Ciamis, deJurnal,- Persatean Pesantren Ortodok Kabupaten Ciamis menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW bertajuk “Ngarayakeun jeung Ngamumule Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW” dengan tema “Ngaguar Ayat Kaget Jilid 3”, yang berlangsung khidmat di Alun-alun Ciamis, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri jamaah dari berbagai kalangan, tokoh masyarakat, serta unsur pesantren Ortodok se-Kabupaten Ciamis.
Acara juga menjadi momentum spiritual untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Ciamis, Anwar Solahudin, S.Ag, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Persatean Islam Ortodok dan pesantren-pesantren Ortodok yang secara konsisten membangun dan melestarikan kegiatan keagamaan. Semoga segala ikhtiar dan amal kebaikan ini mendapat balasan terbaik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Anwar menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan spiritual Rasulullah SAW, melainkan tonggak penting dalam pembentukan karakter umat Islam, khususnya melalui perintah salat lima waktu.
“Isra Mi’raj mengajarkan ketaatan, keikhlasan, serta pentingnya menjaga hubungan vertikal dengan Allah SWT dan hubungan horizontal dengan sesama manusia. Nilai ini tercermin dalam salat, mulai dari takbir hingga salam,” jelasnya.
Ia juga membahas tema Ngaguar Ayat Kaget Jilid 3 yang mengajak umat untuk menggali lebih dalam makna ayat Al-Qur’an terkait Isra Mi’raj, tidak hanya sebagai sejarah, tetapi sebagai pelajaran hidup yang menegaskan kebesaran Allah dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut, Anwar menuturkan Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berkomitmen untuk terus bersinergi dengan ulama dan lembaga pendidikan keagamaan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berlandaskan iman, moral, dan nilai-nilai religius demi mewujudkan Ciamis yang religius, harmonis, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Isra Mi’raj Persatean Pesantren Ortodok Kabupaten Ciamis, K.H. Ujang Abdussalam, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut.
“Kami hanyalah hamba yang lemah. Kami mengundang, namun Allah SWT yang menentukan siapa dan berapa banyak yang hadir. Semua ini adalah kehendak dan kuasa Allah,” tuturnya.
K.H. Ujang Abdussalam juga menyampaikan ceramah utama yang mengulas makna hijrah Nabi Muhammad SAW serta peristiwa Isra Mi’raj yang memadukan dimensi empat alam. Ia mengajak jamaah menjadikan bulan Rajab dan Sya’ban sebagai momentum pembersihan lahir dan batin, agar dapat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keimanan.
“Mudah-mudahan dengan asbab memperingati Isra Mi’raj ini, kita semua mendapatkan hidayah, rasa cinta kepada Allah SWT, serta tergolong hamba-hamba yang diridai-Nya,” ucapnya.
Ia juga berharap nilai-nilai Isra Mi’raj mampu menginspirasi masyarakat Ciamis untuk membersihkan hati, menjauhi kemungkaran, serta meneguhkan tauhid Laa Ilaha Illallah dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi sumber inspirasi spiritual bagi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas Ciamis sebagai daerah yang religius, bersih, dan berakhlakul karimah,”pungkasnya. (Nay Sunarti)















