• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Februari 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

PMII Pangandaran Nilai Program “Pendidikan Karakter Melesat” Hanya Jargon, Pendidikan Daerah Dinilai Kian Terpinggirkan

bydejurnalcom
Selasa, 10 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
PMII Pangandaran Nilai Program “Pendidikan Karakter Melesat” Hanya Jargon, Pendidikan Daerah Dinilai Kian Terpinggirkan
ShareTweetSend

Pangandaran, deJurnal,- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangandaran melontarkan kritik tajam terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Pangandaran bertajuk Pendidikan Karakter Melesat yang digagas Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami bersama Wakil Bupati Ino Darsono.

Aktivis PMII Pangandaran, Ridwan Fauzi, menilai program yang diluncurkan sejak Juni 2025 tersebut lebih banyak bersifat simbolik dan seremonial, serta belum menyentuh akar persoalan pendidikan di Pangandaran secara substansial.

“Program Pendidikan Karakter Melesat sejauh ini lebih terdengar sebagai jargon politik ketimbang kebijakan pendidikan yang berdampak nyata. Pendidikan karakter tidak cukup hanya dengan rutinitas keagamaan tanpa dibarengi perbaikan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” ujar Ridwan dalam keterangannya, Senin (09/02/2026).

BacaJuga :

HPN 2026 Jadi Tonggak Penguatan Kemitraan Strategis Polda Jabar dan Insan Pers ‎

Hadiri HPN ke-80 Bupati Bandung Ajak Pers Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Hadiri Syukuran HPN 2026 PWI Bupati Bandung: Puluhan Tahun Dekat dengan Wartawan Belum Pernah Ada Masalah

Menurut Ridwan, konsep pendidikan karakter yang digaungkan pemerintah daerah seolah diposisikan sebagai solusi instan untuk membentuk generasi agamis dan berbudi pekerti luhur.

Namun di lapangan, implementasinya dinilai hanya sebatas kegiatan seremonial seperti salat duha berjamaah, pembacaan doa, serta rutinitas keagamaan lain yang tidak diiringi peningkatan kualitas sarana prasarana, kesejahteraan guru, maupun mutu pembelajaran akademik.

“Faktanya, masih banyak sekolah di pelosok Pangandaran yang kekurangan ruang kelas, minim alat peraga belajar, serta guru honorer yang hidup jauh dari standar kelayakan. Ini persoalan mendasar yang tidak bisa ditutup dengan kegiatan simbolik semata,” tegasnya.

Ridwan bahkan menyebut kondisi pendidikan Pangandaran saat ini berada pada titik yang mengkhawatirkan. Ia menilai, tanpa penguatan kompetensi akademik dan literasi digital, peserta didik akan semakin tertinggal dalam persaingan di era modern.

“Anak-anak kita diajarkan salat dan baca Al-Qur’an setiap hari, tetapi ketika lulus SD atau SMP, mereka tetap kesulitan bersaing di era digital. Ini bukan pendidikan karakter yang utuh, melainkan pendidikan simbolis yang meleset dari tujuan sebenarnya,” katanya.

Tak hanya pemerintah daerah, Ridwan juga menyoroti peran Dewan Pendidikan Kabupaten Pangandaran yang dinilainya kurang kritis dan cenderung menjadi legitimasi kebijakan eksekutif.

“Dewan Pendidikan seharusnya menjadi mitra strategis yang kritis, mengawasi, dan memberi masukan konstruktif. Bukan sekadar menjadi stempel kebijakan setiap program bupati diluncurkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, program Pendidikan Karakter Melesat resmi diluncurkan Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami pada 23 Juni 2025 di SMP Negeri 2 Parigi.

Program tersebut diterapkan di jenjang PAUD hingga SMP, dengan fokus pembiasaan ibadah seperti salat zuhur berjamaah, pendidikan salat dan baca tulis Al-Qur’an setiap Jumat, serta pembacaan doa dan surat-surat pendek sebelum kegiatan belajar mengajar.

Pemerintah daerah melalui berbagai media lokal mengklaim program tersebut berjalan konsisten dan menunjukkan hasil positif, khususnya dalam membentuk siswa yang lebih religius dan berakhlak.

Namun demikian, PMII Pangandaran menegaskan akan terus mengawal dan mengkritisi kebijakan pendidikan di daerah. PMII mendorong agar keberhasilan program pendidikan tidak hanya diukur dari rutinitas keagamaan, tetapi melalui indikator yang lebih komprehensif, seperti peningkatan mutu akademik, pemerataan fasilitas pendidikan, serta kesejahteraan tenaga pendidik.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jika dikelola dengan pendekatan pencitraan, maka yang dikorbankan adalah masa depan generasi muda Pangandaran,” pungkas Ridwan. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PDI Perjuangan Garut Bangun Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Fungsi Legislasi dan Perlindungan Lingkungan

Next Post

Uji Integritas dan Kepemimpinan, Seleksi Pimpinan BAZNAS Ciamis Masuki Tahap Wawancara Penentuan

Related Posts

Akreditasi Jadi Penghambat, Sekolah Terjebak Antrean, Asep Rahmat Kritik Sistem
deNews

Akreditasi Jadi Penghambat, Sekolah Terjebak Antrean, Asep Rahmat Kritik Sistem

Selasa, 10 Februari 2026
Uji Integritas dan Kepemimpinan, Seleksi Pimpinan BAZNAS Ciamis Masuki Tahap Wawancara Penentuan
deNews

Uji Integritas dan Kepemimpinan, Seleksi Pimpinan BAZNAS Ciamis Masuki Tahap Wawancara Penentuan

Selasa, 10 Februari 2026
PDI Perjuangan Garut Bangun Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Fungsi Legislasi dan Perlindungan Lingkungan
dePolitik

PDI Perjuangan Garut Bangun Sinergi dengan DPRD, Dorong Penguatan Fungsi Legislasi dan Perlindungan Lingkungan

Senin, 9 Februari 2026
HPN 2026 Jadi Tonggak Penguatan Kemitraan Strategis Polda Jabar dan Insan Pers ‎
deNews

HPN 2026 Jadi Tonggak Penguatan Kemitraan Strategis Polda Jabar dan Insan Pers ‎

Senin, 9 Februari 2026
Hadiri  HPN ke-80  Bupati Bandung Ajak Pers Jadi Mitra Strategis Pembangunan
deNews

Hadiri HPN ke-80 Bupati Bandung Ajak Pers Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Senin, 9 Februari 2026
Hadiri Syukuran HPN 2026 PWI  Bupati Bandung:  Puluhan Tahun Dekat dengan Wartawan Belum Pernah Ada Masalah
deNews

Hadiri Syukuran HPN 2026 PWI Bupati Bandung: Puluhan Tahun Dekat dengan Wartawan Belum Pernah Ada Masalah

Senin, 9 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Bupati Bandung Sebut Hadirnya LBH MUI Bangun Masyarakat Taat Hukum

Jumat, 17 Oktober 2025

DPC Apdesi Kabupaten Sukabumi Gelar Halbi Bersama Seluruh Kepala Desa

Rabu, 3 Mei 2023

Tertipu Investasi Bodong Berkedok MBG, Warga Ciamis Rugi Rp25 Juta

Rabu, 15 Oktober 2025

Turnamen Bola Voli Golkar Cup ke 3 PK Partai Golkar Karangpawitan, Antusias Pemain dan Penonton Tinggi Kendati Diguyur Hujan

Minggu, 16 Februari 2025

Kang Emus Preman Pensiun dan Libas Berkolaborasi Bersama Dinas LH Garut

Sabtu, 21 Mei 2022

Wabup Ciamis Hadiri Peresmian Pengalihan Sungai Bendungan Leuwi Keris

Jumat, 12 November 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste