• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, April 6, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Disebut Selalu Kritik KDM, Rudy Gunawan Berikan Klarifikasi

bydejurnalcom
Senin, 6 April 2026
Reading Time: 3 mins read
Disebut Selalu Kritik KDM, Rudy Gunawan Berikan Klarifikasi
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Mantan Bupati Garut ke-26, Dr. H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP memberikan tanggapan atas pernyataan KDM (Gubernur Jabar, red) terkait Garut mendapatkan banprov triliunan sekaligus menjawab bahwa pernyataannya selalu dianggap mengkritik.

“Saya tidak pernah mengkritik pak KDM, karena saya sudah di luar sistem dan pak KDM itu satu partai dengan saya, sahabat saya, malahan awal-awal jadi bupati saya selalu datang ke Purwakarta untuk minta saran dari beliau. Beliau menyarankan kepada saya kalau jadi bupati ya, makanya harus diperbaiki adalah jalan, maka jalan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program saya.” ujar Rudy Gunawan dalam voice note yang diterima dejurnal.com, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, hal yang mungkin dianggap mengkritik terkait masalah reaktivasi kereta api Garut-Cikajang.

BacaJuga :

Tenangkan Warga Bakal Terdampak Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cikajang, H. Rudy Gunawan : Ada FS Dulu, Tidak Ujug-Ujug

Rencana Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cikajang Bergulir, Ini Kata Legislator Luqi Sa’adilah Farindani

Diungkap Polisi, Oknum Kades di Sukabumi Ini Diduga Korupsi Dana Desa dan Banprov

“Pada saat itu saya menjawab pertanyaan dari masyarakat mengenai adanya reaktivasi jalur kereta api garut-cikajang, kepada perwakilan warga tersebut saya menjawab bahwa hal itu adalah domain pemerintah pusat,” ujar Rudy Gunawan sambil mengatakan dirinya sedang berada di Kirgistan dan mengalami flu berat.

Lanjut Rudy, kalau yang bicara (reaktivasi) itu Pak Prabowo atau Menteri Perhubungan, itu baru diperhatikan dan harus diantisipasi secepatnya untuk pindah, tapi kalau oleh pak gubernur karena otoritasnya tidak sampai ke sana, maka kita siap-siapnya lebih lama, tapi tetap harus menjadi perhatian kita bahwa kita mendiami tanah milik orang lain.

“Nah pernyataan itu kan sempat ditanggapi oleh pendukung-pendukungnya yang menyerang saya. Saya kan tidak melakukan kritik. Itu kan pendapat saya bahwa kereta api itu bukan domainnya provinsi, tapi domainnya pemerintah pusat karena warga menanyakan, dulu saya berjanji bahwa berdasarkan keterangan dari Menteri Perhubungan saat itu tahun 2016. Ya aktivasi kereta api itu dari cibatu hanya sampai stasiun Garut. Dan itu kan sudah berjalan sampai saat ini,” paparnya.

Terus yang kedua, lanjut Rudy Gunawan, sekarang ini timbul beberapa pertanyaan dengan menurunnya dana desa akibat dialihkan menjadi koperasi merah putih dan ada berbagai macam kebijakan lain, maka dana desa menjadi berkurang.

“Apalagi sekarang IP juga berkurang, Nah, mereka khawatir tidak bisa melakukan pembangunan, di desa itu bukan jalan desa saja, ada jalan kampung, ada gang dan lain sebagainya. Saya katakan itu ada skema baru dari pak gubernur bahwa pak gubernur ingin membangun jalan desa oleh Provinsi Jawa Barat. Tapi ini saya bilang sampai hari ini saya belum menemukan anggaran itu di dalam Peraturan Gubernur Nomor 46 tahun 2025 tentang Penjabaran APBD tahun 2026. Nah, sekarang pak gubernur menyatakan ada, alhamdulillah terima kasih pak gubernur, alhamdulillah jadi artinya masyarakat desa ada kepastian karena dia tidak punya uang, kabupaten juga tidak punya uang, jalan tuh di mana mana bukan di Garut saja, itu rusak!” tandasnya.

Ketiga, sambung Rudy, mengenai Garut mendapatkan Banprov triliunan rupiah.

“Betul, pak gubernur dulu, politik anggaran jaman pak Aher dan jaman pak RK itu APBD itu bersifat teknokratik, distributif dan aspiratif. Nah, dalam kondisi seperti itu ada saluran saluran yang disampaikan oleh masyarakat di Jawa Barat karena masyarakat Jawa Barat adalah rakyatnya gubernur,” katanya.

Menurut Rudy, saat itu teknokratiknya tidak dapat banyak, yang ada itu adalah aspiratif dan distributifnya yang dilakukan secara masif. Untuk yang aspiratif itu biasanya dilaksanakan oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dalam bentuk aspirasi.

“Nah bapak paham sekali lah karena bapak pernah menjadi Ketua Umum Golkar Jawa Barat. Bagaimana mengendalikan Fraksi Partai Golkar? Ya itu terjadi pak dan saya kira ke Garut itu yang untuk memperbaiki jalannya tidak terlalu banyak. Dari 10 tahun saya jadi bupati tidak lebih lah untuk memperbaiki jalan desa lebih dari Rp 100 miliar atau Rp 10 miliar per tahun, tidak? Karena anggaran anggaran itu ada digunakan juga untuk PAMSIMAS, SPAM, irigasi, TPT, jalan lingkungan dan lain sebagainya. Banyak lagi bantuan ke pesantren dan lain sebagainya. Itu adalah sesuatu yang sudah digariskan dalam politik anggarannya gubernur dan DPRD pada saat itu.” terangnya.

Rudy menegaskan, jangan ada konotasi bahwa dirinya diberikan duit atau bupati diberikan ini itu oleh gubernur triliunan rupiah, tapi tidak digunakan sebagai mana mestinya karena dana gubernur itu sudah ada CPCL-nya.

“Dan tentu bapak lebih tahu terakhir pak, saya hormat sama pak gubernur dan saya berharap bahwa hal yang berhubungan dengan masalah itu, perbedaan pendapat kan bisa saja dan tentu kita berharap APBD Jawa Barat kuat, meskipun saya tahu ya dengan mempelajari Pergub Nomor 46/2025. Kemampuan kita hanya Rp 3 triliun dan banyak yang membaca itu. Makanya kita kan berhutang sekarang Rp 2 triliun,” ujarnya.

Lanjut Rudy, ada tahun kemarin Rp 600 miliar tidak bisa terbayar dan malahan tahun depan sudah mulai menyisihkan untuk pembangunan double track kereta api Rp 2 triliun per tahun.

“Bapak (KDM, red) orang pintar dan banyak gagasan, saya mendoakan supaya semuanya berjalan dengan baik. Insya allah, mampu mewujudkan Jawa Barat Istimewa. Terima kasih bapak KDM,” pungkasnya.***Willy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: banprovgarut-cikajangJabarjalur kereta apireaktivasi
Previous Post

Peresmian Masjid Al-Hilmah di Garut, Diharapkan Jadi Pusat Ibadah dan Kebersamaan Warga

Next Post

Diikuti 3 Calkades, Pilkades PAW Desa Cangkuang Kulon Digelar 8 April 2026

Related Posts

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026
Pemdes Cilangkap Lakukan Peningkatan Jalan lingkungan, melalui dana Banprov
GerbangDesa

Pemdes Cilangkap Lakukan Peningkatan Jalan lingkungan, melalui dana Banprov

Selasa, 4 November 2025
Lika-Liku Jalur Kereta Api Garut-Cikajang, Dari Pembangunan Sampai Rencana Reaktivasi
deHumaniti

Lika-Liku Jalur Kereta Api Garut-Cikajang, Dari Pembangunan Sampai Rencana Reaktivasi

Selasa, 13 Mei 2025
Tenangkan Warga Bakal Terdampak Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cikajang, H. Rudy Gunawan : Ada FS Dulu, Tidak Ujug-Ujug
deHumaniti

Tenangkan Warga Bakal Terdampak Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cikajang, H. Rudy Gunawan : Ada FS Dulu, Tidak Ujug-Ujug

Jumat, 9 Mei 2025
Rencana Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cikajang Bergulir, Ini Kata Legislator Luqi Sa’adilah Farindani
Legislator

Rencana Reaktivasi Jalur Kereta Api Garut-Cikajang Bergulir, Ini Kata Legislator Luqi Sa’adilah Farindani

Sabtu, 26 April 2025
Diungkap Polisi, Oknum Kades di Sukabumi Ini Diduga Korupsi Dana Desa dan Banprov
GerbangDesa

Diungkap Polisi, Oknum Kades di Sukabumi Ini Diduga Korupsi Dana Desa dan Banprov

Jumat, 28 Januari 2022

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

BBRP Sukabumi Serta Bogor Kembali Lakukan Giat Baksos Di Banjir Bandang Cicurug

Senin, 28 September 2020

Peringatan Maulid Nabi Di Situs Bumi Alit Kabuyutan, Bupati Bandung : Ajaran Langit Diungkap Lewat Bahasa Adat Budaya

Kamis, 29 Oktober 2020

Pasca Ops Ketupat, Polsek Pusakanagara Gelar Ops Yustisi Gaktibplin Protokol Kesehatan Covid-19

Minggu, 23 Mei 2021

Pemkab Purwakarta Terima Bantuan Penanganan Covid-19 dari Bank bjb dan PT Indopoly Swakarsa

Rabu, 28 Juli 2021
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri), Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar (tengah), dan salah satu guru ngaji, saat lauching kartu guru ngaji di Hotel Sutan Raja, Kamis (30/9/2021).

Launching Sekolah dan Kartu Guru Ngaji Diapresiasi Menteri Desa

Kamis, 30 September 2021

Penguatan Kader dan Konsolidasi Struktur : PKB Garut Gelar PKP dan Musancab Serentak

Minggu, 23 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste