Dejurnal.com, GARUT – Menjawab pesatnya perkembangan teknologi digital, mahasiswa Program Studi Magister (S-2) Pendidikan Matematika Pascasarjana Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut menggelar pelatihan inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di SMPN 1 Banyuresmi, Kabupaten Garut.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini mengusung tema besar “SMART EDUCATION: Integrasi Smart Learning & Smart Module Design Berbasis Artificial Intelligence untuk Pembelajaran yang Interaktif, Bermakna dan Berdampak”.
Sebanyak 57 peserta hadir dalam agenda ini, yang meliputi 27 guru Matematika perwakilan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Rayon 4 dari sekolah negeri dan swasta, serta 30 siswa SMPN 1 Banyuresmi. Rangkaian kegiatan ini merupakan titik awal dari agenda PPL yang juga digelar di SMK Fauzaniyyah Sukaresmi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan pengawas pendidikan, antara lain Direktur Sekolah Pascasarjana IPI Garut Associate Professor Dr. Asep Nurjamin, M.Pd., Wakil Direktur I Dr. Dian Rahadian, M.Pd., Wakil Direktur II Dr. Jamilah, M.Pd., serta Ketua Prodi S-2 Pendidikan Matematika IPI Garut Dr. Rostina Sundayana, M.Pd. Hadir pula Pengawas SMP Rayon 4 Ibu Sadiah, M.Pd. dan Ibu Rita Susanti, M.Pd., serta Wakil Kepala SMPN 1 Banyuresmi Bapak Yogi Suhendar, S.Pd., M.Pd.
Pelatihan ini hadir dilatarbelakangi oleh temuan awal (pretest) di lapangan. Sebagian besar guru peserta tercatat belum pernah menggunakan teknologi AI untuk menunjang penyusunan administrasi maupun media belajar, sementara sebagian lainnya masih menggunakan perintah (prompt) sederhana sehingga hasilnya belum maksimal.
Untuk menjembatani kebutuhan tersebut, empat narasumber dihadirkan guna memberikan pembekalan yang aplikatif dan komprehensif kepada para pendidik. Peserta tidak hanya menyimak paparan teori, melainkan langsung mempraktikkan pembuatan perangkat pembelajaran dengan pendampingan fasilitator.

Materi pertama dibawakan oleh Rani Permatasari, S.Pd., Gr. mengenai perancangan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) berbantuan AI. Melalui sesi ini, guru dibimbing menyusun rancangan pembelajaran yang matang sebelum mengintegrasikannya dengan instruksi AI.
Selanjutnya, Hilmi Adilanisa, S.Mat. memandu pembuatan media pembelajaran interaktif berbantuan platform Genially berbasis AI, disusul oleh Intan Nurelitsa, S.Pd. yang mengupas perancangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan E-LKPD interaktif yang adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Sementara itu, Ketua Prodi S-2 Pendidikan Matematika IPI Garut, Dr. Rostina Sundayana, M.Pd., memberikan materi pamungkas mengenai pemanfaatan media interaktif sekaligus strategi perancangan alat evaluasi belajar berbantuan AI.
Dalam sesi praktik, para pemateri menekankan pentingnya peran guru sebagai pengendali utama teknologi. Guru ditekankan agar tidak menelan mentah-mentah hasil keluaran AI, melainkan wajib melakukan validasi menyeluruh terhadap aspek pedagogik dan ketepatan materi matematika.
Pelatihan ini pun menuai respons antusias dari para peserta yang merasa terbantu dalam mengefisienkan beban kerja administrasi mengajar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa pascasarjana IPI Garut diharapkan dapat terus mengasah kompetensi profesional dan sosialnya sebagai calon pendidik masa depan yang adaptif.***Red















