Dejrunal.com, Garut – Momentum hari libur dijadikan sebagai ajang prestasi, nampak ratusan atlet dari usia dini, remaja dan dewasa, ikut hadir ambil bagian dalam Pertandingan Pemasalan dan Prestasi Kejuaraan Pencak Silat Garut Terbuka Tahun 2026, acara yang digelar Gedung Olah Raga (GOR Adiwijaya), salah satu fasilitas, sarana Olah Raga milik Pemda Kabupaten Garut ini nampak riuh, baik dari atlet, sporter, pelatih dan keluarga, mengawali pembukaan acara, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut Windi Oktaviani, S.Pd., Sekertaris Panitia penyelenggara acara turnamen saat dimintai tanggapannya menyampaikan.
“Dalam Pertandingan ini jumlah peserta ada sekitar 480 orang atlet yang ikut dalam acara Pertandingan Pemasalan dan Prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Garut Terbuka Tahun 2026 ini, didalam pertandingan tersebut ada beberapa katagori yaitu Pra UD TK, Usia Dini (SD),Remaja (SMA) dan Dewasa”.Ungkapnya.
Hal senada disampaikan juga oleh salah satu dari perwakilan panitia yang tergabung di Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Garut.
“Dalam Garut Open atau Garut terbuka ini, yang diikuti sekitar 480 an, dari berbagai Paguron (Perguruan Silat) untuk menjaring atlit dari mulai usia dini sampai dewasa, dan mudah-mudah dengan adanya hal kegiatan pertandingan ini, selain menjadi kecintaan bagi masyarakat Kabupaten Garut terhadap Silat, tentuya juga mudah-mudahan atlet silat Kabupaten Garut, kedepannya dapat / terus mengukir prestasi yang lebih baik “. Ujarnya.
Sementara itu menurut Asep Mulyana Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut didalam kesempatan wawancara dengan awak media menyampaikan
“Kejuaraan ini merupakan Kejuaraan Garut Terbuka Tahun 2026, yang mana memang dalam hal ini saya cukup mengapresiasi karena masih konsisten, dan selalu konsisten didalam melaksanakan berbagai kejuaraan atau open turnamen, karena setiap tahunnya itu selalu ada kejuaraan, ini bukti pembinaan setiap paguron – paguron yang diapresiasikan untuk melihat sejauh mana skil atau kemampuan para atlit silatnya, kebetulan saya juga paguron, jadi kami pun Alhamdulillah karena IPSI ini tiap tahun punya agenda agenda kegiatan/kejuaraan seperti ini, sehingga kami bisa mengukur skil/kemampuan atlit kami “. Tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan oleh Kadispora, ketika ditanya mensoal nama paguron dimilikinya, Kadis menjawab “Satria Muda Indonesia”. Ulasnya.
Bahkan ditanya mensoal sejauh mana akan netralitas panitia didalam kejuaran tersebut, Kadispora menjawab.
“Dijamin”. Tandasnya sambil, menegaskan jaminan terhadap panitia kejuaran.
Begitu juga disampaikan oleh Ketua KONI Kabupaten Garut, yang menyampaikan bahwa Atlit Satria Muda Indonesia dan Para Atlit Silat lainya, telah banyak merai prestasi, bahkan ada Atlit Silat Asal Kabupaten Garut telah meraih emas di Sea Game, dan bahkan menurutnya Cabor Silat ini merupakan salah satu Cabor yang cukup menjanjikan.
“Ini terbukti dengan kelompok usia pemula, dan kelompok usia muda. Setiap periodenya bahwa IPSI ini, tidak pernah kosong, tahun ini kita lagi persiapan Porprov, yang diyakini ada beberapa teman Atlit kita ini diyakini dapat menyumbang beberapa medali emas, untuk Garut, dan kita juga lagi mempersiapkan atlit cabor dipersiapkan PORKAB Tahun 2028 dan termasuk ada beberapa temen-temen yang akan kita tampilkan nantinya di kita sebagai tuan rumah, kita tampilkan pada Porprov Tahun 2030. Artinya bahwa setiap lapisan dari Atlit IPSI terus terjaga “. Ulasnya.
Ketika ditanya mensoal capiaan target Ketua KONI Kabupaten Garut menjelaskan kembali,
“Eh,,, kayaknya Alhamdulillah saya dengan Pa Kadis harus mengajak ketemu rekan rekan awak media, untuk ketemu aatlit kita yang mengharumkan di Asean Game”. Tegasnya.
Bahkan menurut Subhan Rohmansyah Ketua KONI, bahwa dirinya akan mengajak ketemu langsung rekan-rekan awak media ini dengan Atlit Silat Garut yang pernah mengharumkan nama dan telah mendapatkan tempat latihan sendiri dari Menpora, yang saat ini tempat itu dijadikan tempat latihan secuad Garut, baik untuk Porprov atau PON didaerah Cijapati (Desa Rancasalak Kecamatan Leles Kabupaten Garut.
“Kayaknya perlu diajak temen temen media, nantinya kita “ayu urang laliweten bareng diditu, urang ketemu sama atlit dan pelatih ” (Ayo kita ngliwet bareng disana, sambil kita ketemu atlit dan pelatih)”. Ujarnya.
Sementara Shaqueena Kirani Juara I Tanding Usia Dini Kelas Under Putri yang merupakan salah satu Atlit Silat Dini dari Paguron Pagar Nusa Kabupaten Garut, nampak senang.dan bangga, menjadi juara dikelasnya. Berkaitan hal tersebut disampaikan Aam salah satu sesepuh dari Pagar Nusa Kabupaten Garut.
“Ya, Alhamdulillah atlit kami salah satunya Shaqueena Kirani sebagai Juara I Tanding Usia Dini I Kelas Under Putri, dimana Queen ini merupakan anak dari Pasutri ( Riki dan Ai Fitri ) asal dari Kp. Banjarsari Desa Hegarmanah Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut dan masih sekolah SD ( SDN Hegarmanah 2), Alhamdulillah ada beberapa Atlit Silat Pagar Nusa mendapatkan prestasi dan ini tentunya terus harus dipupuk dan dijaga, jangan terlalu puas atas sebuah keberhasilan, teruslah semangat dan raih prestasi “. Pungkasnya.#. Yohaness.













