Bandung, deJurnal,- Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan penting usai menaklukkan Bali United dengan skor 3-2 pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026).
Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Persib harus melewati laga penuh tekanan, terutama setelah bermain dengan 10 pemain.
Namun, justru dari situ terlihat karakter kuat Maung Bandung yang mampu bertahan dan tetap efektif hingga akhir pertandingan.
Sejak menit awal, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-29 ketika Ramon Tanque berhasil memecah kebuntuan dan membawa tuan rumah unggul lebih dulu.
Momentum positif berlanjut di babak kedua. Permainan kolektif yang solid membuat Persib kembali mencetak gol pada menit ke-55 melalui Luciano Guaycochea, memperlebar jarak menjadi 2-0.
Situasi berubah ketika Matricardi diganjar kartu merah pada menit ke-66. Keputusan tersebut memaksa Persib mengubah pendekatan permainan dengan lebih banyak bertahan untuk menjaga keunggulan.
Meski berada dalam tekanan, Persib justru mampu menambah gol ketiga lewat Federico Barba pada menit ke-87.
Gol tersebut sempat menjadi penegas dominasi tuan rumah di tengah keterbatasan jumlah pemain.
Namun Bali United memberikan perlawanan sengit.
Mereka lebih dulu mencetak gol melalui Yacida pada menit ke-81, sebelum memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat gol Bruijn di masa injury time menit 90+3.
Di penghujung laga, tekanan Bali United semakin intens.
Persib dipaksa bertahan total dengan disiplin tinggi, sementara atmosfer stadion dipenuhi ketegangan dari sorakan Bobotoh yang terus memberikan dukungan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Persib mampu mempertahankan keunggulan tipis tersebut. Kemenangan ini menjadi bukti nyata ketangguhan mental, kerja keras, serta kemampuan tim dalam menghadapi situasi sulit.(Nay Sunarti)
Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting bagi Persib untuk tetap bersaing di papan atas klasemen, sekaligus menjaga asa dalam perburuan gelar musim ini.
















