• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Agustus 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Ciamis, Surga Camilan Tradisional yang Terus Berkembang

bydejurnalcom
Selasa, 4 Februari 2025
Reading Time: 3 mins read
Ciamis, Surga Camilan Tradisional yang Terus Berkembang
ShareTweetSend

Dejurnal,Ciamis – Kabupaten Ciamis dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan camilan tradisional. Berbagai produk khas yang diproduksi di daerah ini tidak hanya mempertahankan cita rasa autentik, tetapi juga terus berkembang hingga dikenal luas di berbagai kota. Beberapa di antaranya adalah koya Melatina, ranginang oyek Hera Snack, dan tengteng Sinar Hidup Cap Apel, yang masing-masing memiliki sejarah panjang serta keunikan tersendiri dalam proses pembuatannya.

Foto : Koya Melatina: Manis, Lembut, dan Digemari Banyak Orang
Foto : Koya Melatina: Manis, Lembut, dan Digemari Banyak Orang

Berlokasi di Desa Margaluyu, Kampung Cisaray, RT 11 RW 03, telah berdiri selama lebih dari 20 tahun. Awalnya didirikan oleh Bapak Didin, usaha ini kemudian diteruskan oleh anaknya sejak tahun 2012 dengan merek Melatina. Saat ini, operasional pabrik dikelola oleh Ibu Rosi Rosmiyati, yang memastikan kualitas produksi tetap terjaga.

Koya Melatina dibuat dari bahan pilihan dan diolah dengan standar tinggi, menghasilkan tekstur lembut serta rasa manis yang pas di lidah. Produk ini telah memiliki banyak pelanggan setia dan kini semakin dikenal di berbagai kota. “Kami hanya memproduksi, sementara pedagang datang ke sini untuk mengambil barang. Jika dari luar kota, seperti dari Jawa atau Bandung, kami bisa mengirimnya langsung,” ujar Ibu Rosi.

BacaJuga :

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Dengan harga yang terjangkau—Rp58.000 per dus berisi 20 pack atau sekitar Rp3.000 per pack—koya Melatina menjadi camilan yang mudah dijangkau oleh semua kalangan. Selain itu, pabrik ini juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dengan sistem kerja yang fleksibel. Bagi yang ingin memesan, bisa langsung menghubungi 089665223541.

Foto : Ranginang Oyek Hera Snack: Tradisional dan Berkualitas
Foto : Ranginang Oyek Hera Snack: Tradisional dan Berkualitas

Berbeda dengan koya, ranginang oyek Hera Snack menawarkan sensasi gurih renyah yang khas. Pabriknya yang berlokasi di Jl. Tentara Pelajar, Dusun Gunung Asih 2, RT 28 RW 08, Desa Margaluyu, telah berdiri selama lebih dari 35 tahun. Usaha ini diwariskan dari orang tua Pak Hadis dan hingga kini masih mempertahankan proses produksi yang tradisional.

Ranginang oyek dibuat dari beras oyek berkualitas yang langsung didatangkan dari Jawa, bukan dari tepung aci seperti ranginang pada umumnya. Proses produksinya pun masih mengandalkan sinar matahari untuk pengeringan, sehingga keaslian rasanya tetap terjaga. Pabrik ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 13.00, dengan tambahan waktu pengemasan jika permintaan sedang tinggi.

Karena kualitas dan cita rasanya yang khas, ranginang oyek Hera Snack telah dipasarkan di berbagai toko oleh-oleh dan sering tampil dalam pameran kuliner. Bahkan, beberapa jaringan minimarket besar seperti Alfamart dan Indomaret menawarkan kerja sama distribusi, meskipun Pak Hadis lebih memilih membatasi produksi demi menjaga kualitas. Saat bulan puasa, permintaan meningkat drastis, dengan harga di pabrik Rp35.000 per bal berisi 10 pack, sementara di pasaran bisa mencapai Rp70.000. Pemesanan dapat dilakukan melalui 081320024003.

Foto : Tengteng Sinar Hidup Cap Apel: Manis Kriuk yang Melegenda
Foto : Tengteng Sinar Hidup Cap Apel: Manis Kriuk yang Melegenda

Satu lagi camilan tradisional khas Ciamis yang masih bertahan hingga kini adalah tengteng Sinar Hidup Cap Apel. Pabriknya yang terletak di Dusun Cisaray, Desa Margaluyu, RT 12 RW 04, telah berdiri sejak tahun 1991. Didirikan oleh Ibu Yuyun, usaha ini kini dikelola bersama putrinya, Ibu Resti Liani, dan suami Ibu Resti.

Tengteng Cap Apel dibuat dari beras, jagung, dan gula merah cair berkualitas tinggi. Bahan-bahannya didatangkan dari daerah Ciawi Singaparna, Jawa, dan Garut, dengan jagung unggul (hibrida) untuk menghasilkan tekstur serta rasa terbaik. Proses produksinya tetap tradisional, dari pemasakan gula, pencampuran dengan jagung atau beras, penggilingan, pemotongan, hingga pengemasan.

Keunggulan tengteng Cap Apel tidak hanya terletak pada bahan bakunya yang berkualitas, tetapi juga kemasannya yang masih mempertahankan tampilan klasik. Produk ini telah dipasarkan hingga ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, dan Jawa Tengah. Dengan harga Rp70.000 per bal berisi 120 picis atau sekitar Rp1.000 per picis, tengteng ini menjadi camilan yang tetap terjangkau. Untuk pemesanan, bisa menghubungi 082115696512.

Keberadaan pabrik-pabrik camilan tradisional di Ciamis membuktikan bahwa makanan khas daerah masih memiliki tempat di hati masyarakat. Dengan mempertahankan proses produksi tradisional serta cita rasa autentik, koya Melatina, ranginang oyek Hera Snack, dan tengteng Sinar Hidup Cap Apel terus berkembang dan diminati oleh berbagai kalangan. Bagi yang ingin mencicipi kelezatan camilan khas Ciamis ini, bisa langsung datang ke pabrik atau membelinya di berbagai toko oleh-oleh dan platform online. (Nay)**

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pj Bupati Subang Permasalahan Sampah Harus Ada Solusinya

Next Post

Pj Bupati Garut Resmikan Gedung Pelayanan Rawat Inap RSUD dr. Slamet

Related Posts

Jelang Muktamar NU ke-35, PCNU Ciamis Gelar Halaqah Kebangsaan
deNews

Jelang Muktamar NU ke-35, PCNU Ciamis Gelar Halaqah Kebangsaan

Sabtu, 22 Agustus 2026
Yayasan Insan Cahaya Arrizquha bersama para relawan SPPG Citalang 02 Peringati HUT  RI ke-81 Gelar Beragam Kegiatan dan Perlombaan
deHumaniti

Yayasan Insan Cahaya Arrizquha bersama para relawan SPPG Citalang 02 Peringati HUT RI ke-81 Gelar Beragam Kegiatan dan Perlombaan

Sabtu, 22 Agustus 2026
Seorang Pria  62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut
deNews

Seorang Pria 62 Tahun Jadi Korban Kekerasan, Dua Pelaku Berhasil Diamankan Polres Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP  di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut
deNews

Bupati Garut Menerima Audiensi dari Gema BSP di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Garut

Jumat, 21 Agustus 2026
HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah
deNews

HUT ke-81 RI, Bupati Garut Tekankan Gerakan Bersih Lingkungan dari Perkantoran hingga Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026
Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI
deNews

Pemkab Garut Ajak 10 Orang dari Berbagai Instansi Ikuti Apel dan Gerakan ASRI Sambut HUT ke-81 RI

Jumat, 21 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Cabup Yena Blusukan Ke Pasar Soreang

Senin, 12 Oktober 2020

Si Jago Merah Lalap Pabrik Lem di Desa Rahayu Margaasih Bandung, 10 Armada dan 40 Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

Kamis, 30 Januari 2025

PGRI Ciamis Lakukan Pengumpulan Donasi Untuk Korban Gempa Cianjur

Sabtu, 26 November 2022

Gaji PPPK Paruh Waktu Jadi Sorotan, BKPSDM Ciamis Tegaskan Sesuai Kemampuan Daerah

Sabtu, 20 September 2025
Tampilan e-KTP atas nama Dedi dengan status perkawinan cerai hidup padahal belum ada akta cerai yang menjadi polemik, karena klaim BPJS Ketenagakerjaan jadi sulit dicairkan.

Camat Cilaku Dipandang Tak Serius Sikapi Polemik e-KTP Resmi Status Abal-Abal

Minggu, 18 April 2021

Warga Korban Banjir Bandang Cimanuk 2016 Gelar Aksi Audiensi di DPRD Garut, Ini Tuntutannya

Rabu, 20 September 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste