Dejurnal.com, Karawang – Sejumlah warga Perumnas Bumi Teluk Jambe ( BTJ) kesal akibat aliran air PDAM keruh dan kotor serta berwarna coklat sehingga tidak bisa digunakan untuk mandi dan cuci.
Hal ini diungkaplan beberapa warga perumnas kepada dejurnal.com Sabtu (30/1/2021).
Menurut CP salah seorang pelanggan air PDAM mengungkapkan saat ini aliran air yang masuk melalui instalasi PDAM ke rumahnya tidak bisa digunakan karena kotor dan warnanya coklat serta berlumpur diduga kuat kotornya air tersebut akibat pembiaran serta minimnya pemeliharaan instalasi dan kurang profesionalnya para pegawai PDAM dalam mengoperasionalkan bak penampungan dan mesin pembersih air sehingga ketika aliran PDAM mati endapan lumpurnya masuk kedalam pipa instalasi.
Hal itu kerap terjadi, namun pihak PDAM terkesan tidak melakukan upaya perbaikan yang maksimal agar aliran air bersih masuk ke instalasi rumah konsumen. “Saat ini air sangat kotor dan berwarna coklat,” ungkapnya.

Atas Keluhan warga Perumnas BTJ Wakil Ketua Komisi IV DPRD Karawang H. Oma Miharja SH, MH langsung merespon dan meminta agar pihak managemen PDAM segera melakukan perbaikan yang dapat menjawab keluhan warga konsumen PDAM dan memberikan pelayanan yang baik dengan menyalurkan air ke rumah pelanggan yang berkualitas jernih dan sehat.
“Kami akan sampaikan hal ini ke Dewas PDAM Kabupaten agar menegur Managemen PDAM cabang Teluk Jambe untuk dapat bekerja secara profesional dan menjawab keluhan para pelanggan air PDAM yang saat resah akibat air nya keruh kotor dan berwarna coklat,” tegas Oma.***RF