• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Agustus 24, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM

bydejurnalcom
Senin, 24 Agustus 2026
Reading Time: 3 mins read
Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Batik Cakra Galuh mulai mendapat perhatian sebagai salah satu karya yang membawa identitas budaya Galuh sekaligus menyimpan peluang ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMP) mendorong agar potensi tersebut dikembangkan bersama penguatan pelaku UMKM.

Kepala DKUKMP Kabupaten Ciamis, Dadan Wiyadi, mengatakan Batik Cakra Galuh memiliki dua kekuatan yang dapat berjalan beriringan, yakni nilai budaya dan potensi ekonomi kreatif.

BacaJuga :

Dari Budaya ke Ekonomi, Mia Sumiari Ajak PKK Gardujaya Belajar Batik Cakra Galuh

Kejari Ciamis Setorkan Rp535,37 Juta Uang Pengganti Korupsi ke Kas Negara

Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah

Menurutnya, batik lokal tidak cukup hanya dipertahankan sebagai produk kerajinan. Dengan pengembangan yang tepat, batik dapat menjadi produk unggulan daerah sekaligus membuka ruang usaha bagi masyarakat.

“Batik Cakra Galuh merupakan salah satu bagian dari potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan daerah Kabupaten Ciamis yang memiliki nilai budaya sekaligus peluang ekonomi yang besar,” ujar Dadan Senin (24/08/2026)

Batik Lokal Perlu Diperkuat dari Hulu hingga Hilir

Dadan menilai pengembangan UMKM batik membutuhkan proses yang berkelanjutan. Tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membuat produk, tetapi juga menyangkut kualitas, desain, kemasan hingga pemasaran.

Karena itu, DKUKMP Ciamis terus mendorong peningkatan daya saing produk batik lokal melalui berbagai aspek tersebut.

Menurut Dadan, produk batik yang memiliki ciri khas daerah akan semakin kuat apabila didukung kualitas yang konsisten dan strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan pasar.

“ Kami dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Ciamis terus mendorong pengembangan dan peningkatan daya saing produk batik lokal, baik dari sisi kualitas, inovasi desain, kemasan, pemasaran, maupun perluasan akses pasar,” katanya.

Dorongan tersebut menjadi penting agar batik Ciamis tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau konsumen di luar daerah.

Cakra Galuh Bawa Identitas Budaya Galuh

Batik Cakra Galuh memiliki karakter yang tidak hanya bertumpu pada nilai estetika. Motif tersebut membawa narasi mengenai sejarah dan nilai budaya Galuh yang menjadi bagian dari identitas Ciamis.

Hal inilah yang dinilai dapat menjadi nilai tambah ketika Batik Cakra Galuh dikembangkan sebagai produk ekonomi kreatif.

Bagi Dadan, identitas budaya dapat menjadi kekuatan pemasaran apabila dikemas secara baik. Konsumen tidak hanya mendapatkan produk, tetapi juga cerita mengenai daerah dan nilai yang melekat di dalamnya.

“Batik Cakra Galuh diharapkan tidak hanya menjadi produk kerajinan, tetapi juga menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Ciamis,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan dalam satu jalur.

Penguatan UMKM Jadi Kunci

DKUKMP Ciamis juga menilai kolaborasi menjadi faktor penting dalam mengembangkan ekosistem batik daerah.

Pemerintah, pelaku UMKM, perajin, komunitas, dunia pendidikan dan masyarakat memiliki ruang masing-masing untuk ikut memperkuat keberadaan batik lokal.

Penguatan UMKM diperlukan agar pelaku usaha memiliki kemampuan yang semakin baik dalam mengelola usaha, menjaga kualitas produk serta membaca peluang pasar.

Dadan optimistis jika kolaborasi tersebut terus dibangun, batik Ciamis memiliki peluang untuk berkembang lebih luas.

“Melalui penguatan UMKM dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, serta masyarakat, kami optimistis batik Ciamis dapat semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Dorong Batik Ciamis Naik Kelas

Menurut Dadan, perkembangan batik lokal harus diikuti dengan inovasi. Kreativitas dalam mengembangkan desain, variasi produk, kemasan dan pemasaran perlu terus dilakukan agar batik mampu mengikuti kebutuhan konsumen tanpa kehilangan identitasnya.

Di sisi lain, nilai budaya tetap harus dijaga. Inilah yang menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku UMKM batik di Ciamis.

Dadan mengapresiasi para pelaku usaha dan perajin yang selama ini terus berinovasi sekaligus mempertahankan nilai budaya dalam setiap karya.

“Kami mengapresiasi seluruh pelaku usaha dan perajin yang terus berinovasi serta menjaga nilai-nilai budaya dalam setiap karya,” tuturnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen memberikan dukungan dan fasilitasi bagi pengembangan UMKM batik.

“Pemerintah Kabupaten Ciamis berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitasi bagi pengembangan UMKM batik agar semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan,” kata Dadan.

Batik Cakra Galuh Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Perhatian terhadap Batik Cakra Galuh diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem ekonomi kreatif di Kabupaten Ciamis.

Batik tidak hanya ditempatkan sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai produk yang dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketika motif, cerita budaya, kualitas produk dan strategi pemasaran dapat berjalan bersama, batik lokal memiliki peluang untuk memiliki pasar yang lebih luas.

Batik Cakra Galuh pun menjadi salah satu contoh bagaimana kekayaan sejarah Galuh dapat diterjemahkan menjadi karya kreatif yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi.

Ke depan, penguatan UMKM batik diharapkan mampu melahirkan lebih banyak produk khas Ciamis yang memiliki karakter kuat, berdaya saing dan mampu membawa nama daerah ke pasar yang lebih luas. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Batik Cakra Galuhbatik CiamisBatik GaluhBatik LokalBudaya Galuhbudaya SundaCiamisDadan Wiyadidkukmp CiamisEkonomi KreatifpanawanganProduk Unggulan CiamisUMKM Ciamis
Previous Post

RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Next Post

Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif

Related Posts

Batik Cakra Galuh Tembus Pendopo Ciamis, Bupati Herdiat Pesan Karya Mia Sumiari Dewi
deNews

Batik Cakra Galuh Tembus Pendopo Ciamis, Bupati Herdiat Pesan Karya Mia Sumiari Dewi

Senin, 24 Agustus 2026
PSI Ciamis dan Pedagang Foodcourt Alun-alun Semarakkan HUT RI ke-81
deNews

PSI Ciamis dan Pedagang Foodcourt Alun-alun Semarakkan HUT RI ke-81

Kamis, 20 Agustus 2026
Padus PGRI Ciamis Kembali Tampil Kali Ini Diundang di HUT Jabar ke-81, Edi Rusyana: Kepercayaan Harus Dijaga
deNews

Padus PGRI Ciamis Kembali Tampil Kali Ini Diundang di HUT Jabar ke-81, Edi Rusyana: Kepercayaan Harus Dijaga

Rabu, 19 Agustus 2026
Dari Budaya ke Ekonomi, Mia Sumiari Ajak PKK Gardujaya Belajar Batik Cakra Galuh
deNews

Dari Budaya ke Ekonomi, Mia Sumiari Ajak PKK Gardujaya Belajar Batik Cakra Galuh

Rabu, 19 Agustus 2026
Kejari Ciamis Setorkan Rp535,37 Juta Uang Pengganti Korupsi ke Kas Negara
deNews

Kejari Ciamis Setorkan Rp535,37 Juta Uang Pengganti Korupsi ke Kas Negara

Rabu, 19 Agustus 2026
Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah
deNews

Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah

Kamis, 9 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Polisi Amankan Seorang Pelaku Pencabulan 3 Orang Anak di Megamendung Bogor

Selasa, 31 Januari 2023

Kinerja Dinilai Buruk, Ketua GNPK-RI PW Jabar Cari Celah BPK RI Audit Anggaran KPU Kabupaten Bandung

Jumat, 25 September 2020

Langkah Sigap Damkar Ciamis Evakuasi Sarang Tawon Raksasa, Warga Pawindan Apresiasi Aksi Cepat Petugas

Kamis, 18 Desember 2025

Aksi Teriak Seorang Pria Depan Pabrik Bulu Mata, Ini Kata Perwakilan Danbi dan Anggota DPRD Garut

Jumat, 16 Juli 2021

Muscab HDCI 2025, Dadan Resmi Gantikan Pepy, Bupati Herdiat Sebut Kepedulian Sosial HDCI Tinggi 

Sabtu, 12 Juli 2025

Bupati Subang dan Gubernur Jabar Hadiri Perkemahan KKRI Batch 2 Di Lanud R. Suryadi Suryadarma

Minggu, 28 September 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste