Dejurnal.com, Garut – Dian Hadianto, S.H., yang saat ini bertugas sebagai Kepala Bidang Pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, mengaku baru menjalani tugas tersebut selama kurang lebih satu tahun.
Di luar aktivitas kedinasannya, Dian tetap aktif dalam dunia olahraga, khususnya cabang olahraga Tarung Derajat. Perjalanan kariernya di bidang olahraga berawal sebagai atlet, kemudian berkembang hingga menjadi pelatih Tarung Derajat, termasuk dipercaya menangani atlet Jawa Barat dalam sejumlah ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Saya berawal dari atlet, kemudian sekarang menjadi pelatih. Kebetulan saya menangani cabang olahraga Tarung Derajat dan saat ini juga sedang fokus mempersiapkan atlet menghadapi Porprov,” ungkap Dian kepada Dejurnal.com di SOR Kerkop, Jln. Merdeka Garut, Jumat (30/102026).
Ia menjelaskan, pengalamannya sebagai pelatih Jawa Barat telah membawanya terlibat dalam tiga penyelenggaraan PON, yakni PON Jawa Barat, PON Papua, dan PON Aceh.
Meski kini memiliki tanggung jawab sebagai pejabat di lingkungan Dispora Kabupaten Garut, Dian mengaku tetap berkomitmen untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi Tarung Derajat di Kabupaten Garut.
Menurutnya, tugas kedinasan bukan menjadi alasan untuk meninggalkan dunia olahraga yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Ia juga merasa memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga prestasi Tarung Derajat Kabupaten Garut.
Untuk menjelang pelaksanaan Prestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini (2026), Dian berharap Tarung Derajat Kabupaten Garut mampu kembali menunjukkan prestasi terbaik dan mempertahankan capaian pada Porprov sebelumnya.
Ia menerangkan Pada penyelenggaraan Porprov sebelumnya, Tarung Derajat Garut berhasil meraih empat medali emas, lima perak, dan satu perunggu. Capaian tersebut patut disyukuri. Meskipun tahun ini (2026) kami menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, hal itu tidak menyurutkan semangat saya sebagai pelatih maupun para atlet Tarung Derajat untuk terus berjuang secara maksimal.
“Capaian tersebut tentu menjadi motivasi bagi kami. Harapannya, pada Porprov kali ini Tarung Derajat bisa kembali mengharumkan nama Kabupaten Garut dan mempertahankan prestasi yang sudah diraih sebelumnya,” katanya.
Ia mengatakan, Khusus untuk cabang olahraga Tarung Derajat, pertandingan akan dilaksanakan di Kota Bogor pada 13 hingga 18 November 2026, Karena itu, saya juga berencana mengajukan izin cuti kepada dinas agar dapat mendampingi dan memberikan dukungan langsung kepada para atlet selama pertandingan berlangsung. Mudah-mudahan semuanya diberikan kelancaran dan mendapat izin.
Kami tetap berkomitmen memberikan yang terbaik demi membawa harum nama Kabupaten Garut. Harapannya, pada ajang Porprov mendatang, Tarung Derajat Garut kembali mampu menunjukkan prestasi terbaiknya.

“Para atlet sudah menjalani proses latihan dan pembinaan secara intensif hampir satu tahun. Bahkan, saat ini mereka telah menjalani karantina selama tiga bulan dengan jadwal latihan rutin setiap pagi dan sore,” tegasnya.
Dian berharap proses latihan tersebut dapat semakin meningkatkan kemampuan, keyakinan, serta kepercayaan diri para atlet ketika bertanding nanti. Kami menyadari bahwa persaingan di Porprov akan sangat berat, terlebih Kota Bogor sebagai tuan rumah tentu memiliki kekuatan tersendiri. Selain itu, Kota Bandung juga menjadi salah satu daerah yang patut diperhitungkan.
Namun, saya terus memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak agar mereka semakin yakin dan percaya diri. Apa pun hasil akhirnya nanti, saya tidak ingin membebani mereka dengan target yang justru menjadi tekanan. Hal terpenting adalah mereka mampu berjuang dengan sungguh-sungguh, menunjukkan kemampuan terbaik, dan memberikan penampilan luar biasa di arena pertandingan.
“kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Garut termasuk rekan-rekan media, agar tim Tarung Derajat Kabupaten Garut dapat tampil maksimal dan mempersembahkan hasil terbaik di Porprov nanti,” ungkapnya.
Dian berharap dukungan tersebut menjadi tambahan semangat bagi para atlet untuk terus berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Garut. Itu yang menjadi harapan kami.***Deri Acong


















