• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Juli 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Sikap APDESI Kepada Pemerintahan Baru, Begini Kata H. Dadang Suryana

bydejurnalcom
Rabu, 20 Januari 2021
Reading Time: 3 mins read
Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana. (Foto : Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) harus mengawal pemerintahan Kabupaten Bandung, termasuk kepada pemerintahan yang baru sampai masa titik jabatan habisnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I APDESI Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana yang juga sebagai Kepala Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih mengharapkan mendukung bupati yang baru setelah dilantik nanti.

“Apdesi harus mengawal kebijakan-kebijakan bupati baru sehingga beliau bisa sampai kepada finis lima tahun ke depan,” kata H. Dadang saat ditemui dejurnal.com di bilangan Komplek Perumahan Taman Kopo II, Margaasih, Selasa (19/1/2021).

BacaJuga :

Bupati Herdiat Minta Pengurus Baru IDI Ciamis Jadi Mitra Strategis Pemkab di Bidang Kesehatan

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna, Ini Agenda yang Disampaikan

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Penetapan Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Salah satu dukungan pengawalan itu, terang H. Dadang, Apdesi harus bisa memberi masukan-masukan kepada bupati baru. “Meski mungkin bisa saja diterimanya tidak enak atau tidak berkenan, yang penting kita bisa memberi masukan, kita saling menasehati antara buptai dan kepala desa saling memberi masukan untuk kemajuan Kabuaten Bandung di masa datang. Menjalin komunikasi yang baik lah, dalam artian sesuai porsi masing-masing. Bukan berarti ketua APDESI ingin menyaingi bupati,” tuturnya.

H. Dadang mengaku, setelah dilantik, secara hirarki kepengurusan APDESI nanti akan menghadap. “Kenapa sekarang belum? Kalau bahasa Sunda mah gede wiwaha lah. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan ada prasangka,”terangnya.

H. Dadang menandaskan, jangan sampai ada dugaan di Kabupaten Bandung ada matahari dua. “Padahal kan tidak ada. Pa Dadang Supriatna saya kira sama memposisikan diri ia kan belum dilantik. Pa Dadang M Naser pun kan masih menjabat bupati. Harus sama-sama kita jaga agar hubungan baik ini terus berlangsung, baik dengan bupati yang sekarang maupun dengan yang akan dilantik nanti,” imbuhnya.

H. Dadang menerangkan, APDESI harus betul-betul menunjukkan kemandirian, dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. APDESI tambahnya, harus berusaha meningkatkan kapasitasnya, bekerja sesuai dengan tujuan dibentuknya APDESI.

“APDESI harus bisa bekerja sama dengan pemerintahan daerah dalam artian sama-sama saling membutuhkan. APDESI dibutuhkan pemerintah daerah, pemerintah daerah dibutuhkan APDESI dalam rangka sma-sama untuk memajukan pemerintah desa, memajukan kesejahteraan masyarakat desa yang ada di desa masing-masing,” sabungnya.

APDESI, lanjut H. Dadang tidak boleh berapliasi terhadap partai politik. “Jadi APDESI itu berdiri diatas semua partai politik dan bekerja untuk semua, dalam artian untuk kepentingan pemerintah desa,” katanya.

H. Dadang Suryana berharap di masa kepengurusan tahun 2021-2026 nanti betul-betul terbentuk APDESI yang bisa membawa aspirasi masyarakat.

“Kemungkinan anatara bulan Juni atau Juli digelar Muscab/ Musda APDESI. Cuma permasalahannya Juni itu ada pesta demokrasi Pilkades. Saya ingin agar kepala desa yang baru bisa berkontribusi untuk pemilihan ketua APDESI Kabupaten Bandung. Muscab/Musda APDESI diharap bisa dilakasanakan setelah Pilkades,” terangnya.

Banyak kepala desa menyebut nama H. Dadang Suryana layak untuk memimpin APDESI Kabupaten Bandung periode 2021-2026. Menanggapi hal itu, dan ditanya bagaimana minatnya, H. Dadang mengatakan bukan masalah berminat atau tidak. Ia yakin kalau semua kepala desa punya keinginan untuk memajukan desanya melalui APDESI.

“Saya sudah tiga periode menjabat jadi kepala desa, tapi kalau memang ada hal-hal yang diperlukan insyaalloh saya siap untuk menjadi ketua Apdesi Kabupaten Bandung. Cuma catatannya itu, saya yakin dan percaya bahwa garda terdepan APDESI itu para kepala desa. 270 kepala desa di Kabupaten Bandung ditambah lagi dengan perangkat desanya, mereka mengerti bahawa APDESI itu bukan untuk mencari keuntungan materi, apa lagi keuntungan pribadi,” jelasnya.

Para kepala desa itu, menurut H. Dadang berbeda dengan masyarakat awam. Mereka sudah mengerti apa tugas Apdesi, bagaimana Apdesi ke depan. “Jadi kalau kepala desa itu tidak bisa didorong-dorong, apa lagi dipaksa- paksa karena APDESI itu bukan unuk kmencari keuntungan. Jadi saya berharap ketua APDESI nanti tidak menggunakan APDESIA untuk mencari keuntungan. Yang sudah-sudah banyak seperti itu sehingga jadi bumerang,” katanya.

H. Dadang menyebut, banyak kades terutama yang muda-muda mumpuni untuk menjadi ketua APDESI yang dapat membawa APDESI ke arah yang lebih bagus. “Tidak bisa bisa hanya dengan power saja untuk menjadi ketua APDESI. IT- nya harus menunjang, hubungan ke bawah ke atasnya harus betul-berul bagus, sehingga nanti bisa membawa pemerintahan desa ke arah yang lebih bagus,” katanya.

Meski H. Dadang siap menjadi Ketua APDESI Kabupaten Bandung, namun ia menyebut banyak yang muda dan potensial. “Yang sudah tiga peroode jadi kepala desa sebaiknya diam lah. Terima kasih bagi para kepala desa yang mempercayai saya,” tandasnya.***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Peringati HPN 2021 PWI Kabupaten Bandung Gelar Bakti Sosial dan Lomba Foto-Karya Tulis Jurnalistik

Next Post

Bupati Purwakarta: Bertani Dilembaga Pendidikan kembalikan Kultur Anak Anak Peka terhadap Lingkungan

Related Posts

RSUD Ciamis Targetkan Layanan Pasang Ring Jantung Beroperasi Akhir 2026
deNews

RSUD Ciamis Targetkan Layanan Pasang Ring Jantung Beroperasi Akhir 2026

Jumat, 10 Juli 2026
Angka Stunting Ciamis Masih 20 Persen, Penanganan Diminta Lebih Terukur
deNews

Angka Stunting Ciamis Masih 20 Persen, Penanganan Diminta Lebih Terukur

Jumat, 10 Juli 2026
Bupati Herdiat Patok Standar Tinggi: RSUD Ciamis dan Kawali Harus Beri Pelayanan Selevel Kelas A
deNews

Bupati Herdiat Patok Standar Tinggi: RSUD Ciamis dan Kawali Harus Beri Pelayanan Selevel Kelas A

Jumat, 10 Juli 2026
Bupati Herdiat Minta Pengurus Baru IDI Ciamis Jadi Mitra Strategis Pemkab di Bidang Kesehatan
deNews

Bupati Herdiat Minta Pengurus Baru IDI Ciamis Jadi Mitra Strategis Pemkab di Bidang Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna, Ini Agenda yang Disampaikan
deNews

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna, Ini Agenda yang Disampaikan

Kamis, 9 Juli 2026
DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Penetapan Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025
deNews

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna Penetapan Persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Kamis, 9 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

TPPD Bersama APDESI Garut Gelar Rakor Lintas Sektoral

Kamis, 8 Januari 2026

Heri Rafni Kotari Tegaskan Fungsi DPRD dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Ciamis

Senin, 20 Oktober 2025

Pendopo Dibanjiri Karangan Bunga Ucapan Selamat Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Salah Satunya Dari ABAM Garut

Kamis, 20 Februari 2025

Eksistensi PPID Jadi Kendala Keterbukaan Informasi Publik di Purwakarta

Senin, 26 April 2021

DPRD dan Bupati Purwakarta Sepakat Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2026 Sebesar Rp 2,4 T Ditandatangani

Senin, 20 Oktober 2025
Bupati Garut (tengah) saat persiapan simulasi ayo (masuk) sekolah di SMPN 1 Garut.

Kabupaten Garut Mulai Simulasikan Sekolah Belajar Tatap Muka

Senin, 19 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste