• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Upaya Tingkatkan RLS, Bupati Bandung Bangun 17 Sekolah

bydejurnalcom
Jumat, 8 Oktober 2021
Reading Time: 2 mins read
Bupati Bandung Dadang Supriatna (baju hijau) meninjau lokasi salah satu titik lahan untuk pembangunan SMP di Kecamatan Margaasih, Kamis (7/10/2021). (Sopandi/dejurnal.com)

Bupati Bandung Dadang Supriatna (baju hijau) meninjau lokasi salah satu titik lahan untuk pembangunan SMP di Kecamatan Margaasih, Kamis (7/10/2021). (Sopandi/dejurnal.com)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna mengatakan, Pemda Kabupaten Bandung akan membangun 17 sekolah baru (16 SMP dan 1 SD). Dari jumlah itu, sebanyak 12 titik lokasi sudah siap untuk dilaksanakan pembangunannya, sedangkan yang 5 dianggap belum siap.

Hal itu dikatakan Dadang Supriatna saat meninjau 6 titik lokasi yang akan dijadikan tempat pembangunan sekolah baru, yakni di Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, Banjaran, Cangkuang, Soreang dan Kecamatan Margaasih, Kamis (7/10/2021).

“Sebanyak 12 lokasi pembangunannya akan dilakukan tahun ini, sementara 5 pembangunan lainnya akan kita anggarkan di 2022,” kata Dadang Supriatna di sela kegiatan peninjauan di kawasan Taman Kopo V Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kamis (7/10/2021).

BacaJuga :

PMII Soroti Pendidikan Politik di Ciamis, DPRD dan Partai Politik Diminta Tak Hanya Aktif Saat Pemilu

Akses PERLINSOS Kini Terhubung IKD, Disdukcapil Ciamis Bergerak Cepat Siapkan Operator Kecamatan

BAZNAS Tanggap Bencana Ciamis Turun ke Lokasi Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong

Dadang Supriatna juga punya niat membangun SMA, sehingga ada beberapa lokasi yang bisa diintegrasikan dengan bangunan SMA.

Menurut pria yang akrab disapa Kang DS ini, banyak membangun sekolah diperlukan untuk meningkatkan angka rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Bandung.

“Minggu depan, Insyaa Allah pembangunan di 12 lokasi ini bisa dimulai. Untuk tahun ini 1 rumbel. Apabila penyerapan siswa siswinya banyak, maka ke depan akan dilakukan penambahan ruangan lagi, ” terangnya.

Kang DS optimis dengan ditambah adanya program beasiswa di 2023, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung minimal di angka 10 tahun bisa direalisasikan.

Kang DS menyebutkan, anggaran yang akan dikeluarkan untuk pembangunan 12 SMP baru tersebut secara keseluruhan berkisar di Rp 3,4 miliar.

Untuk pengadaan guru pun tidak luput dari perhatian Bupati Bandung. “Tentu kita harus mempersiapkan SDM-nya. Apakah kita usulkan langsung dari ASN, artinya digeser dari sekolah yang ada, atau untuk sementara ada guru honorer dulu. Kita akan lapor ke BKN (Badan Kepegawaian Negara) tentang kebutuhan di sekolah ini,” terangnya.

Di tempat yang sama saat meninjau lokasi untuk pembangunan sekolah di Margaasih, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Juhana menyampaikan, Di Kabupaten Bandung saat ini ada sekitar 330 unit SMP.

Ia menilai jumlah tersebut, cukup memadai untuk memfasilitasi pelajar Kabupaten Bandung. Namun, dari sisi kewajiban pemerintah daerah terhadap pembangunan unit sekolah baru, dibandingkan dengan sekolah swasta, masih terbilang rendah.

Menurut Juhana, dari 330 SMP, yang statusnya negeri baru 77 unit, sehingga ada kewajiban pemerintah daerah untuk meningkatkannya.

“Ini mempertimbangkan letak geografis wilayah kita, kemudian juga kondisi sosial ekonomi masyarakat,” terangnya.

Juhana menilai, masyarakat kebanyakan masuk sekolah negeri menjadi suatu keharusan. Alasannya Karena sekolah negeri bebas SPP dan uang lain-lain, sedengkan sekolah swasta berbayar.

Dengan demikian, lanjut Juhana Pemda memiliki kewajiban untuk mendirikan sekolah baru. Sementara untuk sekolah swasta, pihaknya akan terus mengembangkan dari aspek kesetaraan mutu, baik dari sisi kwalitas sarana prasarana (sarpras) maupun pembelajaran.

Menurut Juhana, sekolah swasta yang ada itu beragam, dari yang alit sampai yang elit.
Tidak semua masyarakat ekonominya mencukupi untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta.

Karena itulah, terang Juhana dalam rangka memenuhi hak-hak pendidikan anak-anak, pemerintah harus menyediakan fasilitasnya. “Insyaa Allah, upaya ini akan berkontribusi terhadap peningkatan RLS,” pungkasnya. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Bupati Subang Beri Bantuan Stimulan Kepada Para RT di Kecamatan Cibogo

Next Post

Warga Rahayu dan Mekarrahayu Butuh SMPN Baru, Camat Berharap Pembangunannya Segera Terwujud

Related Posts

Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta
deNews

Satgas Citarum Harum sektor 7 Perkuat Pengawasan Terhadap aktifitas Pembuangan limbah di Purwakarta

Jumat, 22 Mei 2026
Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor
deNews

Herdiat Beberkan Regulasi Baru Liga 2, PSGC Sudah Kantongi Sponsor

Jumat, 22 Mei 2026
Forkopimcam Cibatu Monitoring IPAL SPPG, Pastikan Pengelolaan  Ramah Lingkungan
deNews

Forkopimcam Cibatu Monitoring IPAL SPPG, Pastikan Pengelolaan Ramah Lingkungan

Jumat, 22 Mei 2026
PMII Soroti Pendidikan Politik di Ciamis, DPRD dan Partai Politik Diminta Tak Hanya Aktif Saat Pemilu
deNews

PMII Soroti Pendidikan Politik di Ciamis, DPRD dan Partai Politik Diminta Tak Hanya Aktif Saat Pemilu

Jumat, 22 Mei 2026
Akses PERLINSOS Kini Terhubung IKD, Disdukcapil Ciamis Bergerak Cepat Siapkan Operator Kecamatan
deNews

Akses PERLINSOS Kini Terhubung IKD, Disdukcapil Ciamis Bergerak Cepat Siapkan Operator Kecamatan

Jumat, 22 Mei 2026
BAZNAS Tanggap Bencana Ciamis Turun ke Lokasi Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong
deNews

BAZNAS Tanggap Bencana Ciamis Turun ke Lokasi Dugaan Bunuh Diri di Jembatan Cirahong

Jumat, 22 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Kerjasama Dengan IPB Bogor, IKM Ponorogo Gelar Pelatihan Sterilisasi Sate Ayam

Selasa, 21 Juni 2022

Pemkab Ciamis Gelar Workshop PPK BLUD Bidang Kesehatan

Kamis, 13 Februari 2025

BAZNAS Ciamis Terima Kunjungan Studi Tiru dari BAZNAS Majalengka, Bahas Penguatan Program Infaq Desa dan Digitalisasi Zakat

Selasa, 22 April 2025

Bupati Herman Minta Pejabat Pemkab Cianjur Berlebaran di Wilayah Terdampak Gempa

Kamis, 6 April 2023

Beri Kenyamanan Pemudik, 400 Titik PJU Dipasang di Jalur Mudik Garut

Minggu, 23 Maret 2025

Kepsek SMPN 2 Cikoneng Tolak Publikasi Proyek Revitalisasi Rp1,29 Miliar

Jumat, 15 Agustus 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste