• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, September 15, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

ASN Muda Garut Dorong Birokrasi Lebih Responsif dan Transparan, Pelayanan Kesehatan Harus Berorientasi pada Masyarakat

bydejurnalcom
Selasa, 15 September 2026
Reading Time: 4 mins read
ASN Muda Garut Dorong Birokrasi Lebih Responsif dan Transparan, Pelayanan Kesehatan Harus Berorientasi pada Masyarakat

Rifki Zaenal, A.Md.Kep.

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut — Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan semata-mata menjalankan rutinitas pekerjaan dan menyelesaikan tugas kedinasan. Lebih dari itu, status sebagai abdi negara membawa tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Semangat tersebut menjadi salah satu prinsip yang dipegang Rifki Zaenal, A.Md.Kep, yang selain menjalankan tugas sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut pada bidang kesehatan, juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Menurut Rifki, generasi muda yang memilih menjadi ASN memiliki tanggung jawab besar untuk ikut mendorong perubahan positif di lingkungan birokrasi. Perubahan tersebut tidak selalu harus diwujudkan melalui kebijakan besar, tetapi dapat dimulai dari cara bekerja, memberikan pelayanan, menerima kritik, serta memastikan setiap tugas yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

BacaJuga :

Kerja 70 Kader Posyandu Ciharalang Kini Ditopang Perangkat Baru dari Asep Rahmat

Janji Reses Ditepati, Asep Rahmat Serahkan Laptop untuk Posyandu Pamalayan

Polisi Bersama Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan

Ia menilai bidang kesehatan menjadi salah satu sektor yang sangat strategis karena berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Setiap masyarakat membutuhkan akses terhadap pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, terjangkau, berkualitas, dan tidak diskriminatif.

“Menjadi ASN bukan hanya tentang menjalankan rutinitas pekerjaan, tetapi juga tentang bagaimana memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebagai ASN yang masih muda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, saya memiliki visi untuk ikut mendorong perubahan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik, khususnya di bidang kesehatan,” ujar Rifki saat ditemui dejurnal.com, Selasa(15/9/2026).

Anggaran Besar Harus Berbanding Lurus dengan Kualitas Pelayanan

Rifki berpandangan bahwa besarnya perhatian dan anggaran pemerintah terhadap sektor kesehatan harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya anggaran yang disediakan maupun banyaknya program yang dilaksanakan. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, penggunaan anggaran harus dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap program idealnya memiliki tujuan yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Pelayanan kesehatan juga harus terus dievaluasi. Keluhan masyarakat, persoalan di lapangan, keterbatasan fasilitas, maupun hambatan dalam mengakses pelayanan harus menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah.

“Ketika berbicara mengenai pelayanan kesehatan, yang menjadi ukuran akhirnya adalah masyarakat. Apakah mereka mendapatkan pelayanan dengan baik, apakah aksesnya mudah, apakah prosesnya cepat, dan apakah program yang dibuat pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan mereka,” demikian pandangan Rifki.

Kritik Bukan Perlawanan, Melainkan Instrumen Perbaikan

Sebagai bagian dari generasi muda birokrasi, Rifki juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang terbuka terhadap kritik dan evaluasi.
Baginya, kritik tidak seharusnya selalu dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap pimpinan atau institusi. Kritik yang disampaikan dengan dasar data dan fakta justru dapat menjadi instrumen untuk menemukan persoalan sekaligus mencari jalan keluar.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kritik harus disampaikan secara bertanggung jawab. Kritik hendaknya tidak berhenti pada penyampaian persoalan, tetapi juga diikuti dengan alternatif solusi.
Menurutnya, perbedaan pandangan dalam sebuah organisasi maupun pemerintahan merupakan hal yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana perbedaan tersebut dikelola secara profesional sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Persoalan sebaiknya disampaikan berdasarkan data, fakta, dan solusi. Jangan sampai kritik hanya menjadi opini atau kepentingan pribadi. Kritik harus menjadi bagian dari proses memperbaiki pelayanan dan tata kelola,” tegasnya.

Aktif di Organisasi Kemasyarakatan, Tetap Menjaga Profesionalitas ASN

Di luar tugas kedinasannya, Rifki juga aktif sebagai Sekretaris Jenderal dalam sebuah organisasi kemasyarakatan. Keterlibatan tersebut menurutnya memberikan pengalaman tambahan dalam memahami berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Interaksi dengan masyarakat melalui organisasi kemasyarakatan membuat dirinya dapat melihat secara lebih dekat berbagai aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat.

Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk memahami bahwa persoalan masyarakat sering kali tidak sesederhana yang terlihat dari balik meja birokrasi.
Namun, Rifki menyadari sepenuhnya bahwa aktivitas sebagai bagian dari organisasi kemasyarakatan harus tetap ditempatkan secara proporsional dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai ASN.
Profesionalitas dalam menjalankan tugas kedinasan tetap menjadi prioritas. Aktivitas organisasi di luar kedinasan tidak boleh mengganggu pelaksanaan pekerjaan, apalagi mencampurkan kepentingan organisasi dengan kewenangan maupun jabatan sebagai ASN.

Ia juga menegaskan pentingnya memegang teguh ketentuan peraturan perundang-undangan, etika birokrasi, serta prinsip netralitas ASN.
Dengan demikian, keterlibatan dalam organisasi kemasyarakatan bukan menjadi alasan untuk mengabaikan profesionalitas, melainkan dapat menjadi ruang pembelajaran sosial selama dijalankan sesuai koridor hukum dan ketentuan yang berlaku.

Perubahan Bisa Dimulai dari Hal-Hal Sederhana

Bagi Rifki, perubahan birokrasi tidak harus selalu menunggu seseorang menduduki jabatan tinggi. Perubahan dapat dimulai dari setiap individu yang berada di dalam sistem pemerintahan.
Mulai dari bekerja secara disiplin, memberikan pelayanan dengan ramah, menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan, terbuka terhadap evaluasi, menghindari penyalahgunaan kewenangan, hingga menggunakan sumber daya negara secara bertanggung jawab.
Hal-hal tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi apabila dilakukan secara konsisten oleh banyak ASN, akan memberikan dampak besar terhadap kualitas birokrasi.

Visinya pun sederhana namun mendasar: birokrasi harus hadir untuk memberikan solusi, bukan justru menambah persoalan masyarakat.

Prinsip tersebut menjadi penting karena masyarakat tidak hanya membutuhkan pemerintah yang mampu membuat kebijakan, tetapi juga pemerintah yang mampu hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan.
Dalam konteks pelayanan kesehatan, kehadiran pemerintah bahkan menjadi sangat penting karena menyangkut keselamatan, kualitas hidup, dan kebutuhan dasar masyarakat.

ASN Muda Adalah Penggerak Perubahan

Rifki melihat generasi muda ASN memiliki posisi strategis dalam proses pembaruan birokrasi. Mereka merupakan bagian dari generasi yang akan meneruskan roda pemerintahan sekaligus menentukan wajah birokrasi pada masa mendatang.
Karena itu, ASN muda tidak cukup hanya memiliki kemampuan teknis sesuai bidang pekerjaannya. Mereka juga dituntut memiliki integritas, keberanian menyampaikan gagasan, kemampuan menerima kritik, kepedulian terhadap masyarakat, serta komitmen terhadap pelayanan publik.
Menurutnya, birokrasi yang profesional tidak lahir hanya dari aturan, tetapi juga dari karakter orang-orang yang menjalankan aturan tersebut.

ASN yang bekerja dengan integritas akan memahami bahwa jabatan adalah amanah, bukan fasilitas untuk kepentingan pribadi.
Sementara pelayanan publik yang baik akan lahir ketika ASN menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama dalam menjalankan tugas.

“Generasi muda hari ini memiliki amanah untuk ikut memperbaiki birokrasi. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus mampu memberikan gagasan, bekerja dengan benar, terbuka terhadap kritik, dan memastikan pelayanan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada akhirnya, semangat perubahan yang dibawa ASN muda seperti Rifki Zaenal menjadi bagian dari harapan agar birokrasi di Kabupaten Garut semakin profesional, transparan, responsif, dan mampu menjawab tantangan masyarakat.

Perubahan mungkin tidak selalu hadir dalam bentuk kebijakan besar. Terkadang, perubahan dimulai dari satu pelayanan yang diberikan dengan tulus, satu persoalan yang diselesaikan dengan benar, satu kritik yang diterima dengan lapang, dan satu keputusan yang dibuat dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Sebab, menjadi abdi negara pada hakikatnya bukan sekadar tentang memiliki jabatan, tetapi tentang seberapa besar keberadaan seorang ASN mampu menghadirkan manfaat bagi negara dan masyarakat yang dilayaninya.***Willy/Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Heryana Maju di Pilkades Saguling, Usung Semangat “Ngurus Lembur”

Related Posts

Heryana Maju di Pilkades Saguling, Usung Semangat “Ngurus Lembur”
deNews

Heryana Maju di Pilkades Saguling, Usung Semangat “Ngurus Lembur”

Selasa, 15 September 2026
Pilkades Kujang Memanas, Imam Tijani Tawarkan Perubahan dan Transparansi
deNews

Pilkades Kujang Memanas, Imam Tijani Tawarkan Perubahan dan Transparansi

Selasa, 15 September 2026
Damkar Padamkan Kebakaran Lahan Kering di Jatiluhur, Polisi Amankan ODGJ
deNews

Damkar Padamkan Kebakaran Lahan Kering di Jatiluhur, Polisi Amankan ODGJ

Selasa, 15 September 2026
Kerja 70 Kader Posyandu Ciharalang Kini Ditopang Perangkat Baru dari Asep Rahmat
deNews

Kerja 70 Kader Posyandu Ciharalang Kini Ditopang Perangkat Baru dari Asep Rahmat

Selasa, 15 September 2026
Janji Reses Ditepati, Asep Rahmat Serahkan Laptop untuk Posyandu Pamalayan
deNews

Janji Reses Ditepati, Asep Rahmat Serahkan Laptop untuk Posyandu Pamalayan

Selasa, 15 September 2026
Polisi Bersama Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan
deNews

Polisi Bersama Damkar dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan

Senin, 14 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

KabarDaerah

TPU Daraulin Margaasih Berdampak Positif Pada Masyarakat

Kamis, 17 November 2022

32 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dari Klaster Industri

Senin, 28 September 2020

Kapolres Purwakarta : Operasi Yustisi Sasaran Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Selasa, 15 September 2020

Leuwi Tonjong, Kawasan Wisata Lokal Kelas Dunia

Rabu, 29 Agustus 2018

Banyak Bangunan Liar di Sepanjang Exit Tol Soreang, Dinas PUTR Kabupaten Bandung Larang Pembangunan Tanpa Izin

Kamis, 13 Februari 2025
Ketua DKKG, Irwan Hendarsyah, SE

Gebrakan Kapolres Baru Jaring Puluhan Remaja Penikmat Pil Setan, DKKG : Tamparan Bagi Generasi Tak Berbudaya

Minggu, 20 Juni 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste