Ciamis, deJurnal,- Isak tangis keluarga pecah di halaman Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis, Kamis (14/5/2026).
Satu per satu calon jemaah haji Kloter 31 Kabupaten Ciamis berpamitan sebelum memulai perjalanan menuju Tanah Suci.
Di tengah suasana haru itu, Bupati Ciamis menyampaikan pesan penuh makna kepada ratusan jemaah yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima.

Menurut Herdiat, kesempatan berhaji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa mendapatkannya.
“Bapak ibu adalah manusia pilihan. Tamu-tamu Allah yang diberi kesempatan berangkat ke Tanah Suci tahun ini,” ujar Herdiat di hadapan para jemaah dan keluarga pengantar.
Sebanyak 417 orang tergabung dalam Kloter 31, terdiri dari 411 jemaah dan enam petugas pendamping. Mereka menjadi bagian dari total 862 warga Kabupaten Ciamis yang berangkat haji pada musim haji 2026.
Dalam sambutannya, Herdiat mengingatkan para jemaah agar mempersiapkan fisik selama menjalani ibadah di Arab Saudi. Ia menilai kondisi cuaca panas dan padatnya aktivitas ibadah menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak awal.
Lebih lanjut Herdiat meminta jemaah menjaga pola makan, memperbanyak minum air putih, dan tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh menurun.
“Ibadah haji itu ibadah fisik. Sangat melelahkan. Jadi kesehatan harus benar-benar dijaga,” katanya.
Selain itu, Herdiat juga meminta seluruh jemaah disiplin mengikuti arahan pembimbing dan ketua rombongan agar perjalanan ibadah berjalan tertib dan aman.
Menurutnya, jutaan umat Muslim dari berbagai negara akan berkumpul di Tanah Suci sehingga kekompakan rombongan menjadi hal penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jangan sampai terpisah dari rombongan. Ikuti arahan pembimbing dengan baik,” ucapnya.
Herdiat turut menitipkan pesan khusus agar jemaah menjaga nama baik Kabupaten Ciamis selama berada di Tanah Suci.
Ia menyebut para jemaah bukan hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga menjadi representasi masyarakat Tatar Galuh.
“Bapak ibu adalah duta Ciamis. Tunjukkan akhlak dan perilaku yang baik selama di sana,” katanya.
Tidak lupa Herdiat meminta para jemaah memperbanyak doa di tempat-tempat mustajab, termasuk mendoakan keluarga, masyarakat, dan kemajuan Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, Ketua PPIH Kabupaten Ciamis, , menjelaskan rombongan akan diberangkatkan menuju Asrama Haji Indramayu sebelum terbang melalui Bandara Kertajati pada Jumat (15/5/2026) pukul 11.15 WIB.
Menurut Saeful, tahun ini menjadi kali pertama jemaah asal Ciamis diberangkatkan melalui Bandara Kertajati sehingga perjalanan dinilai lebih dekat dibanding sebelumnya.
Ia juga mengungkapkan adanya jemaah lanjut usia yang tetap bersemangat menunaikan ibadah haji. Jemaah tertua dalam kloter tersebut tercatat berusia 96 tahun, yakni Rusdi, warga Kecamatan Sukamantri.
“Beliau luar biasa, tetap kuat dan bahkan tidak menggunakan kursi roda,” ujar Saeful.
Sedangkan jemaah termuda tercatat berusia 20 tahun asal Kecamatan Sukadana.
Pelepasan jemaah berlangsung khidmat. Sejumlah keluarga tampak terus melambaikan tangan hingga bus yang membawa rombongan perlahan meninggalkan Islamic Center Ciamis menuju embarkasi. (Nay Sunarti)














