DeJurnal.com, Cianjur – Polri tertibkan pengguna jalan yang memanfaatkan situasi Bencana alam gempa Bumi di Cianjur untuk menjadi tempat wisata bencana dadakan. Sabtu (3/12/2022).
Seiring dengan maraknya beredar luas di media sosial isi konten-konten yang memanfaatkan situasi Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Cianjur yang tidak ikut berpartisipasi/sumbangsih namun hanya mencari popularitas sehingga menggangu mobilisasi bantuan polri bersiaga di sekitar tenda tenda pengungsian.
“Kami akan tertibkan kepada masyarakat yang hanya melewat lokasi tenda pengungsian hanya untuk membuat konten-konten yang hanya akan meninmbulkan permasalahan baru.” Ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim tompo S.I.K., M.Si
“Sangat disayangkan ketika saudara kita sedang membutuhkan bantuan pasca bencana gempa bumi yang mengakibatkan longsor juga banyak kehilangan keluarga dan rumah disisilain memanfaatkan situasi tersebut untuk mencari popularitas dengan konten-konten.” ujarnya.
“Diharapkan kesadarannya kepada masyarakat yang memanfaatkan situasi tersebut untuk membuat konten-konten agar tidak membuat konten tersebut dan alangkah lebih baiknya berpartisipasi langsung kepada saudara kita yang sedang terkena bencana” tambahnya.
Disamping itu Maraknya masyarakat yang datang ke lokasi bencana alam disekitar posko pengungsian maupun ditempat longsor yang mengakibatkan terjadinya kepadatan kendaraan sehingga membuat polri turun tangan untuk mengamankan dan mengintrogasi pengendara yang berhenti hanya untuk melihat lihat saja dan hanya ingin berfoto saja hal tersebut sangat mengganggu lalu lintas. ***Deri Acong