Dejurnal.com,Purwakarta – Tawa dan keceriaan anak-anak mewarnai halaman Polres Purwakarta, Rabu (7/10/2026). Sebanyak 100 siswa dan 15 guru TK Rabbani Kabupaten Purwakarta mengikuti kegiatan Polantas Menyapa, Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dan Outing Class yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut tidak sekadar menjadi kunjungan edukasi ke lingkungan kepolisian. Anak-anak diajak mengenal polisi secara lebih dekat sekaligus mendapatkan pengetahuan dasar tentang keselamatan berlalu lintas melalui metode belajar yang ramah, interaktif dan menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan Satlantas memperkenalkan profesi kepolisian, khususnya tugas anggota Satuan Lalu Lintas. Anak-anak juga diajarkan cara aman menyeberang jalan (Camejasa) dan dikenalkan dengan berbagai rambu-rambu lalu lintas yang penting diketahui sejak dini.
Edukasi kemudian diperluas dengan pesan tentang pencegahan perundungan atau bullying. Anak-anak diajak memahami pentingnya saling menghargai, tidak menyakiti teman, serta berani menyampaikan kepada guru atau orang tua apabila mengalami maupun melihat tindakan perundungan.
Agar pesan mudah diterima, seluruh materi dikemas melalui komunikasi dua arah, permainan dan bernyanyi bersama. Interaksi tersebut membuat suasana pembelajaran menjadi lebih dekat, sehingga anak-anak dapat mengenal polisi sebagai sosok yang ramah dan bersahabat.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini, mengatakan pendidikan keselamatan dan pembentukan karakter perlu dimulai sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat. Melalui kegiatan seperti ini, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas, tetapi juga belajar untuk tertib, saling menghargai dan menjaga diri. Harapannya, kebiasaan baik tersebut dapat dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi kepada anak-anak juga memiliki dampak yang lebih luas karena dapat menjadi bagian dari pembentukan budaya keselamatan di lingkungan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh anak dapat diteruskan kepada orang tua dan lingkungan sekitarnya.
Kegiatan Polsanak tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi Program Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat”. Program ini menekankan bahwa kehadiran Polri bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir dalam kehidupan masyarakat melalui edukasi, komunikasi dan pelayanan.
Dalam konteks kegiatan Polsanak, Polisi Bersama Masyarakat diwujudkan dengan mendekatkan polisi kepada anak-anak melalui pendekatan humanis. Polisi hadir untuk melindungi, mengayomi dan melayani, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat sejak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Purwakarta berharap pesan keselamatan berlalu lintas tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan anak-anak ketika berada di jalan bersama orang tua maupun keluarga.***Ade Irma



















