• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Disnakan Ciamis Bergerak, Hewan Kurban di 27 Kecamatan Mulai Diperiksa

bydejurnalcom
Senin, 11 Mei 2026
Reading Time: 2 mins read
Disnakan Ciamis Bergerak, Hewan Kurban di 27 Kecamatan Mulai Diperiksa
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis mulai memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Salah satunya dilakukan melalui pemeriksaan ante mortem terhadap sapi kurban di Sriwijaya Farm, Dusun Cibodas, Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Senin (11/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang akan diperdagangkan dan disembelih saat Idul Adha memenuhi syarat kesehatan serta ketentuan syariat Islam.

BacaJuga :

Pendopo Ciamis Simpan Jejak Galuh, Kembali Terungkap Saat Raja Nusantara Berkumpul

Desa Suci Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Berbagai Lomba dan Kegiatan

Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Suci Gelar Lomba Solo Vokal

Tim dari Disnakan memeriksa kondisi fisik, usia, hingga indikasi penyakit pada sapi yang disiapkan peternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ikan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Disnakan Ciamis, drh. Asri Kurnia, MP., mengatakan pemeriksaan ante mortem menjadi tahapan penting agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat dan layak.

“Pemeriksaan ini untuk memastikan hewan kurban memenuhi syarat sah sesuai ketentuan Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban. Hewan harus sehat, cukup umur, tidak cacat, tidak kurus, jantan, tidak dikebiri, dan memiliki organ reproduksi lengkap,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan awal di Sriwijaya Farm, petugas mengambil lima ekor sapi sebagai sampel. Hasilnya, tiga ekor dinyatakan memenuhi syarat karena sehat dan cukup umur, sementara dua lainnya belum memenuhi syarat usia sehingga tidak direkomendasikan untuk kurban tahun ini.

Menurut Asri, sapi yang belum cukup umur tersebut memang disiapkan pemilik untuk dipelihara hingga tahun depan. Secara keseluruhan, jumlah sapi di kandang mencapai sekitar 40 ekor.

Untuk pengawasan Idul Adha tahun ini, Disnakan Ciamis telah menerjunkan lima tim pemeriksa yang dibagi ke 27 kecamatan.

Pemeriksaan lapangan berlangsung sejak 5 Mei dan dijadwalkan hingga 26 Mei 2026 atau sehari sebelum Idul Adha.

“Kalau ditemukan hewan sakit tentu tidak akan diloloskan dan tidak diberikan surat keterangan sehat layak kurban. Begitu juga yang belum cukup umur,” katanya.

Asri mengakui kebutuhan hewan kurban setiap tahun bersifat fluktuatif dan dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi serta mobilitas masyarakat pasca pandemi.

Meski demikian, pihaknya menilai para bandar dan peternak di Ciamis sudah mempersiapkan stok sesuai kebutuhan pasar.

Ia juga menyinggung kondisi penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun lumpy skin disease (LSD) yang sempat menjadi perhatian peternak. Menurutnya, kasus PMK di Kabupaten Ciamis relatif terkendali.

“Kasus PMK di Ciamis tidak terlalu banyak. Beberapa laporan yang masuk langsung ditangani dan Alhamdulillah kondisinya membaik. Minggu-minggu ini laporan sekitar dua ekor,” jelasnya.

Disnakan pun mengimbau para peternak dan pedagang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi turut memastikan hewan yang dijual benar-benar memenuhi standar kesehatan dan syariat.

“Peternak harus bisa menyediakan hewan yang sehat, cukup umur, dan tidak cacat. Jadi masyarakat maupun panitia kurban mendapatkan hewan yang benar-benar layak,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Sriwijaya Farm, Yasmin Sambas, mengaku permintaan hewan kurban tahun ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kami menyiapkan sekitar 30 ekor dan yang terjual 27 ekor. Tahun ini ada sekitar 40 ekor sapi di kandang, dan 33 ekor sudah layak dari segi umur maupun kesehatan,” katanya.

Menurut Yasmin, tujuh ekor sapi lainnya belum dipasarkan karena masih belum cukup umur dan akan dipelihara lebih lanjut.

Sriwijaya Farm menyediakan berbagai jenis sapi kurban seperti limosin, simmental, PO simmental hingga sapi Madura dengan kisaran harga mulai Rp23 juta hingga Rp35 juta per ekor.

Ia mengaku lebih selektif dalam mendatangkan sapi dari luar daerah, terutama setelah sempat muncul kekhawatiran penyakit ternak beberapa bulan terakhir.

“Kami lebih hati-hati dalam mendatangkan sapi, terutama dari daerah tertentu, supaya kesehatan ternak tetap terjaga,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Upacara Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Jajaran Serta Pelepasan Purna Tugas Personel Polri di Pimpin Langsung Kapolres Garut

Next Post

Peran Strategis Sekretariat Dishub Garut dalam Menopang Kinerja Organisasi dan Pelayanan Publik

Related Posts

Aksi Begal Berdarah di Purwadadi, Satu Warga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap
Hukum dan Kriminal

Aksi Begal Berdarah di Purwadadi, Satu Warga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap

Senin, 10 Agustus 2026
Raratuan : Open Turnamen Bola Voli Putri ala Desa Suci
deNews

Raratuan : Open Turnamen Bola Voli Putri ala Desa Suci

Senin, 10 Agustus 2026
Masjid Al-Ikhlas Kemenag Jadi Titik Awal Geber Mas 2026 di Ciamis
deNews

Masjid Al-Ikhlas Kemenag Jadi Titik Awal Geber Mas 2026 di Ciamis

Senin, 10 Agustus 2026
Pendopo Ciamis Simpan Jejak Galuh, Kembali Terungkap Saat Raja Nusantara Berkumpul
deNews

Pendopo Ciamis Simpan Jejak Galuh, Kembali Terungkap Saat Raja Nusantara Berkumpul

Senin, 10 Agustus 2026
Desa Suci Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Berbagai Lomba dan Kegiatan
deNews

Desa Suci Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Berbagai Lomba dan Kegiatan

Minggu, 9 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Suci Gelar Lomba Solo Vokal
deNews

Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Suci Gelar Lomba Solo Vokal

Minggu, 9 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

15 Desa Di Subang Mendapat Reward Cator Pengangkut Sampah

Kamis, 15 Oktober 2020

Kado Akhir Tahun Ciamis 2025 Juara 1 Gapura Sri Baduga, Sindangrasa Diguyur Apresiasi Rp 9 Miliar

Rabu, 31 Desember 2025

Sambut Kapolres Garut Baru Dilaksanakan Sederhana Tanpa Tradisi Pedang Pora

Selasa, 27 Oktober 2020

Momen Reses Bagi Asep Mulyana : Ajang Silaturahmi Serta Mendekatkan Konstituen Secara Emosional

Senin, 13 Oktober 2025
Foto : Ist/ Dedis Karyawan Pembuat Wa yang membuat gaduh di PHK telah di PHK

PT. PLN ULP Ciamis dan PT. Santosa Asih Jaya PHK Karyawan Indisipliner

Sabtu, 30 November 2024

e-KTP Resmi Status Abal-abal Masih Misteri, Operator Kecamatan Cilaku Tuding Disdukcapil Lebih Tahu

Jumat, 16 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste