• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePolitik

Perlu Sosialisasi Sistematis Terkait New Normal, Salah Kaprah Bisa Timbul Pandemik Covid-19 Jilid Dua

bydejurnalcom
Kamis, 11 Juni 2020
Reading Time: 1 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi Gerindra Tatang Sumirat berpendapat bahwa new normal yang digaungkan pemerintah pusat jangan diartikan bahwa kondisi sudah normal seperti sedia kala.

“Namun new normal ini harus diartikan bahwa kita harus menjalani kehidupan dengan kebiasan baru dalam wabah pandemik covid-19 yang belum mereda,” ujarnya saat bincang dengan dejurnal.com.

BacaJuga :

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Hal ini, lanjut Tatang Sumirat, harus menjadi perhatian pemerintah daerah khususnya Pemkab Kabupaten Garut untuk mensosialisasikan terkait pemahaman New Normal.

“Pandemik covid-19 ini belum usai dan belum dinyatakan tuntas, namun kita harus membiasakan diri hidup dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang mengikuti protokol kesehatan,” tandasnya.

“Di Garut, dilakukan PSBB saja di jalan seperti Car Free Day, tak ada perbedaan sama sekali, apalagi dengan new normal,” tandasnya.

Lanjut Tatang, selama pandemi covid-19 belum usai tentu warga masyarakat harus beradaptasi dengan new normal yang artinya hidup normal namun membiasakan diri dengan jaga jarak, pakai masker dan selalu cuci tangan atau membawa handsanitizer.

“Implementasi dari ini tentu harus ada regulasi yang mengatur agar tertib dan berhasil sampai pandemik covid-19 dinyatakan tuntas baru hidup normal, jika pandemik malah meningkat tentu diberlakukan PSBB lagi,” terangnya.

Perlu regulasinya lanjut Tatang, kita ambil contoh anak-anak sekolah yang menjalani new normal dengan protokol kesehatan, berapa jumlah anak dalam satu kelas ketika belajar dengan pola jaga jarak, lantas apa belajarnya di shift? Lalu masker apa yang cocok untuk anak, dan bagaimana pola cuci tangan.

“Itu baru satu hal, bagaimana dengan ekonomi, ibadah dan banyak hal dengan new normal ini,” ucapnya.

Tatang berharap, Pemkab bisa mensosialisasikan hal itu agar masyarakat tidak salah kaprah memahami tentang new normal.

“Salah memahami berakibat wabah covid-19 jilid dua bisa terjadi dan kabupaten Garut kembali menjadi zona merah,” pungkasnya.***Rachman Esha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Garut
Previous Post

Dampak Limbah Sukaregang, Hasil Nota Komisi II DPRD Garut : Tutup Sementara

Next Post

BLT Dana Desa Margahayu Selatan Disalurkan Pertengahan Juni

Related Posts

Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Status Ibu di Garut Dinyatakan Telah Meninggal Lahirkan Bayi Laki-laki 2,7 kg

Minggu, 14 Juni 2026
Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar
deNews

Ibu Hamil di Garut yang Statusnya Dimatikan, Kini Sedang Alami Proses Lahiran Melalui Operasi Sesar

Sabtu, 13 Juni 2026
Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII
deNews

Musorkab NPCI Garut 2026–2031: Satukan Semangat, Perkuat Prestasi Atlet Disabilitas Menuju Peparda VII

Rabu, 15 April 2026
Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis
GerbangDesa

Desa Rancabango Berpotensi Jadi Sentra Pasok Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 9 April 2026
Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Ajak Guru Ngaji Pilih DS, Ketua Forum Bela DS, H. Uya Mulyana Yakin Paslon Dadang Supriatna-Ali Syakieb Raih 75 Persen Suara

Minggu, 20 Oktober 2024

Pemdes Jatibarang, Karang Taruna Serta PPKLJ Gelar Rapat Sinergikan Kelola RTH

Rabu, 29 Juli 2020

Dandim Garut Bareng Forkompimda Tinjau Lokasi Banjir Bandang Pameungpeuk

Senin, 12 Oktober 2020

Tingkatkan Darkum, Komunitas BIRBAKUM Bentuk Deputy Korcam

Kamis, 24 Oktober 2019

Gerak Cepat, Polisi Dalami Aksi Pencabulan Anak di Bogor

Kamis, 10 Maret 2022

Warga Nilai Kunjungan Gubernur Dedi Mulyadi ke Jembatan Cirahong, Minim Dialog dan Belum Sentuh Akar Masalah

Kamis, 9 April 2026

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste