• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Menteri Wihaji Tegaskan MBG 3B Tak Cukup di Distribusi, TPK Harus Kawal

bydejurnalcom
Selasa, 29 September 2026
Reading Time: 3 mins read
Menteri Wihaji Tegaskan MBG 3B Tak Cukup di Distribusi, TPK Harus Kawal
ShareTweetSend

Dejurnal.com, CIAMIS. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B di Kabupaten Ciamis tidak berhenti pada proses distribusi makanan.

Program yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD itu harus dikawal hingga benar-benar diterima dan dirasakan manfaatnya oleh keluarga.

Pesan tersebut disampaikan Wihaji saat menghadiri Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam rangka program MBG 3B Kabupaten Ciamis di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis, Selasa (29/9/2026).

BacaJuga :

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Sekitar 1.000 kader TPK hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapat penguatan mengenai pendampingan keluarga sekaligus peran dalam memastikan pelaksanaan MBG 3B berjalan sesuai sasaran.

Wihaji menilai kader TPK memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan keluarga. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan mampu menjadi penghubung antara program pemerintah dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.

“Jangan banyak diskusi, jangan banyak seminar, turun ke lapangan, selesaikan masalah,” ujar Wihaji.

Menurut dia, pengawalan MBG 3B tidak sekadar memastikan makanan didistribusikan. Kader juga perlu memperhatikan berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan program, termasuk distribusi makanan, insentif hingga keberadaan dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Jika ditemukan kendala, Wihaji meminta persoalan tersebut segera disampaikan dan ditindaklanjuti. Ia tidak ingin masalah di tingkat lapangan dibiarkan hingga menghambat manfaat program bagi keluarga penerima.

“Kalau ada masalah, segera diselesaikan. Jangan sampai masalah di lapangan dibiarkan,” katanya.

Pendampingan Harus Lebih Terarah

Selain mengawal MBG 3B, Wihaji menekankan pentingnya memperkuat fungsi TPK dalam mendampingi keluarga yang memiliki risiko stunting.

Pemerintah, kata dia, akan menyiapkan panduan serta standar operasional prosedur (SOP) yang lebih jelas mengenai pembagian tugas kader.

Dengan pola tersebut, sasaran pendampingan setiap kader dapat ditentukan secara lebih terukur.

“Siapa mendampingi siapa, sehingga nanti jelas. Misalnya mendampingi 10 keluarga, 20 keluarga, sehingga ke depan lebih terstruktur dalam kinerja kita,” ujarnya.

Pola pendampingan yang terarah dinilai penting agar perkembangan keluarga dapat dipantau secara berkelanjutan.

Kader tidak hanya datang ketika ada persoalan, tetapi dapat mengetahui kondisi keluarga sejak awal dan membantu menghubungkan mereka dengan layanan yang dibutuhkan.

Wihaji menjelaskan, cakupan pendampingan keluarga juga tidak hanya berkaitan dengan ibu hamil dan balita. Pendampingan mencakup calon pengantin, remaja hingga lansia.

Meski demikian, perhatian terhadap periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) tetap menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting.

Stunting Bukan Hanya Soal Gizi

Wihaji mengingatkan bahwa persoalan stunting tidak dapat diselesaikan hanya dengan memberikan makanan bergizi. Kondisi lingkungan dan perilaku keluarga juga memiliki pengaruh terhadap kesehatan serta tumbuh kembang anak.

Ia menyebut sejumlah faktor yang perlu diperhatikan, mulai dari akses air bersih, sanitasi, pernikahan dini hingga edukasi keluarga.

“Masalah stunting tidak hanya masalah asupan gizi. Ada karena air bersih, ada karena pernikahan dini, ada karena sanitasi, dan yang penting edukasi,” katanya.

Karena itu, pendampingan keluarga perlu dilakukan secara menyeluruh. Kader TPK diharapkan mampu melihat persoalan keluarga dari berbagai sisi sehingga intervensi yang diberikan tidak hanya bersifat sesaat.

Kebutuhan Gizi Disesuaikan Sasaran

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga mengungkapkan adanya upaya penyesuaian pelaksanaan MBG berdasarkan karakteristik penerima manfaat.

Menurutnya, kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui dan balita tentu berbeda dengan kebutuhan anak usia sekolah. Perbedaan tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam penyediaan makanan agar manfaat program lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.

“Kita lagi dicarikan jalan keluar. Diusahakan nanti ada hal-hal yang mesti kita sesuaikan dengan kebutuhan,” kata Wihaji.

Ia berharap ribuan kader TPK di Ciamis dapat menjadi ujung tombak dalam memastikan program MBG 3B berjalan hingga tingkat keluarga.

Bagi Wihaji, keberhasilan program bukan hanya dilihat dari makanan yang tersedia dan tersalurkan, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut menjawab kebutuhan keluarga sasaran.

Karena itu, kader TPK diminta tetap berada dekat dengan keluarga, mengenali persoalan di lapangan dan memastikan setiap kendala segera ditangani.

Dengan pengawalan tersebut, MBG 3B diharapkan tidak sekadar menjadi program penyediaan makanan bergizi, tetapi menjadi bagian dari upaya yang lebih luas dalam memperkuat kesehatan keluarga dan mencegah stunting sejak dari hulu. (Nay Sunarti).

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Disnaker Ciamis Mulai ASLI KEREN, Lindungi Pekerja Rentan Lewat Kepedulian ASN

Next Post

ASN Ciamis Tak Lagi Sekadar Urus Administrasi, Manajemen Talenta Diperkuat

Related Posts

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026
SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI
deNews

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Jumat, 9 Oktober 2026
Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban
deNews

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Desa Hegarmanah Bagikan 400 Nasi Bungkus

Senin, 11 Mei 2020

DPMPTSP Dukung Program KB P2WKSS Lewat Kemudahan Perizinan dan Layanan Terpadu

Rabu, 14 Mei 2025

BJB Syariah Bandung Berikan Hibah Satu Unit Mobil Kepada Kemenag Garut

Kamis, 7 Oktober 2021
Foto : Muswil VIII wilayah 16 RAPI Ciamis dan Bimbingan Organisasi di Aula gedung DPRD Ciamis. Sabtu (19/04/2025)

RAPI Ciamis Gelar Muswil VIII dan Bimbingan Organisasi: Perkuat Sinergi Komunikasi Darurat dan Sosial di Era Digital

Sabtu, 19 April 2025

Pengurusan BPJS BPU Jadi Polemik : Minim Sosialisasi Penyebab Terjadinya Miskomunikasi

Selasa, 29 April 2025

Lagi! Ratusan Pelajar Kadungora Keracunan MBG, Pemkab Garut Tetapkan Status KLB

Rabu, 1 Oktober 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste