• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Februari 22, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deWisata

Desa Cilame Menunggu Pengakuan Desa Wisata

bydejurnalcom
Kamis, 30 Juni 2022
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung sudah terverifikasi calon desa wisata (Cdewi). Kepala Desa Cilame Alo Sobirin mengaku, pihaknya sedang menunggu status pengakuan dari pemda Kabupaten Bandung terkait status desa yang memiliki luas wilayah 580 hektare ini, dari desa rintisan atau Cdewi menjadi Desa Wisata.

“Tetapi apapun penilaian dari pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, saya tidak mau ada penilaian- penilaian yang tidak objektif lah. Silahkan saja dinilai tidak objektif. Tapi kami di desa Cilame ada dan tidak ada pengakuan dari Pemerintah daerah Kabupaten Bandung, karena semua desa sudah kuat di Undang-undang nomor 6, walaupun ada pengakuan kalau desanya tidak ada keinginan untuk menggali potensinya tidak akan berjalan, ” kata Alo Sobirin, Rabu (29/6/2022).

Menurut Alo pengakuan dari pemerintah itu memang penting, karena desa ada di bawah naungan pemerintah. “Bagaimana pun kita ada di bawah naungab pemerintah, baik pemerintah daerah kabupaten, provinsi atau pun pusat. Hanya yang paling kuat itu dukungan masyarakat. Kalau masyarakat berkendak, potensi ada, kita pun dari pemerintah desa sudah melakukan terobosan -terobosan strategis. Insyaalloh yang namanya kepariwisataan desa itu akan menjadi bagian dari faktor-faktor untuk mensejahterakan masyarakat, ” katanya.

BacaJuga :

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Alo bertekad, ada atau tidak ada pengakuan dari pemerintah pihaknya akan berjalan karena punya kekuatan hukum di UU no 6. “Karena desa di UU disebutkan desa adalah desa adat. Akhirnya saya menyimpulkan kita harus berorientasi , berinoropisasi, berimajinasi bagaimana caranya untuk bisa memakmurkan desa dari berbagai asfek termasuk dari kepariwisataan, ” ujarnya.

Alo bersyukur, desa Cilame diciptakan oleh Allah dengan kultur strategis. Secara geografis semua menghadap ke kota dangan viur yang sangat bagus. Tetapi menurutnya kalau tidak digali tidak akan menjadi apa-apa.

“Kami dengan lembaga desa sudah berkomitmen bahwa kiat desa Cilame dari dulu sudah menjadi destinasi wisata walau pun masih terbatas. Karenanya kami berharap keseriusan pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk untuk menjadikan desa itu sebagai desa maju mandiri itu tidak hanya selogan , tetapi menjadi pundamental bagi desa untuk memakmurkan rakyat nya,” beberapa Alo.

Alo menambahkan, untuk mewujudkan Desa Wisata tidak bisa berdiri sendiri. “Tidak bisa jadi bianaan Dinasparbud saja. Kalau ingin memakmurkan masyarakat semua lini harus bergerak. Terus terang saja dari aspek pembinaan, dari aspek penunjang jalan masih terbatas,” terangnya.

Alo mengaku, pendapatan asli Desa (PADes) dari pariwisata di desanya layan, meski tidak menyebut berapa. Semasa pandemi memang sempat koma, namun Alo optimis di 2022 ke sana akan ada peningkatan.

Ikon Desa Cilame ada Pamidangan, yakni lapangan tempat pentas seni kebudayaan domba Garut yang jelas pasarnya. “Di Pamidangan yang luasnya 1400 meter ini
digelar pentas seni domba Garut sebulan sekali dengan peserta dari berbagai daerah. Dari sini perekonomian warga juga bergerak. Ada pedagang, dan juru parkir. Jelas efek domino positifnya langsung dirasakan oleh masyarakat, ” imbuh Alo.

Terkait ada pihak yang menganggap pariwisata di Kabupaten Bandung tidak menghasilkan PAD, sehingga jika pemerintah harus mengeluarkan anggaran besar untuk membangun akses jalan yang bagus, tidak berimbang dengan PAD yang didapat. Alo menilai itu sangat salah.

Menurut Alo, pemerintah itu tidak bisnis oriented. “Kalau pemerintah menghitung bisnis orented jangan jadi pemerintah, sudah saja jadi UPT Kabupaten Bandung misalkan. Pemerintah harus menempatkan diri melihat kepentingan masyarakat yang lebih luas. Walaupun PAD sedikit, tetapi masyarakat penikmat dari berbagai aspek, putaran ekonominya terasa oleh masyarakat, pembanguan untuk membuat akses jalan misalkan itu harus tetap dilaksanakan karena efek dominonya dirasakan masyarakat yang lebih luas,” tutup Alo. ***Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pabrik Mie Formalin Di Margaasih, Kabupaten Bandung Digrebek

Next Post

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi Hadiri Pisah Sambut Dandim 0617/Majalengka

Related Posts

Tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026 di Purwakarta
Nasional

Tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan HARPEKINDO 2026 di Purwakarta

Sabtu, 21 Februari 2026
PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten  Bandung
deNews

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Ribuan Santri Hadiri HSN, Bupati Sukabumi : Jadikan Momentum Kebangkitan Santri

Rabu, 22 Oktober 2025

Gelar Kick Off Penerimaan Murid Baru, Kadisdik Kabupaten Bandung Enjang Wahyudin Berharap SPMB Lebih Tertib dan Akuntabel

Kamis, 22 Mei 2025
Foto : Ketua Komisi B DPRD Ciamis, Dr. Toto Marwoto, M.Pd, memberikan sambutan saat kunjungan kebun durian ABN, Cimaragas . Selasa (16/04/2025)

Komisi B DPRD Ciamis Dukung Kebun Durian ABN Jadi Ikon Agrowisata dan Penggerak Ekonomi Desa

Kamis, 17 April 2025

151 Botol Miras Oplosan Diamankan Sat Res Narkoba Polres Ciamis

Minggu, 9 Maret 2025

Kasus Pencabulan Bocah Lima Tahun, Kepala DPPKBPPA Kabupaten Garut Sampaikan Progres Penanganan Korban

Sabtu, 12 April 2025
Ilustrasi e-KTP.

Disdukcapil Cianjur Terbitkan e-KTP Status Perkawinan Cerai Tanpa Dasar Akta, Kok Bisa?

Selasa, 13 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste