• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Januari 30, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Awing Soroti Pernyataan Bupati Tuding Media Salah Tafsir Lockdown, Garut Bakal Jadi Zona Merah Covid -19

bydejurnalcom
Rabu, 1 April 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Beberapa waktu lalu, Bupati Garut H. Rudy Gunawan telah menyampaikan lockdown sebagaimana tersiar dan terpublikasi di beberapa media baik elektronik, cetak atapun online. Sayang pernyataan tersebut dicabut kembali bahkan dibantah tegas oleh Bupati Garut karena itu penafsiran media atas apa yang disampaikan.

“Tidak ada lockdown…tidak ada lockdown itu media salah menafsirkan saja, Lockdown itu tertutup..Lockdown Desa Puskesmas, iya… terkait jatah bantuan untuk PDP – ODP sudah bisa dicairkan,” Tegas Bupati saat diwawancarai dejurnal.com selepas Rapat dengan DPRD terkait Pembahasan Covid-19, di Ruang Paripurna DPRD Kab. Garut, Senin (30/03/2020).

Sementara menurut dr. Helmi Budiman terkait anggaran Pencegahan Covid-19 dikatakan bahwa terkait masalah anggaran itu diambil dari pergeseran berbagai angaran baik DAK, Dana Intensif Daerah (DID), BTT.

BacaJuga :

Langkah Penentuan PSGC Ciamis, 8 Besar Liga Nusantara Jadi Gerbang Promosi Liga 2

Bupati Imbau Warga Kabupaten Bandung Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi

BAZNAS Ciamis Buktikan Solidaritas Sosial Warga Tetap Kuat Meski APBD Tertekan

“Terkait alokasi dari BTT itu sudah dicairkan sekitar 5.5 Miliyar, soal jumlah dan kapan itu urusan keteknis itu mah,” Ujarnya.

Ketika ditanya soal adannya pembatalan lockdown dr. Helmi Budiman dengan tegas pula membantahnya.

“Apa yang dicabut, kita belum.. baik Bupati atau saya Wakil Bupati belum memutuskan sikap adanya lockdown, kemarin itu melihat situasi dan kondisi maka dengan pertimbagan sambil menunggu Peraturan Presiden sebagai tindak lanjut UU Nomor 06 Tahun 2018. Nanti tentunya mengarah lockdown,” Ungkapnya.

Sementara menurut Yudha Ketua DPC PDIP sekaligus Angota DPRD saat ditemui mengatakan, yah tadi ada pembahasan mengenai penangan Covid-19, yang bersumber dari BTT, DID, DBHCT yah cukup lah ada sekitar 300 milyar.

Sementara H. Dadang Sudrajat dari Fraksi Demokrat DPRD Kab. Garut dirinya sangat miris melihat kondisi yang ada.

“Sebenarnya berawal dari ada yang melapor kait salah satu tenaga medis berkeluh tidak ada jamina pelindung APD,” ujar H. Dadang S.

Dadang terus menuturkan pihaknya sempat kaget ketika Bupati menyampaikan bahwa Anggaran sudah terpakai 2.9 milyar, lantas untuk apa saja anggaran sebesar 2.9 milyar tersebut saya minta secara terincian, Bupati Garut tampak binggung menjawab, soal belum ada riciannya, nanti saya buat terinci alokasi dari BTT.

“Makanya saya kejar dan mempertegas atas apa yang disikapi Bupati tersebut, Lantas buat apa lagi meminta persetujuan pengeseran anggaran DID, DBHCT, belum lagi bantuan Gubernur, Bantuan dari Pusat mau dikemanakan,” Jelasnya.

Masih lanjut Dadang, padahal saat ini BTT saja baru 5.5 milyar sebagaimana yang disampaikan oleh Wakil Bupati Garut, belum DID, BDHCT ini bisa mencapai ratusan milyar, malah sekarang minta tambahan lagi, alasan kemarin anggaran hanya buat APD dan kampanye.

“Semestinya Pemda tidak hanya sekedar pecegahan penyebaran Virus Corona, akan tetapi urusan perut harus diperhatikan juga, jika perut lapar maka kekebalan imun dari tubuh bisa melemah dan mudah masuknya virus tersebut, maka Pemda harus juga memperhatikan seluruh warga masyarakat, tidak hanya ODP dan PDP yang dapat bantuan,” Jelasnya.

Sikap ini langsung mendapat kritis tajam dari Awing salah satu Aktivis dari Kabupaten Garut.

“Hebatnya Rudy Gunawan selaku Bupati Garut seolah mengikuti aturan dan mekanisme yang ada, bahkan saran dari Ketua DPRD Kab. Garut Hj. Euis Ida W dijalankannya,” ujarnya.

Awing heran, media saja diadukan seolah itu salah media, jadi apa yang akan disikapi Bupati sang teknokrat tidak lebih untuk merubah status zona merah zero jadi one Covid -19, maka perlu ada dukungan alat dari DPRD, dan unsur Forkopimda Kab. Garut.

“Kan..seolah aneh masyarakat yang sudah kena positif bilang negatif yang punya data siapa jelas Pemda dong., Kalau masalah angaran jelas aturan dan mekanismenya, kalau lockdown kan tidak asal..itu pusat yang menentukan daerah kan tidak ada kewenangan, maka dibuat skenario ulang dan seolah media yang salah menafsirkan jadi media yang disalahkan,” Pungkasnya.***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Antisipasi Corona, Kades Lemah Mukti Minta Warga Taati Himbauan Pemerintah

Next Post

Selain Wabah Covid-19, Panen Gagal Diterpa Angin dan Hujan

Related Posts

Mohamad Grandy : Tambang Ilegal di Subang, Masyarakat Menunggu Keberanian Kang Dedi Mulyadi
deNews

Mohamad Grandy : Tambang Ilegal di Subang, Masyarakat Menunggu Keberanian Kang Dedi Mulyadi

Jumat, 30 Januari 2026
Disdukcapil Ciamis Sediakan Akses Formulir Layanan Lewat QR Code
deNews

Disdukcapil Ciamis Sediakan Akses Formulir Layanan Lewat QR Code

Jumat, 30 Januari 2026
Al Asad Academy Archery Sindangrasa Ciamis Konsisten Cetak Atlet Panahan Tradisional Berprestasi dan Berkarakter
deNews

Al Asad Academy Archery Sindangrasa Ciamis Konsisten Cetak Atlet Panahan Tradisional Berprestasi dan Berkarakter

Jumat, 30 Januari 2026
Langkah Penentuan PSGC Ciamis, 8 Besar Liga Nusantara Jadi Gerbang Promosi Liga 2
deNews

Langkah Penentuan PSGC Ciamis, 8 Besar Liga Nusantara Jadi Gerbang Promosi Liga 2

Jumat, 30 Januari 2026
Bupati Imbau Warga Kabupaten Bandung Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi
deNews

Bupati Imbau Warga Kabupaten Bandung Waspada Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 29 Januari 2026
BAZNAS Ciamis Buktikan Solidaritas Sosial Warga Tetap Kuat Meski APBD Tertekan
deNews

BAZNAS Ciamis Buktikan Solidaritas Sosial Warga Tetap Kuat Meski APBD Tertekan

Kamis, 29 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Agung Hermawan (tengah). insert : ilustrasi PLTB

Hadiri Peresmian Gedung MPP, Direktur RBPN Dorong Kemajuan Garut Dengan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu

Selasa, 19 Desember 2023

Hari Jadi ke-384 Kabupaten Bandung, Intruksi Bupati PDAM Tirta Raharja Ringankan Pasang Baru 25 %

Kamis, 24 April 2025

Dua Unit Mobil Hangus Terbakar di Burujul Mekarrahayu Margaasih, Diisukan Mobil Mantan Kades Bah Awie Ikut Terbakar

Minggu, 4 Mei 2025

Reses Hari Kedua Legislator PKS, H.Dadang Suryana Ada Warga Pertanyakan Izin Pembangunan Rumah Ibadah Non Muslim

Kamis, 6 November 2025

Didesak Warga, BPD Cihuni Pangatikan Rencanakan Persoalan Keuangan Desa Dilanjut Ke Inspektorat serta APH

Jumat, 1 Januari 2021
Korwil Cileunyi Uwon Suwondo, S.Sos, MM

Guru Ngaji Ngajar di Sekolah, Ini Pelaksanaan di Korwil Cileunyi

Rabu, 1 Desember 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste