Dejurnal.com, GARUT– Warga Kampung Bojong Awi, Desa Mekargalih, RT 01/RW 08, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, mengaku resah dan mempertanyakan pemasangan jalur kabel internet yang dipasang pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah mereka.
Keberadaan PJU selama ini dinilai sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk memberikan penerangan di malam hari. Penerangan jalan juga menjadi salah satu faktor yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga ketika beraktivitas maupun melintas di lingkungan permukiman.
Heri, salah seorang warga Kampung Bojong Awi, menyampaikan bahwa masyarakat sangat merasakan manfaat keberadaan PJU. Menurutnya, lampu penerangan jalan bukan hanya berfungsi menerangi jalan, tetapi juga membantu masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas pada malam hari.
“PJU bagi masyarakat sangat bermanfaat untuk penerangan di malam hari. Kami sangat membutuhkan penerangan ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh warga,” tutur Heri.
Namun, warga mulai mempertanyakan pemasangan jalur internet yang memanfaatkan tiang PJU. Mereka khawatir pemasangan kabel tersebut dapat mengganggu fungsi maupun kondisi tiang PJU, terlebih apabila pemasangannya tidak memperhatikan aspek teknis dan keselamatan.
Warga menilai penggunaan tiang PJU untuk jalur internet perlu mendapatkan kejelasan dari pihak terkait. Masyarakat ingin mengetahui apakah pemasangan kabel tersebut sudah melalui prosedur, mendapatkan izin, dan memenuhi ketentuan keselamatan yang berlaku.
Menurut warga, persoalan tersebut jangan sampai dianggap sepele karena tiang PJU berada di fasilitas yang digunakan untuk kepentingan masyarakat umum. Apabila terjadi kerusakan pada tiang, kabel yang tidak tertata, atau gangguan lainnya, dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko bagi warga.
Heri mengatakan, masyarakat pada dasarnya tidak menolak keberadaan jaringan internet. Akses internet juga sudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat di era sekarang, baik untuk komunikasi, pendidikan, pekerjaan, maupun kegiatan ekonomi.
Namun, pembangunan jaringan internet diharapkan tidak mengganggu fasilitas umum yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat.
“Bukan berarti masyarakat menolak adanya internet. Kami juga membutuhkan internet. Tetapi pemasangannya harus memperhatikan keamanan dan jangan sampai mengganggu fungsi PJU yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Heri.
Warga juga menilai PJU mempunyai peran penting dalam mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Dengan kondisi jalan yang terang pada malam hari, warga yang melakukan aktivitas usaha maupun kegiatan lainnya dapat merasa lebih aman dan nyaman.
Selain itu, penerangan jalan dinilai turut membantu meminimalisir potensi terjadinya tindak kejahatan. Lingkungan yang gelap sering kali membuat masyarakat merasa khawatir, sementara jalan yang mendapatkan penerangan akan memberikan rasa aman bagi warga.
Karena itu, masyarakat berharap fasilitas PJU tetap dijaga dan dipelihara. Jangan sampai pemasangan jaringan lain justru mengurangi fungsi atau mengganggu keberadaan fasilitas penerangan yang sudah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Warga Kampung Bojong Awi meminta pemerintah desa maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi tiang PJU dan pemasangan kabel internet tersebut. Jika memang terdapat izin penggunaan tiang, warga berharap dapat diberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan keresahan.
Masyarakat juga berharap penataan kabel dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan estetika lingkungan. Kabel yang terpasang hendaknya tidak semrawut, tidak membahayakan pengguna jalan, serta tidak memberikan beban atau gangguan terhadap tiang PJU.
Bagi warga, PJU merupakan fasilitas publik yang memiliki manfaat besar. Selain sebagai penerangan, keberadaan PJU ikut menunjang keamanan lingkungan, memperlancar aktivitas warga pada malam hari, serta membantu kegiatan perekonomian masyarakat.
Warga berharap persoalan pemasangan kabel internet tersebut dapat segera mendapatkan solusi terbaik. Kepentingan perkembangan teknologi dan kebutuhan internet masyarakat tetap dapat berjalan, namun di sisi lain keberadaan PJU sebagai fasilitas umum juga harus tetap aman dan berfungsi sebagaimana mestinya.
“Kami berharap ada kejelasan dari pihak yang berwenang. PJU ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, jangan sampai keberadaannya terganggu. Yang paling penting adalah keamanan dan kenyamanan warga,” pungkas Heri.
Dengan adanya keresahan tersebut, warga Kampung Bojong Awi berharap pihak terkait segera turun ke lapangan, memeriksa pemasangan jaringan internet, serta memastikan seluruh proses pemasangan tidak mengganggu fungsi PJU dan tidak membahayakan masyarakat sekitar.***Willy















