Dejurnal.com, CIAMIS. Anggota DPR RI Rina Sa’adah turun langsung memantau penyaluran Bantuan Pangan (Banpangan) di Desa Cikoneng, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Senin (21/9/2026).
Kehadiran Rina bukan sekadar melihat proses penyaluran. Ia juga mengecek langsung kondisi beras yang diterima masyarakat untuk memastikan bantuan pangan tersebut dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.
Saat melakukan pengecekan, Rina memeriksa kondisi kemasan beras sekaligus memastikan tidak terdapat indikasi yang menunjukkan adanya persoalan pada kualitas bantuan.
“Untuk kondisi packing baik dan juga tidak tercium bau,” ujar Rina.
Menurutnya, pengawasan di lapangan penting dilakukan agar bantuan yang diberikan kepada masyarakat benar-benar sesuai dengan standar yang diharapkan. Terlebih, beras menjadi salah satu kebutuhan pokok yang langsung dikonsumsi oleh keluarga penerima manfaat.
Rina berharap bantuan pangan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Ciamis yang menerima Banpangan.
“Mudah-mudahan bantuan beras ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Ciamis,” katanya.
Dalam pemantauan tersebut, Rina juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait pengembangan bantuan pangan. Salah satu usulan yang disampaikan warga yakni agar bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk beras, tetapi juga dilengkapi kebutuhan pokok lainnya seperti minyak goreng.
Rina mengatakan aspirasi tersebut akan dibawa dan disampaikan sebagai masukan dalam pembahasan program bantuan pangan ke depan.
“Ke depannya, aspirasi masyarakat terkait keinginan agar bantuan ditambahkan minyak goreng akan saya sampaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Ciamis Johan Wahyudi menegaskan komitmen Bulog untuk memberikan pelayanan terbaik dalam proses penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Menurut Johan, kualitas beras menjadi salah satu hal yang terus diperhatikan. Apabila dalam penyaluran ditemukan beras yang kondisinya tidak sesuai atau dinilai tidak layak konsumsi, Bulog siap menindaklanjutinya.
“Bulog akan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi penerima bantuan. Jika ada beras yang dinilai tidak layak, Bulog siap mengganti beras tersebut,” katanya.
Dengan pemantauan langsung di lapangan dan komitmen Bulog terhadap kualitas bantuan, penyaluran Banpangan diharapkan berjalan sesuai ketentuan. Masyarakat pun dapat menerima bantuan dalam kondisi baik dan memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga. (Nay Sunarti)

















