• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dinkes Ciamis Rakor Susun Strategi Turunkan Angka Kematian Ibu

bydejurnalcom
Kamis, 27 Mei 2021
Reading Time: 2 mins read
Dinkes Ciamis Rakor Susun Strategi Turunkan Angka Kematian Ibu
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Ciamis – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi lintas sektor dalam perencanaan terpadu KIA yang dilaksanakan di salah satu hotel di Tasikmalaya pada hari Kamis, (27/05/2021).

Menurut Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Ciamis dr. Eni, menyebut untuk mewujudkan hal tersebut, penanggulangannya diperlukan keterpaduan dari program-program yang ada di stakeholder terkait.

“Karena setiap stakeholder mempunyai program-program dengan target penduduk yang sama dengan tujuan sama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

BacaJuga :

Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif

Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM

RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Rakor ini merupakan lanjutan atau bagian dari program SDGs, yang fokusnya perhatian khusus sektor kesehatan yang mencakup gizi masyarakat, sistem kesehatan nasional, akses kespro, KB, sanitasi dan air bersih.

“Ya, Kematian ibu masih tetap menjadi tantangan utama di sektor kesehatan dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Dalam upaya menyusun program dan strategi yang tepat untuk menurunkan angka kematian ibu, kita perlu memperhitungkan kematian ibu dari segi faktor-faktor penyebabnya, yakni adanya penyebab secara langsung, penyebab tidak langsung, maupun faktor-faktor penyebab yang sebenarnya berada di luar bidang kesehatan itu sendiri seperti infrastruktur, ketersediaan air bersih, transportasi, dan nilai-nilai budaya.

“Faktor-faktor non kesehatan inilah yang justru memberikan pengaruh besar, karena dapat menentukan berhasil tidaknya upaya penurunan angka kematian ibu,” imbuhnya.

Selanjutnya, dr. Eni memaparkan Angka Kematian lbu (AKI) sebagai prediktor utama dampak dari pelayanan KIA dari data baseline Sensus Penduduk tahun 2010, AKI di Indonesia sebesar 346 per 100.000 Kelahiran Hidup. Menurun menjadi 305 per 100.000 Kelahiran Hidup pada tahun 2015 (Data Survey antar sensus (SUPAS) 2015).

“Sementara Target penurunan AKI tahun 2019 sebesar 306 per 100.000 Kelahiran Hidup,” kata dr. Eni.

Ini artinya pencapaian saat ini masih on track menuju target 2019, namun dengan penurunan tersebut, tetap secara angka absolut per daerah masih saja ditemukan adanya daerah-daerah yang menjadi penyumbang jumlah kematian ibu tertinggi untuk tingkat nasional

“Hal ini yang perlu diantisipasi dan diselesaikan segera dengan dukungan seluruh pihak-pihak yang turut hadir untuk memberikan kontribusi solutif dan inovatif agar jumlah kematian ibu dapat menurun untuk meningkatkan usia harapan hidup sebagai bagian dari penilaian terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” paparnya.

Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) sebagai prediktor utama dampak dari pelayanan bayi menurut data baseline SDKI 2012, AKB di Indonesia sebesar 32 per 1000 Kelahiran Hidup. Menurun menjadi 24 per 1000 Kelahiran Hidup pada tahun 2017 (Data SDKI 2017).

“Target penurunan AKB tahun 2019 sebesar 24 per 1000 Kelahiran Hidup, ini artinya target sudah tercapai,” tandasnya.***Jepri Tio

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

FMPP dan Lember Bagikan Sembako dan Santunan

Next Post

Forum Mahasiswa Cimerak Adakan Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim

Related Posts

Pramuka Garut Kukuhkan Mabi dan Pimpinan Saka, 52 Anggota Pasbara Disiapkan untuk HUT Pramuka ke-65
deNews

Pramuka Garut Kukuhkan Mabi dan Pimpinan Saka, 52 Anggota Pasbara Disiapkan untuk HUT Pramuka ke-65

Senin, 24 Agustus 2026
DPRD Garut Gelar Paripurna Bahas Raperda Perubahan APBD 2026 dan Tiga Raperda Lain
deNews

DPRD Garut Gelar Paripurna Bahas Raperda Perubahan APBD 2026 dan Tiga Raperda Lain

Senin, 24 Agustus 2026
Sekda Garut Dorong Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Mental dan Karakter Generasi Muda
deNews

Sekda Garut Dorong Pramuka Jadi Wadah Pembentukan Mental dan Karakter Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026
Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif
deEdukasi

Latih Guru Matematika Kuasai AI, Mahasiswa S-2 IPI Garut Dorong Pembelajaran Interaktif

Senin, 24 Agustus 2026
Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM
deNews

Batik Cakra Galuh Jadi Perhatian, DKUKMP Ciamis Dorong Penguatan UMKM

Senin, 24 Agustus 2026
RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak
deNews

RSUD Ciamis Dorong Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Senin, 24 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Humas Hiswana Migas Kabupaten Garut, Evi Hartaz Alfian. (Foto : Undang/dejurnal.com)

Evi Hartaz : Hadapi Ramadhan dan Idul Fitri, Pasokan Gas Elpiji 3Kg di Garut Aman

Rabu, 5 Mei 2021

Audiensi GNPK RI Garut Ungkap Ada Kegaduhan Dalam Pelaksanaan Proyek Revitalisasi Wisata Bagendit

Jumat, 26 Maret 2021

Cegah Covid-19, Pemdes Sukatani Suplai Masker Dan Vitamin Bagi Warga

Senin, 4 Mei 2020

Dugaan Pemotongan Dana Pisew Cianjur Oleh Siapa? Pengurus BKAD : Tak Disebut Juga Sudah Pada Tahu

Kamis, 17 September 2020
Ketua Apdesi DPK Karangpawitan, Dedi Suryadi

Apdesi Karangpawitan : Pelemparan Isu Pasca Islah Terindikasi Mau Memeras

Sabtu, 5 November 2022
Kolase : Empat lembar tiket masuk dengan dua lembar parkir wisata Sayang Heulang, Sekjen FPPG Pian Sopyana (kanan)

Pengunjung Wisata Sayang Heulang Mengeluh, Ada Kejanggalan Dalam Penarikan Tarif Masuk dan Parkir

Jumat, 31 Desember 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste