• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Februari 20, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Siswi SMP di Ciambar Tewas Tenggelam Saat Ikuti MPLS

bydejurnalcom
Minggu, 23 Juli 2023
Reading Time: 2 mins read
Siswi SMP di Ciambar Tewas Tenggelam Saat Ikuti MPLS
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Sukabumi – Nasib naas menimpa MAP (13) salah satu siswi SMP di Ciambar yang tewas tenggelam di Sungai Cileuleuy saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Sabtu (22/07/2023) sekitar pukul 11.00 WIB.

Paman korban, Wawan (45 tahun) mengatakan, kegiatan MPLS telah berlangsung selama seminggu, mulai dari Senin, 17 Juli hingga 23 Juli 2023. Pada hari Jumat, 22 Juli, korban menginap di sekolah dan keesokan paginya bersama teman-temannya mengenali lembah, hutan dan sungai.

Baca juga : Kasus Susur Sungai Akibatkan 11 Siswa Ciamis Tewas Tenggelam, Ini Perkembangannya

BacaJuga :

Polsek Garut Kota Lakukan Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk

Distribusi MBG di Ciamis Selama Ramadan dan Libur Idul Fitri Disesuaikan, Prioritaskan Gizi dan Keamanan Pangan

Pabrik Produksi Mie Basah Yang Mengandung Formalin di Garut, Berhasil Terbongkar Ditreskrimsus Polda Jabar

“Berawal dari kegiatan pagi, para siswa melanjutkan perjalanan menyusuri sungai Cileuleuy untuk berenang. Saat itu, dikabarkan ada teman korban yang berusaha berenang dan tanpa disangka tenggelam,” ujarnya

Wawan menyatakan korban inisial MAP berusaha menolong temannya, namun nasib malang menimpanya, ia sendiri yang akhirnya menjadi korban tenggelam. Teman yang berhasil diselamatkan kemudian memberitahukan keluarga korban dan membawa beberapa barang milik korban pulang,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Wawan, keluarga korban, khususnya ibu korban Hera (35 tahun), merasa curiga saat mengetahui anaknya tidak pulang setelah MPLS berakhir.

“Di saat ibunya bertanya, kemana anaknya, terhadap temannya menjawab pergi main dulu. Ibunya merasa curiga, karena anaknya jarang main setelah pulang sekolah,” jelas Wawan.

Baca juga : Belasan Anggota Pramuka, Siswa MTs di Ciamis Mati Tenggelam Saat Ikuti Kegiatan Susur Sungai

Menurut Wawan ketidakjelasan dari pihak sekolah yang tidak mengetahui keberadaan korban membuat keluarga mencurigai ada sesuatu yang tidak beres.

Berbekal kecurigaan pihak keluarga mendatangi sekolah dengan membawa saksi yang merupakan teman korban,” tuturnya.yang saat itu berkegiatan serupa.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, bersama dengan warga sekitar, Wawan menyebut warga mulai mencari korban sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga pada akhirnya warga insisatif dengan membawa teman korban ke lokasi kejadian sekira pukul 14.00 WIB.

“Meminta saksi menceritakan di mana titik lokasi korban tenggelam. Sampai dengan pencarian membuahkan hasil ketika sekitar pukul 14.30 WIB, korban ditemukan dalam keadaan sudah terbujur kaku dan masih mengenakan seragam pramuka,” paparnya.

Baca juga : Siswa SMP Patokbesi Tenggelam di Sungai Tarum Timur

Wawan menegaskan kejadian ini menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai pengawasan dan tanggung jawab pihak sekolah selama kegiatan MPLS.

“Sungguh hal ini preseden buruk bagi dunia pendidikan akan lemah nya pengawasan yang terjadi, mengingat usia siswa-siswa SMP termasuk dalam kategori usia belia atau di bawah umur,” tandasnya.

Seharusnya, lanjut Wawan, ada pihak sekolah mempersiapkan segala bentuk kemungkinan baik buruknya saat menyetujui kegiatan yang dimaksud dan tentunya kegiatan itu di ketahui oleh seluruh steakholder di sekolah itu terlebih kepala sekolah nya,bimbingan yang lebih intensif dari pihak sekolah atau organisasi siswa (OSIS) dalam mengawasi para peserta.

“Jika ada guru pembimbing yang hadir, setidaknya akan ada upaya untuk menyelamatkan korban ketika kecelakaan terjadi,” imbuhnya.

Lebih jelasnya Wawan menuturkan, kegiatan MPLS ini merupakan tanggung jawab penuh pihak sekolah karena merupakan bagian dari kegiatan sekolah.

“Harapannya, pihak sekolah harus memiliki koordinasi yang baik dengan pihak terkait dan melaporkan keberadaan siswa-siswi yang mengikuti MPLS untuk memudahkan tindakan pencarian jika terjadi kehilangan atau kecelakaan,” jelasnya.

Pihak keluarga berharap pihak sekolah menjelaskan dengan jelas tanggung jawab mereka dalam mengawasi kegiatan MPLS serta memberikan informasi yang komprehensif mengenai kegiatan tersebut.

“Dengan demikian, diharapkan insiden seperti ini tidak terulang dan kegiatan MPLS dapat berlangsung dengan aman dan tertib di masa mendatang,” pungkasnya.***Aldy

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polisi Blusukan Ke Sekolah, Sampaikan Imbauan Kamtibmas

Next Post

Jalin Kesepakatan Bersama RS Oesman Hospital, Bupati : Kabupaten Bandung Kekurangan Tempat Rawat Inap

Related Posts

Dilantik Jadi Kadispora Garut, Begini Rencana Asep Mulyana Pimpin Dinas Pemuda dan Olahraga
deSport

Dilantik Jadi Kadispora Garut, Begini Rencana Asep Mulyana Pimpin Dinas Pemuda dan Olahraga

Jumat, 20 Februari 2026
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026
BRI Region 9 Rayakan 130 Tahun dengan Aksi Sosial Nyata di Braga
deBisnis

BRI Region 9 Rayakan 130 Tahun dengan Aksi Sosial Nyata di Braga

Kamis, 19 Februari 2026
Polsek Garut Kota Lakukan Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk
deNews

Polsek Garut Kota Lakukan Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk

Kamis, 19 Februari 2026
Distribusi MBG di Ciamis Selama Ramadan dan Libur Idul Fitri Disesuaikan, Prioritaskan Gizi dan Keamanan Pangan
deNews

Distribusi MBG di Ciamis Selama Ramadan dan Libur Idul Fitri Disesuaikan, Prioritaskan Gizi dan Keamanan Pangan

Kamis, 19 Februari 2026
Pabrik Produksi Mie Basah Yang Mengandung Formalin di Garut, Berhasil Terbongkar Ditreskrimsus Polda Jabar
Hukum dan Kriminal

Pabrik Produksi Mie Basah Yang Mengandung Formalin di Garut, Berhasil Terbongkar Ditreskrimsus Polda Jabar

Kamis, 19 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

DPMPTSP Tegaskan Dapur MBG Harus Penuhi Standar SLHS

Selasa, 30 September 2025

Sambut Cikuray Ekspres Beroperasi, Wakil Bupati Garut Ciptakan Lagu “Kereta Api Garut”

Minggu, 20 Februari 2022

Bukber Bersama Laskar Batara, Raih Cinta Allah Dengan Cinta Sesama

Jumat, 23 April 2021

Polsek Pagaden Giat Apel Gabungan Pengamanan Tahun Baru 2026

Kamis, 1 Januari 2026

Ceng Mujib : Tragedi Pendopo Garut Refleksi Ujian Kepemimpinan, Almagari Komitmen Kawal Pemerintahan Syakur-Putri

Senin, 21 Juli 2025

Sedekah Bumi Kampung Cilodor Kabandungan, Sekda : Jaga dan Lestarikan Warisan Leluhur

Minggu, 20 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste