CIAMIS, deJurnal,- Perayaan hari jadi tak selalu identik dengan seremoni. Forum Mahasiswa dan Pemuda Galuh Tabayun (FORMAGAT) membuktikannya dengan menjadikan Hari Lahir (Harlah) ke-13 sebagai momentum pengabdian nyata kepada masyarakat melalui kegiatan Babakti Galuh Tabayun 2 di Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Sabtu (4/7/2026).
Mengusung semangat kolaborasi, FORMAGAT menghadirkan berbagai layanan publik dalam satu lokasi sehingga masyarakat dapat mengakses beragam pelayanan pemerintah dengan lebih mudah. Kegiatan ini pun disambut antusias warga yang sejak pagi memadati lokasi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis, Kepala Desa Cileungsir, unsur Forkopimcam Rancah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan sejumlah perangkat daerah yang ikut membuka layanan kepada masyarakat.
Beragam pelayanan disediakan, mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, pelayanan BPJS Kesehatan, pelayanan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pelayanan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, hingga layanan perizinan.
Tak hanya itu, FORMAGAT juga menyalurkan bibit pohon dan bibit ikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat. Di bidang pendidikan, organisasi kepemudaan tersebut menghadirkan perpustakaan keliling guna menumbuhkan budaya literasi, khususnya di kalangan anak-anak.
Ketua FORMAGAT, Aep Supriyadi, S.IP., mengatakan, tema “Babakti Galuh Tabayun 2” dipilih sebagai wujud komitmen organisasi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemuda, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tagline Milangkala Kabupaten Ciamis, “Guyub Ngawangun Galuh”, yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah.
“Harlah ke-13 ini kami jadikan momentum untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin FORMAGAT hadir bukan hanya sebagai organisasi kepemudaan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan manfaat secara langsung. Karena itu kami menghadirkan berbagai layanan publik, membagikan bibit pohon dan bibit ikan, serta menyediakan perpustakaan keliling sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesehatan, lingkungan, dan pendidikan,” ujar Aep.
Ia menilai keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan berbagai instansi yang bersedia berkolaborasi menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kolaborasi adalah kekuatan utama. Kami berharap FORMAGAT terus menjadi wadah lahirnya generasi muda yang peduli, inovatif, dan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah. Semoga semangat pengabdian ini terus tumbuh dan menginspirasi pemuda untuk ikut membangun Ciamis,” tambahnya.
Melalui Harlah ke-13 ini, FORMAGAT kembali menegaskan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan yang tak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui aksi nyata.
Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, Babakti Galuh Tabayun 2 menjadi cerminan bahwa semangat Guyub Ngawangun Galuh dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Ketika pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat berjalan bersama, pelayanan menjadi lebih dekat, kepedulian semakin kuat, dan pembangunan daerah pun dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. (Nay Sunarti)














