Dejurnal.com, Garut – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut Nurdin Yana menjelaskan untuk antisipasi ketika terjadi outbreak pandemi covid-19, Pemkab Garut sudah menyiapkan beberapa konsep guna mengantisipasi.
“Kita lakukan pertama menghidupkan kembali konsep rumah sakit darurat karena disitu adalah bagi masyarakat yang terpapar positif covid -19, kita siapkan di sana bagi yang tidak bergejala,” ujar Sekertaris Daerah Kabupaten Garut Drs H Nurdin Yana, Selasa (8/6/2021) usai memimpin rapat bersama Kadis DPMD dan jajarannya di CCG, Kab. Garut.
Selain itu, lanjutnya, menyiapkan tim medis kurang lebih ada 2 tempat lokasi atau isolasi dengan layanan yaitu di lokasi Rusunawa yang hari ini komposisi pasien 96 orang dan di Islamic Center.
“Kita pun menyiapkan tenaga medis alternatif lain ketika terjadi outbreak yang sangat masif karena antisipasi dari Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) adalah unsur pelaksana dinas dibidangnya yang dilakukan oleh survei itu mungkin sampai tanggal 15 masa outbreak,” jelasnya.
Sedangkan untuk antisipasinya, lanjut Nurdin Yana, pak bupati mengintruksikan untuk mencoba beberapa alternatif disiapkan apabila ada pembukaan 4 kecamatan 4 puskesmas. Puskesmas inilah yang memang merawat untuk membawa pasien ketika di Rumah Sakit keadaan kosong.
“Kita akan siapkan dengan kapasitas komulasi itu 187 untuk bed kemudian di sekitaran 20 Han di IGD jadi komulasi sekitar 202,” ujarnya.
Sekda menghimbau untuk warga masyarakat mohon sayangi diri sendiri karena orang lain dengan melakukan kita dapat menjaga diri dari pengaruh orang lain, dan juga harus menghindari orang lain agar tidak ada penularan Covid -19.***Udg