• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Nyangku 2026 Masyarakat Tumplek Ruah, Wisata Budaya Terintegrasi dan UMKM Hidupkan Ekonomi Panjalu

bydejurnalcom
Senin, 7 September 2026
Reading Time: 4 mins read
Nyangku 2026 Masyarakat Tumplek Ruah, Wisata Budaya Terintegrasi dan UMKM Hidupkan Ekonomi Panjalu
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,-  Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah di kawasan Panjalu, Kabupaten Ciamis, saat puncak Upacara Adat Nyangku 2026, Senin (7/9/2026).

Keramaian tidak hanya terlihat dari padatnya masyarakat yang mengikuti rangkaian prosesi adat, tetapi juga dari geliat pedagang dan pelaku UMKM yang memanfaatkan momentum tersebut.

Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk menyaksikan kirab hingga prosesi pencucian pusaka. Ada yang datang bersama keluarga, komunitas, maupun rombongan dari luar Panjalu.

BacaJuga :

Taruhannya Nyawa di Kali Ciselang, Pelajar Pasirmalang Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah

PPP Ciamis Dukung Asep Rahmat, Keputusan di Tangan Koalisi

Demokrat Jabar Perkuat Konsolidasi, Anjar Asmara Tetap Diperjuangkan Jadi Wakil Bupati Ciamis

Di sepanjang kawasan kegiatan, pedagang ikut mengambil bagian dalam keramaian. Penjual makanan, minuman, jajanan hingga kaos khas Nyangku membuka lapak dan melayani pengunjung yang datang silih berganti.

Situasi tersebut membuat aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak. Pengunjung yang datang untuk menyaksikan tradisi tidak sedikit yang kemudian membeli makanan, minuman maupun produk UMKM sebagai buah tangan.

Pengunjung Tumplek, Pedagang Ikut Merasakan Ramainya Nyangku

Bagi masyarakat yang datang, Nyangku bukan hanya menjadi kesempatan untuk menyaksikan prosesi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Keramaian kegiatan juga menjadi ruang bagi pengunjung untuk menikmati suasana Panjalu sekaligus mengenal berbagai produk lokal.

Salah seorang pengunjung, Nana dari Ciamis mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung pelaksanaan Nyangku 2026.

“Ramai sekali, masyarakat benar-benar tumplek di Panjalu. Saya datang untuk melihat langsung Nyangku, sekalian jalan-jalan dan menikmati suasana. Banyak juga makanan dan UMKM yang berjualan, jadi bisa sekalian membeli,” ujarnya.

Menurutnya, suasana seperti itu membuat Nyangku memiliki daya tarik tersendiri. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat prosesi, tetapi juga dapat menikmati berbagai aktivitas yang muncul di sekitar kegiatan.

“Sekali datang banyak yang bisa dilakukan. Bisa melihat tradisi, menikmati kuliner, dan membeli produk UMKM, ini saya beli kaos,” katanya

Dari Penjual Minuman hingga Kaos Nyangku

Keramaian pengunjung menjadi peluang tersendiri bagi para pedagang. Berbagai jenis usaha terlihat memanfaatkan momentum Nyangku untuk menawarkan dagangan kepada masyarakat.

Mulai dari penjual minuman yang melayani pengunjung yang membutuhkan minuman setelah mengikuti rangkaian kegiatan, pedagang makanan dan jajanan, hingga penjual kaos bertema Nyangku yang menawarkan cendera mata khas kegiatan.

Salah seorang penjual kaos Nyangku, Linda, mengaku ikut merasakan dampak dari tingginya jumlah pengunjung.

“Alhamdulillah ramai. Dari pagi pengunjung sudah banyak. Ada yang beli kaos Nyangku untuk dipakai sendiri, ada juga yang dibawa pulang sebagai oleh-oleh,” ujar Linda.

Menurut Linda, keramaian Nyangku memberikan kesempatan bagi pedagang kecil untuk mendapatkan pembeli lebih banyak dibandingkan hari biasa.

“Pedagang minuman, makanan, sampai yang jual kaos seperti kami juga ikut merasakan ramainya. Mudah-mudahan setiap tahun semakin ramai, karena kalau pengunjung banyak, pedagang kecil juga ikut terbantu,” katanya.

Geliat tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan budaya dapat memberikan ruang ekonomi bagi masyarakat ketika mampu menarik kunjungan dalam jumlah besar.

Wajar Jika Nyangku Disebut Konsep Wisata Terintegrasi

Melihat masyarakat yang tumpah ruah dan aktivitas ekonomi yang ikut bergerak, Ketua BP2D Ciamis, Endnag Haris Juandana menyebut wajar jika Nyangku disebut sebagai salah satu konsep wisata terintegrasi.

Menurutnya, hal tersebut bukan semata-mata berbicara mengenai potensi. Unsur-unsur yang menjadi bagian dari wisata terintegrasi sudah terlihat dalam pelaksanaan Nyangku.

Ada tradisi dan sejarah yang menjadi daya tarik utama, masyarakat yang datang sebagai pengunjung, kawasan wisata Panjalu sebagai ruang kegiatan, kuliner yang ikut dinikmati, serta UMKM yang mendapatkan manfaat ekonomi dari ramainya kunjungan.

“Melihat antusias masyarakat yang tumpah ruah seperti ini, wajar kalau Nyangku disebut sebagai salah satu konsep wisata terintegrasi. Di sini ada budaya, ada masyarakat yang datang, ada kuliner, ada UMKM yang berjualan, dan aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ujarnya

Dikatakan Endang, kekuatan Nyangku justru terletak pada berbagai aktivitas yang dapat berjalan bersamaan tanpa menghilangkan inti dari tradisi itu sendiri.

“Orang datang bukan hanya untuk melihat prosesi. Mereka juga menikmati suasana Panjalu, membeli makanan, membeli produk UMKM, dan mengenal daerah ini lebih jauh. Semuanya bertemu dalam satu momentum,” katanya.

Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana sebuah tradisi lokal dapat menjadi magnet kunjungan sekaligus menciptakan pergerakan ekonomi di lingkungan masyarakat.

Jika dikembangkan dengan tetap menjaga nilai adat dan kearifan lokal, pola seperti ini dapat menjadi bagian penting dalam penguatan pariwisata berbasis budaya di Kabupaten Ciamis.

Kirab Pusaka Menjadi Magnet Utama

Keramaian masyarakat tidak terlepas dari rangkaian utama Upacara Adat Nyangku 2026.

Pemerintah Desa Panjalu mencantumkan prosesi pengeluaran pusaka dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Pusaka dikeluarkan dari Pasucian Bumi Alit untuk kemudian dibawa dalam kirab menuju kawasan Situ Lengkong dan Pulau Nusa Gede.

Rangkaian tersebut juga mencakup ziarah ke makam leluhur Panjalu di Nusa Gede sebelum pusaka kembali dibawa menuju Taman Borosngora.

Prosesi pencucian pusaka di kawasan Taman Borosngora dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB.

Sejumlah pusaka yang dibawa dalam rangkaian tersebut antara lain pedang, cis, keris, bangreng dan gong. Setelah melalui prosesi pencucian, pusaka kemudian dibungkus dan dikembalikan ke tempat penyimpanannya di Bumi Alit. Puncak Nyangku 2026 bertepatan dengan 25 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Tradisi yang Terus Menghidupkan Panjalu

Upacara Adat Nyangku merupakan tradisi masyarakat Panjalu yang telah dilaksanakan secara turun-temurun. Pemerintah Kabupaten Ciamis menjelaskan, Nyangku berkaitan dengan penghormatan terhadap pusaka leluhur Panjalu sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tradisi tersebut juga memiliki kaitan erat dengan sejarah Prabu Sanghyang Borosngora dan perkembangan Islam di Panjalu.

Rangkaian Nyangku tidak hanya berlangsung pada hari puncak. Sebelumnya telah digelar Tradisi Samida sekitar sepekan sebelum acara utama, disusul berbagai kegiatan kesenian, budaya, pengajian dan doa bersama.

Rangkaian yang panjang tersebut membuat aktivitas masyarakat di Panjalu ikut hidup. Pengunjung berdatangan, pedagang membuka lapak, UMKM menawarkan produk, sementara masyarakat tetap menjalankan dan menyaksikan tradisi yang menjadi identitas daerah.

Pada akhirnya, keramaian Nyangku 2026 memperlihatkan bahwa pelestarian budaya dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan.

Budaya menjadi daya tariknya, masyarakat menjadi pengunjungnya, UMKM menjadi bagian dari geliat ekonominya, dan Panjalu menjadi ruang yang mempertemukan semuanya.

Dalam konteks itulah, Nyangku semakin menunjukkan bentuknya sebagai sebuah konsep wisata terintegrasi berbasis budaya dan masyarakat, bukan hanya sebagai sebuah upacara adat tahunan. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Rawink Rantik Soroti Penataan PKL Jalan Pasar Baru, Pemkab Garut Diminta Sinkronkan Pembangunan dengan Raperda

Next Post

Kejari Ciamis Geledah Kantor LKM Cidolog, Amankan Dokumen dan Data Digital

Related Posts

Tiga Partai Bahas Pencalonan Anjar Asmara Jadi Wabup Ciamis, Regulasi Pusat Dinanti
deNews

Tiga Partai Bahas Pencalonan Anjar Asmara Jadi Wabup Ciamis, Regulasi Pusat Dinanti

Selasa, 13 Oktober 2026
Polsek Jatiluhur Sosialisasikan SPMB kepada 340 Siswa SMP
dePraja

Polsek Jatiluhur Sosialisasikan SPMB kepada 340 Siswa SMP

Selasa, 13 Oktober 2026
DPRD Purwakarta Gelar Paripurna Tk.I Penyampaian Raperda Perubahan Nomor 2 Tahun 2024
Parlementaria

DPRD Purwakarta Gelar Paripurna Tk.I Penyampaian Raperda Perubahan Nomor 2 Tahun 2024

Selasa, 13 Oktober 2026
Taruhannya Nyawa di Kali Ciselang, Pelajar Pasirmalang Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah
GerbangDesa

Taruhannya Nyawa di Kali Ciselang, Pelajar Pasirmalang Bertaruh Keselamatan Demi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026
PPP Ciamis Dukung Asep Rahmat, Keputusan di Tangan Koalisi
deNews

PPP Ciamis Dukung Asep Rahmat, Keputusan di Tangan Koalisi

Selasa, 13 Oktober 2026
Demokrat Jabar Perkuat Konsolidasi, Anjar Asmara Tetap Diperjuangkan Jadi Wakil Bupati Ciamis
deNews

Demokrat Jabar Perkuat Konsolidasi, Anjar Asmara Tetap Diperjuangkan Jadi Wakil Bupati Ciamis

Selasa, 13 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Satnarkoba Polres Garut Ungkap Penyalahgunaan Narkoba Jenis Ganja

Selasa, 8 September 2020
Foto : Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Pimpinan Apel Gabungan Pejabat SKPD Selasa 08/04/2025)

Pimpin Apel Gabungan Herdiat Perkuat Konsolidasi Perangkat Daerah

Selasa, 8 April 2025

Dukung Ketahanan Pangan, BUMDes Linggamukti Fokus Kembangkan Usaha Bidang Peternakan dan Pertanian

Kamis, 30 Oktober 2025

Warga Purwakarta Alihkan Bantuan Dari Gubernur Jabar Pada Yang Lebih Membutuhkan

Rabu, 29 April 2020

Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Bebegig Sukamantri Jadi Ikon Ciamis

Minggu, 19 Oktober 2025

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 April 2026

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste