• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Subling di Garut, Gubernur Jabar Paparkan Program Desa

bydejurnalcom
Minggu, 26 Januari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Mengawali kunjungan kerjanya (kunker) pada hari kedua di Kabupaten Garut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar Sholat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Besar Wanaraja, Kab. Garut, Minggu (26/1/20).

Dalam sambutannya, Emil sapaan Ridwan Kamil mengapresiasi warga Wanaraja yang konsisten menggelar Subuh Akbar setiap akhir pekan.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

“Ternyata Subling di Wanaraja ini lebih keren, karena sudah ada programnya dan logonya,” kata Emil.

Terkait program pembangunan, Emil menyampaikan tiga berita baik untuk masyarakat Garut.

“Pertama, kalau tidak ada halangan saya akan balik lagi ke Garut minggu depan untuk meresmikan jalur kereta api yang akan langsung ke pusat Kota Garut,” ucapnya.

Emil pun meminta pemerintah daerah dan masyarakat Garut memanfaatkan akses transportasi tersebut untuk meningkatkan perekonomian. Sebab, kata dia, Garut memiliki potensi wisata yang lengkap, mulai dari gunung dan laut, hingga wisata air.

Selain itu, Emil mengatakan, revitalisasi Situ Bagendit akan dimulai tahun ini dengan anggaran sekitar Rp100 miliar. Menurut dia, revitalisasi ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Dan kita juga akan buat GOR (gedung olah raga) nilainya Rp125 miliar. Karena saya ingin anak-anak Garut, anak-anak Jawa Barat itu punya empat hal,” tambahnya.

Pertama, generasi muda Jawa Barat harus memiliki Physical Quotient (PQ) atau fisik yang baik. Kedua, Spiritual Quotient (SQ) atau kecerdasan jiwa. Kemudian, Emotional Quotient (EQ) atau akhlak. Terakhir, Intelligence Quotient (IQ).

Kunjungan kerja gubernur ini dilakukan dalam rangka program Sapa Desa. Melalui program ini, Emil ingin setiap desa yang ada di Jawa Barat mempunyai potensi pariwisata yang bisa meningkatkan perekonomian desa dan masyarakatnya.

“Kami ada program Sapa Desa. Kita ingin setiap desa di Jawa Barat punya ekonomi pariwisata, salah satunya kalau wisawatan datang ke tempat ini menginapnya di rumah warga, termasuk saya tadi malam menginap di rumah warga, yaitu rumah Pak Dadang,” kata Emil.

“Alhamdulillah, rumahnya sederhana tapi nyaman. Rumah ini nanti bisa kita promosikan melalui digital. Nah, inilah yang disebut ekonomi Pancasila,” tambahnya.

Menurut Emil, hal tersebut bisa menjadi potensi Garut untuk maju. Hal tersebut bisa dilakukan melalui pengembangan ekonomi desa melalui berbagai potensinya.

“Bisa jadi potensi dan Garut bisa maju melalui pariwisata, karena potensi wisatanya lengkap, mulai dari air panas sampai air dingin, dari gunung sampai laut, semuanya ada di Garut,” katanya.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat sendiri sudah meluncurkan sejumlah program untuk mendorong pengembangan ekonomi desa, seperti One Village One Company (OVOC), Desa Digital, dan Patriot Desa.

“Salah satu yang ingin kita dorong adalah kemajuan desa. Karena cita-cita kita ingin tinggal di desa tapi rejeki kota. Kita juga Ada Talisa (Pusat Digital Desa). Jadi, di program ini seluruh balai desa di Jawa Barat harus dilengkapi ruangan ber-komputer, tujuannya sederhana untuk promosi atau jual beli online,” ucap Emil.

“Sudah ada 110 sarjana sudah saya kirim ke desa-desa di Jawa Barat untuk —tugasnya hanya satu— mendirikan perusahaan. Kita seleksi dengan banyak anak muda namanya program Patriot Desa,” imbuhnya.

Program Patriot Desa ini ditujukan untuk para pemuda Jawa Barat yang memiliki skill atau keahlian. Ada empat kriteria yang harus dimiliki peserta Patriot Desa, yaitu memiliki skill atau keahlian terutama di bidang digital, mempunyai daya juang tinggi atau tidak mudah menyerah, mempunyai nilai untuk menggerakkan, serta mempunyai nilai keikhlasan.

Selain program di bidang ekonomi, Emil pun menjelaskan bahwa pihaknya ingin membangun desa dari sisi spiritualitasnya. Untuk itu, Pemda Provinsi Jawa Barat juga menggulirkan program Satu Desa Satu Hafidz Quran atau Sadesa.

“Program Sadesa itu, Satu Desa Satu Hafidz Quran. Kami bercita-cita dari 5.300-an desa di Jawa Barat, masing-masing harus punya minimal satu penghafal Quran. Kepada desa yang belum punya akan kita beasiswa-kan,” kata Emil mengakhiri.***Yohannes

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Gubernur Jabar Sambangi Desa Cinunuk Garut

Next Post

Selain Peningkatan Sarana, Kesejahteraan Guru SKB Harus Diprioritaskan

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

TPU Daraulin Margaasih Berdampak Positif Pada Masyarakat

Kamis, 17 November 2022

Lahan Milik Pemkab Garut Dikelola “Orang Provinsi”, Potensi PAD Hilang Capai Milyaran

Minggu, 29 September 2019

Terkait Ada Setoran BPNT Rp 1.000/KPM Buat Tikor Kecamatan, TKSK Sukamantri Angkat Bicara

Rabu, 28 April 2021

Sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Takziyah ke Rumah Duka Hj. Titik Kartika di Desa Gajahmekar Kutawaringin

Senin, 12 Mei 2025

Seorang Pria Jatuh Ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter di Rancabungur Bogor

Senin, 16 Januari 2023
Aktifis Garut, Rawink Rantik. (Foto : Istimewa)

Aktivis Rawink Soroti Kebijakan Bupati Garut Terkait Penataan PKL

Kamis, 7 Oktober 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste