Dejurnal.com, Bandung – Sebanyak 700 orang pemudik di Kabupaten Bandung mengikuti program mudik gratis Lebaran Idul Fitri tahun 2026 ini. Untuk 700 orang pemudik ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung menyiapkan 14 bus. Mereka diberangkatkan dari DOM Balerame Soreang dan Cileunyi (depan Rumah Sakit AMC) tanggal 17 Maret 2026, atau H-3 Lebaran.
Kepala Dishub Kabupaten Bandung Hilman Kadar megatakan, pendaftaran mudik gratis ini dimulai dari tanggal 20 Februari 2026. Awalnya dibuka pendaftaran untuk 600 orang, namun antusias warga Begitu tinggi sehingga ditambah 100 lagi sehingga total 700 orang.
Penambahan kuota ini kata Hilman merupakan hasil kerja sama dengan Bank Jabar Banten. “Ada tambahan dua bus atau seratus kuota ,” kata Hilman Kadar yang dibarengi Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Bandung, Isnuri, Senin 16 Maret 2026.
Kata Hilman, Dishub Kabupaten Bandung sudah koordinasi sacara teknis baik dengan Bank Jabar Banten (BJB) maupun dengan sejumlah pihak untuk memastikan kesiapan armada dan administrasi pemudik tambahan tersebut.
Meskipun ada kuota tambahan, kata Hilman Dishub Kabupaten Bandung tidak langsung membuka pendaftaran gelombang kedua. Sebab Dishub mengutamakan dulu warga yang sudah masuk dalam daftar tunggu di pendaftaran awal.
Jumlah yang mendaftar di tahap awal kata Hilman melebihi kuota yang disediakan, sehingga proses daftar ulang dilakukan untuk mekastikan peserta yang sudah memdaftar dan betul-betul siap berangkat di jadwal yang sudah dutentukan.
Rute utama mudik gratis ini yaitu ke Jawa Tengah melalui jalur Selatan menuju Cilacap, Yogyakarta, Klaten sampai ke Solo, termasuk titik pemberhentian di sepanjang jalur tersebut..
“Program ini jadi langkah strategis untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas wantu arus mudik serta diharapkan masarakat mudiknya tidak memakai sapeda motor,” kata Hilman Kadar sembari menghimbau pemudik yang meninggalkan rumah suoaya memeriksa lagi pintu rumah, listrik, kompor dan lainnya supaya aman dan nyaman.* Sopandi





















