CIAMIS, deJurnal,- Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya mencanangkan mimpi besar menjadikan Kabupaten Ciamis sebagai tuan rumah festival angklung berskala nasional yang melibatkan hingga 20 ribu peserta.
Gagasan tersebut disampaikan saat membuka Gebyar Angklung II dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Ciamis, yang berlangsung meriah dan penuh nuansa pelestarian budaya di alun-alun Ciamis. Rabu (22/07/2026)
Menurut bupati, angklung bukan hanya warisan budaya Sunda yang harus dijaga keberadaannya, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah apabila dikemas menjadi agenda budaya berskala besar.
“Beberapa tahun ke depan saya menginginkan Ciamis mampu menggelar Gebyar Angklung di Stadion Galuh dengan sekitar 20 ribu peserta dari berbagai daerah. Kalau ini terwujud, bukan hanya budaya yang terangkat, tetapi juga akan menjadi magnet wisata dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya
Ia mengatakan, selama ini masyarakat lebih mengenal angklung sebagai ikon budaya Bandung. Padahal, salah satu sentra produksi angklung terbesar justru berada di Kabupaten Ciamis.
Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni tradisional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ciamis. Potensi ini harus kita rawat dan kembangkan bersama agar memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Dalam kesempatan itu, bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung sebagai bagian dari upaya menciptakan penyelenggaraan acara yang nyaman dan berkesan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, Herdiat kemudian secara resmi membuka Gebyar Angklung II HUT PWRI Kabupaten Ciamis seraya mendoakan seluruh anggota PWRI senantiasa diberikan kesehatan dan terus berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui pengalaman dan keteladanan yang dimiliki.
Sementara itu, Ketua PWRI Kabupaten Ciamis Koswara menyampaikan apresiasi kepada Bupati Herdiat Sunarya yang menerima penghargaan dari PWRI Pusat sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan dukungannya terhadap organisasi para purnabakti.
Menurut Koswara, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap keberadaan para pensiunan ASN yang tetap aktif berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menjelaskan, Gebyar Angklung bukan sekadar hiburan, melainkan momentum mempererat silaturahmi antaranggota PWRI sekaligus memperkuat komitmen melestarikan budaya daerah.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, HUT PWRI ke-64, dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi. Kehadiran Bapak dan Ibu membuat Gebyar Angklung berlangsung meriah. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat untuk terus menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang,” ujarnya
Gebyar Angklung II diikuti ratusan anggota PWRI dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis. Alunan angklung yang dimainkan secara bersama-sama menghadirkan suasana penuh kebersamaan sekaligus menunjukkan bahwa semangat melestarikan budaya tidak mengenal batas usia.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan pengamanan dari personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur pendukung lainnya.
Kesuksesan penyelenggaraan Gebyar Angklung II diharapkan menjadi pijakan awal menuju festival angklung yang lebih besar, sekaligus mempertegas posisi Ciamis sebagai salah satu daerah yang memiliki kekuatan dalam pelestarian seni dan budaya Sunda. (Nay Sunarti)














