https://dejurnal.com/wp-content/uploads/2016/10/banjir_garut.jpg
Dejurnal.com, GARUT – Dalam setiap peristiwa bencana alam selalu saja ada mitos atau cerita berbau mistis di kalangan masyarakat termasuk cerita yang beredar di antara para korban banjir bandang Garut.
Seperti yang dituturkan Pendi (46), seminggu sebelumnya terjadinya banjir bandang sungai Cimanuk Garut, Kampung Sukapadang kedatangan seorang kakek renta yang berpakaian compang-comping.
“Kakek tersebut kemudian meminta air kepada salah satu warga,” ujar Pendi.
Namun entah kenapa, lanjutnya, tak ada seorang dari warga tersebut yang mempedulikan permintaan kakek tersebut. Kakek tersebut kemudian berkata, warga Garut yang saya kenal dulu ramah dan dermawan, “ini hanya sekedar minta air tak ada satu pun yang mau memberi”.
“Takut kekurangan air? Tunggu saja nanti dikirim air yang banyak”.
Setelah itu, lanjut Pendi, kakek tersebut pergi dan menghilang entah kemana.
“Yang pasti, perkataan si kakek tersebut sempat menjadi gunjingan warga di Kp. Sukapadang, tapi tak ada yang menyangka jika kemudian datang musibah banjir bandang,” tandas Pendi.
Terlepas dari kebenaran cerita tersebut, salah satu ahli paranomal Ki Lili Guntur yang sering memberikan tausiyah memberikan pandangan bahwa hal itu bisa menjadi ibroh dan pelajaran.
“Mungkin jika ada orang yang mau bersedekah kepada kakek tersebut, akan menjadi penghalang bala,” tandasnya.
Lebih lanjut Ki LG mengatakan bahwa ada keterangan yang menyatakan sedekah itu bisa menghalangi marabahaya dan musibah.
***Esha