• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, September 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan

bydejurnalcom
Selasa, 11 Agustus 2026
Reading Time: 2 mins read
Dodol Bojong Tenggerraharja, Legitnya Jajanan Tradisional yang Terus Bertahan
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal – Di tengah banyaknya pilihan makanan kekinian, jajanan tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat. Salah satunya Dodol Bojong, produk rumahan dari Dusun Bojong, Desa Tenggerraharja, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, yang hingga kini terus mempertahankan cita rasa khasnya.

Usaha yang dirintis sejak 2019 oleh Ende Jujuitu mengandalkan bahan-bahan sederhana, seperti tepung beras, kelapa parut, gula merah, gula putih, air dan vanili.

Bahan tersebut diolah secara sederhana untuk menghasilkan dodol dengan tekstur lembut dan kenyal serta rasa manis yang legit.

BacaJuga :

IMI Kabupaten Bandung Targetkan Emas di 4WD dan Roda Dua pada Porprov

IMI Kabupaten Bandung Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Porprov

Pelatihan Montir Buka Jalan Klien Pemasyarakatan Bapas Bandung ke Dunia Kerja

“Dodol ini tidak menggunakan bahan pengawet. Kami tetap mempertahankan rasa original, tidak ada varian rasa, hanya ukuran yang berbeda,” kata Ende

Produksi Mulai Meningkat

Ende mengatakan, perkembangan penjualan Dodol Bojong menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya produksi dilakukan sekitar dua hari sekali, saat ini produksinya mulai diarahkan untuk dilakukan setiap hari.

Dalam sehari, usaha tersebut mampu menghasilkan sekitar 40 paket dodol dengan melibatkan dua orang tenaga kerja.

Produk kemudian dipasarkan secara langsung ke pasar-pasar terdekat dan sejumlah warung di sekitar wilayah Sukamantri. Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp8 ribu hingga Rp10 ribu, tergantung ukuran.

Menurut Ende, peningkatan permintaan menjadi dorongan untuk terus menjaga kualitas sekaligus meningkatkan kapasitas produksi.

“Rencananya kami ingin mempertahankan produksi setiap hari. Kalau memungkinkan, ke depan bisa dua kali produksi dalam sehari,” ujarnya.

Terkendala Modal untuk Pengembangan Kemasan

Meski penjualan mulai meningkat, pengembangan usaha masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya keterbatasan modal untuk mengembangkan bahan pendukung kemasan.

Ende menyebut, salah satu rencana yang ingin dikembangkan adalah pemanfaatan kebun pisang sebagai sumber bahan untuk kemasan produk. Namun, rencana tersebut masih membutuhkan dukungan permodalan.

“Kalau ada modal, kami ingin mengembangkan kebun pisang untuk bahan kemasan. Jadi bisa lebih mandiri dan kemasannya juga bisa dikembangkan,” katanya.

Dukungan pemerintah sebelumnya juga pernah diterima. Bagi Ende, dukungan tersebut menjadi salah satu dorongan agar usaha yang dijalankannya tetap bertahan dan berkembang.

Legalitas Lengkap, Siap Perluas Pasar

Dodol Bojong juga telah memiliki legalitas usaha yang diperlukan, di antaranya sertifikat halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), serta Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT).

Kelengkapan legalitas tersebut menjadi modal penting bagi pelaku usaha untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Ende berharap Dodol Bojong tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Ia juga membuka peluang kerja sama dengan pihak yang dapat membantu pemasaran.

“Harapannya usaha ini bisa semakin berkembang, semakin dikenal luas, dan ada yang membantu dalam pemasaran,” tuturnya.

Bagi Ende, mempertahankan produk tradisional bukan sekadar menjaga usaha keluarga, tetapi juga menjaga keberadaan makanan lokal agar tetap dikenal di tengah perubahan selera masyarakat.

Dari produksi rumahan di Dusun Bojong, Dodol Bojong kini perlahan menapaki pasar yang lebih luas. Dengan cita rasa original, tanpa pengawet, serta legalitas yang telah lengkap, produk tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa pangan tradisional masih memiliki peluang untuk berkembang jika dikelola secara konsisten. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Aksi Begal Berdarah di Purwadadi, Satu Warga Tewas, Dua Pelaku Ditangkap

Next Post

BAZNAS Ciamis Salurkan Bantuan untuk 4 Keluarga Korban Kebakaran di Margaharja

Related Posts

Kapolres Purwakarta Cek Rutan dan Makan Bersama Tahanan, Pastikan Pengawasan Berjalan Humanis
Hukum dan Kriminal

Kapolres Purwakarta Cek Rutan dan Makan Bersama Tahanan, Pastikan Pengawasan Berjalan Humanis

Jumat, 25 September 2026
Akad KPR Jadi Ruang Edukasi, Disdukcapil Ciamis Jalin Sinergi Bersama Bank bjb
deNews

Akad KPR Jadi Ruang Edukasi, Disdukcapil Ciamis Jalin Sinergi Bersama Bank bjb

Jumat, 25 September 2026
GP Ansor Ciamis Dikukuhkan, Gus Arsyad Dorong Ekonomi dan SDM
deNews

GP Ansor Ciamis Dikukuhkan, Gus Arsyad Dorong Ekonomi dan SDM

Jumat, 25 September 2026
IMI Kabupaten Bandung Targetkan Emas di 4WD dan Roda Dua pada Porprov
deNews

IMI Kabupaten Bandung Targetkan Emas di 4WD dan Roda Dua pada Porprov

Jumat, 25 September 2026
IMI Kabupaten Bandung Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Porprov
deNews

IMI Kabupaten Bandung Matangkan Persiapan Atlet Hadapi Porprov

Jumat, 25 September 2026
Pelatihan Montir Buka Jalan Klien Pemasyarakatan Bapas Bandung ke Dunia Kerja
deNews

Pelatihan Montir Buka Jalan Klien Pemasyarakatan Bapas Bandung ke Dunia Kerja

Jumat, 25 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

KabarDaerah

Polsek Pagaden Giat Apel Gabungan Pengamanan Tahun Baru 2026

Kamis, 1 Januari 2026

Muslub Warga Cihuni Pangatikan Lempar Mosi Tak Percaya Pada Kades

Jumat, 11 Desember 2020

Buka Bandung Bedas Expo 2025 dan Lantik pengurus Dekranasda, Ini yang Disampaikan Bupati

Kamis, 24 April 2025

Legislator PKS Dasep Heran Pemda Keukeuh Revitalisasi Pasar Banjaran

Minggu, 21 Mei 2023

Kuota Habis, Publik Garut Pertanyakan Mini Market di Cilawu Bisa Berdiri

Jumat, 24 Desember 2021

HUT ke 51 PPNI, Bupati Sukabumi Ajak Nakes Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat

Minggu, 20 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste