• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan

bydejurnalcom
Selasa, 11 Agustus 2026
Reading Time: 2 mins read
Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal – Di tengah banyaknya pilihan makanan kekinian, jajanan tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat. Salah satunya Dodol Bojong, produk rumahan dari Dusun Bojong, Desa Tenggerraharja, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, yang hingga kini terus mempertahankan cita rasa khasnya.

Usaha yang dirintis sejak 2019 oleh Ende Jujuitu mengandalkan bahan-bahan sederhana, seperti tepung beras, kelapa parut, gula merah, gula putih, air dan vanili.

Bahan tersebut diolah secara sederhana untuk menghasilkan dodol dengan tekstur lembut dan kenyal serta rasa manis yang legit.

BacaJuga :

Pendopo Ciamis Simpan Jejak Galuh, Kembali Terungkap Saat Raja Nusantara Berkumpul

Desa Suci Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Berbagai Lomba dan Kegiatan

Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Suci Gelar Lomba Solo Vokal

“Dodol ini tidak menggunakan bahan pengawet. Kami tetap mempertahankan rasa original, tidak ada varian rasa, hanya ukuran yang berbeda,” kata Ende

Produksi Mulai Meningkat

Ende mengatakan, perkembangan penjualan Dodol Bojong menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya produksi dilakukan sekitar dua hari sekali, saat ini produksinya mulai diarahkan untuk dilakukan setiap hari.

Dalam sehari, usaha tersebut mampu menghasilkan sekitar 40 paket dodol dengan melibatkan dua orang tenaga kerja.

Produk kemudian dipasarkan secara langsung ke pasar-pasar terdekat dan sejumlah warung di sekitar wilayah Sukamantri. Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp8 ribu hingga Rp10 ribu, tergantung ukuran.

Menurut Ende, peningkatan permintaan menjadi dorongan untuk terus menjaga kualitas sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

“Rencananya kami ingin mempertahankan produksi setiap hari. Kalau memungkinkan, ke depan bisa dua kali produksi dalam sehari,” ujarnya.

Terkendala Modal untuk Pengembangan Kemasan

Meski penjualan mulai meningkat, pengembangan usaha masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya keterbatasan modal untuk mengembangkan bahan pendukung kemasan.

Ende menyebut, salah satu rencana yang ingin dikembangkan adalah pemanfaatan kebun pisang sebagai sumber bahan untuk kemasan produk. Namun, rencana tersebut masih membutuhkan dukungan permodalan.

“Kalau ada modal, kami ingin mengembangkan kebun pisang untuk bahan kemasan. Jadi bisa lebih mandiri dan kemasannya juga bisa dikembangkan,” katanya.

Dukungan pemerintah sebelumnya juga pernah diterima. Bagi Ende, dukungan tersebut menjadi salah satu dorongan agar usaha yang dijalankannya tetap bertahan dan berkembang.

Legalitas Lengkap, Siap Perluas Pasar

Dodol Bojong juga telah memiliki legalitas usaha yang diperlukan, di antaranya sertifikat halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT).

Kelengkapan legalitas tersebut menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Ende berharap Dodol Bojong tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan pihak yang dapat membantu pemasaran.

“Harapannya usaha ini bisa semakin berkembang, semakin dikenal luas, dan ada yang membantu dalam pemasaran,” tuturnya.

Bagi Ende, mempertahankan produk tradisional bukan sekadar menjaga usaha keluarga, tetapi juga menjaga keberadaan makanan lokal agar tetap dikenal di tengah perubahan selera masyarakat.

Dari produksi rumahan di Dusun Bojong, Dodol Bojong kini perlahan menapaki pasar yang lebih luas. Dengan cita rasa original, tanpa pengawet, serta legalitas yang telah lengkap, produk tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pangan tradisional masih memiliki peluang untuk berkembang jika dikelola secara konsisten. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Aksi Begal Berdarah di Purwadadi, Satu Warga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap

Related Posts

Aksi Begal Berdarah di Purwadadi, Satu Warga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap
Hukum dan Kriminal

Aksi Begal Berdarah di Purwadadi, Satu Warga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap

Senin, 10 Agustus 2026
Raratuan : Open Turnamen Bola Voli Putri ala Desa Suci
deNews

Raratuan : Open Turnamen Bola Voli Putri ala Desa Suci

Senin, 10 Agustus 2026
Masjid Al-Ikhlas Kemenag Jadi Titik Awal Geber Mas 2026 di Ciamis
deNews

Masjid Al-Ikhlas Kemenag Jadi Titik Awal Geber Mas 2026 di Ciamis

Senin, 10 Agustus 2026
Pendopo Ciamis Simpan Jejak Galuh, Kembali Terungkap Saat Raja Nusantara Berkumpul
deNews

Pendopo Ciamis Simpan Jejak Galuh, Kembali Terungkap Saat Raja Nusantara Berkumpul

Senin, 10 Agustus 2026
Desa Suci Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Berbagai Lomba dan Kegiatan
deNews

Desa Suci Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Berbagai Lomba dan Kegiatan

Minggu, 9 Agustus 2026
Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Suci Gelar Lomba Solo Vokal
deNews

Meriahkan HUT RI ke-81, Desa Suci Gelar Lomba Solo Vokal

Minggu, 9 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Anak Raja Villa, Tempat Istirahat Keluarga Dengan Pesona Alam Eksotik Sukabumi

Kamis, 16 Januari 2020

Wabup Garut Putri Karlina : Hak Pekerja PT. Danbi Internasional Harus Dipastikan Terpenuhi

Sabtu, 22 Februari 2025

Tujuh Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Kabupaten Bandung Saat Berduaan di Kamar Hotel

Kamis, 13 Maret 2025

Pesta Rakyat Garut Berbuah Insiden, Begini Kata Legislator Imas Aan Ubudiyah

Sabtu, 19 Juli 2025

Momen Reses Bagi Asep Mulyana : Ajang Silaturahmi Serta Mendekatkan Konstituen Secara Emosional

Senin, 13 Oktober 2025

Desa Manyingsal Bagikan BLT Kepada Warga Terkena Dampak Covid-19

Selasa, 5 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste