yang Ditunggu

Sabtu, 4 Oktober 2025

KPU Kabupaten Garut Gelar Refleksi Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024 Bersama Unsur Media Massa

Minggu, 23 Februari 2025

Insentif Guru Ngaji Belum Cair, Anggota DPRD H. Uya Mulyana : Tak Ada Alasan Terlambat

Selasa, 1 November 2022

Konser Maharaja 48 Sukses Digelar : Aliansi Sukabumi Bersatu Ucapkan Terima Kasih Kepada Semua Pihak

Senin, 13 Oktober 2025

Curi Data Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Pasutri di Subang Terancam Penjara

Selasa, 29 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste