Dejurnal.com, Bandung- Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong perusahaan untuk menjadi off-taker atau pengguna bahan bakar Refuse Derived Fuel (RDF) hasil olahan sampah sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara. Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyiapkan insentif berupa pengurangan pajak bagi perusahaan yang bersedia menggunakan RDF.
“Jika perusahaan bersedia menggunakan RDF sebagai pengganti batu bara, kami dari pemerintah akan memberikan apresiasi berupa pengurangan pajak setiap tahunnya. Sejauh ini ada dua perusahaan yang sudah melakukan MoU dengan kami,” kata Dadang Supriatna pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) tingkat Kabupaten Bandung di Gedung Moh. Toha, Soreang, Rabu 13 Mei 2026.
Bupati menjelaskan terdapat empat langkah yang tengah dilakukan Pemkab Bandung dalam penanganan sampah. Salah satunya, memberikan perhatian kepada pelaku usaha di bidang pengolahan sampah, Kedua, melakukan koordinasi dengan para off-taker agar hasil pengolahan sampah di setiap desa melalui KDKMP dapat terserap, Ketiga, meminta dukungan mesin pengolahan sampah kepada Kementerian Lingkungan Hidup. Keempat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.
“Jika semua komponen bisa bergerak, saya optimistis masalah sampah ini akan selesai,” katanya.
Ketua Panitia May Day 2026 Kabupaten Bandung, Dede Agus dari Serikat TSK SPSI mengatakan Hari Buruh merupakan momentum penting sejarah perjuangan pekerja di seluruh dunia. Namun, serikat pekerja di Kabupaten Bandung berkomitmen memperingati May Day secara damai, kreatif, dan inovatif.
“Kami prinsipnya tidak ingin mencari keributan, memacetkan jalan, atau mengganggu keamanan. Kami sepakat menjaga keamanan, ketenangan, dan kondusivitas di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Ia menyebut tahun 2026 menjadi tahun ke-14 peringatan May Day di Kabupaten Bandung yang dilaksanakan dengan pendekatan kreatif dan penuh kegiatan sosial. Tahun ini, peringatan May Day mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Industri, Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.
Sebelumnya, sekitar 6.000 buruh dari Kabupaten Bandung juga telah mengikuti peringatan May Day nasional di Jakarta atas undangan Presiden Republik Indonesia. Selain itu, serikat buruh bersama Pemkab Bandung telah melaksanakan aksi penanaman 2.800 pohon di Kecamatan Pasirjambu dengan target total 12.000 pohon.
Pada puncak peringatan May Day kali ini, para buruh juga melaksanakan kegiatan Ecowalker berupa aksi bersih-bersih sampah sambil berjalan kaki sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup. * Sopandi















