Subang,dejurnal.com – Peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Kabupaten Subang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu contoh perubahan tersebut terlihat di Ruang Perawatan Alamanda, yang dinilai menghadirkan pelayanan lebih ramah, profesional, serta berorientasi pada kenyamanan pasien.
Pengalaman tersebut dirasakan oleh keluarga pasien R.Dermawan (48) yang mulai menjalani perawatan sejak 5 Maret 2026 di salah satu kamar kelas III Ruang Alamanda RSUD Subang.Minggu ( 8/7/2026)
“Saat pertama kali memasuki ruangan, kondisi kamar terlihat bersih, rapi, dan terawat. Suasana ruang perawatan juga terasa lebih nyaman dengan pelayanan tenaga kesehatan yang dinilai semakin profesional.”Ujarnya
Para dokter dan perawat memberikan pelayanan yang ramah kepada pasien. Penampilan tenaga kesehatan yang rapi dengan seragam bersih turut memberikan kesan higienis, sehingga membuat pasien dan keluarga merasa lebih tenang selama menjalani perawatan.
Jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, perubahan pelayanan ini dirasakan cukup signifikan. Kini keluarga pasien tidak lagi direpotkan dengan proses pengambilan obat ke bagian farmasi atau apotek rumah sakit.
Ia mengatakan Seluruh kebutuhan obat pasien langsung diantar oleh perawat ke kamar perawatan, sehingga keluarga pasien tidak perlu lagi mengantri untuk menebus obat.
Selain itu, pemantauan dari awak media kondisi pasien juga terlihat lebih intens. Infus yang terpasang secara berkala dipantau oleh tenaga kesehatan. Saat hal ini ditanyakan kepada salah satu petugas yang bertugas,sebagai in charge, ia menjelaskan bahwa sistem pelayanan kini memang diarahkan menjadi lebih proaktif.
“Pelayanan sekarang lebih proaktif, ramah terhadap pasien, dan kami juga berusaha menerapkan sistem jemput bola agar kebutuhan pasien bisa terpenuhi dengan cepat,” ujarnya.
Hal ini patut mendapat apresiasi adalah perhatian pihak rumah sakit kepada keluarga pasien yang menjaga. Di bulan suci Ramadhan, pihak Ruang Alamanda bahkan memberikan bingkisan berbuka puasa bagi keluarga pasien yang sedang mendampingi.
Bagi keluarga pasien, hal tersebut mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna besar karena menunjukkan empati dan kepedulian dari pihak rumah sakit.
Melihat perubahan tersebut, masyarakat berharap pelayanan yang diterapkan di Ruang Alamanda dapat menjadi standar operasional pelayanan bagi seluruh ruang perawatan di RSUD Kabupaten Subang.
Bahkan, jika pola pelayanan yang lebih humanis dan responsif ini dapat diterapkan secara luas hingga ke fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas, maka kualitas pelayanan kesehatan di daerah ini diyakini akan semakin meningkat.
Apresiasi pun disampaikan kepada jajaran pimpinan hingga seluruh tenaga kesehatan RSUD Kabupaten Subang yang terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Harapannya, perubahan positif ini tidak berhenti sebagai pengalaman sesaat, tetapi menjadi komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, humanis, dan berpihak kepada masyarakat.***(Rudi)




















