Selasa, 16 Juli 2024
BerandadeHumanitiBudayaDaffa dan Zahra Moka Pinilih Kabupaten Bandung Ajak Moka Bangkitkan Pariwisata

Daffa dan Zahra Moka Pinilih Kabupaten Bandung Ajak Moka Bangkitkan Pariwisata

Dejurnal.com, Bandung – Grand Final Mojang Jajaka Kabupaten Bandung tahun 2021 digelar di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (310/2021).

Dari Grand Final itu, terpilih Muhammad Daffa Yudisthira dari Kecamatan Baleendah dan Shafira Zahra Nabila dari Kecamatan Cangkuang sebagai Mojang Jajaka Pinilih Kabupaten Bandung 2021.

Muhammad Daffa Yudisthira dan Zahra Nabila sukses melewati prosesi seleksi yang dilakukan sejak 11 Oktober 2021. Daari 140 peserta perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung hingga terjaring sebagai finalis sebanyak 15 pasang (mojang-jajaka) atau 30 peserta di Grand Final.

Selain Moka pinilih, di Grand Final itu juga terpilih Moka Wakil 1 oleh Rachel Annisa dari Kec Marghayu dan Jajaka Wakil 1 oleh Aris Syahrul Budiansyah dari Kec Rancabali. Sedangkan Mojang Wakil 2 oleh Fazira Nurliananda dari Kec Soreang dan Jajaka Wakil 2 oleh Alif Moh Solih dari Kec Majalaya.

Terpilih juga Moka Harapan 1,2, dan 3, Moka Parigel, Moka Kameumeut, Moka Mimitran, dan Mojang Gandes, Jajaka Kewes.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengakan Kabupaten Bandung memerlukan banyak Duta Pariwisata, karena Kabupaten Bandung. Mojang Jajaka Kabupaten Bandung sudah terbukti bisa menjadi SDM yang dapat diandalkan.

Menurut bupati, Mika sejak dulu memainkan peran secara signifikan dalam pengembangan pariwisata Kabupaten Bandung, menjadi tumpuan Kabupaten Bandung dalam menarik wisatawan dari berbagai daerah dan negara.

“Moka harus bisa menjadi marketing yang baik bagi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung dan senantiasa siap bekerja jika dibutuhkan, ” kata Dadang Supriatna.

Dadang Supriatna percaya Moka sudah memiliki peroforma yang bagus. Mereka mendapat wawasan kesenian dan kebudayaan, kepemudaan, kepemimpinan, Bahasa Sunda dan Indonesia yang baik, komunikasi publik dan promosi dan manajemen serta trouble manner dalam dunia pariwisata.

“Selain itu ajang Moka ini menjadi sarana menemukan jati diri sebagai warga terbaik dan punya rasa memiliki yang tinggi terhadap Kabupaten Bandung ini,” jelasnya.

Dadang Supriatna menambahkan, menyandang predikat sebagai Moka bukan hal yang mudah, membutuhkan tanggung jawab yang besar.

“Mojang Jajaka bukan sekedar mengandalkan tampang yang rupawan yang hanya sekedar terkenal atau menjadi foto model atau artis. Lebih dari itu Mojang Jajaka berarti harus memiliki kecerdasan dan tingkat intelektual yang mumpuni karena lulusan dari ajang ini akan terlibat dan ditempatkan di posisi yang strategis terutama di bidang kepariwisataan,” jelasnya.

Bupati mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap Moka terpilih dapat memenuhi kualifikasi yang diharapkan.

Bupati mengajak seluruh Moka Kabupaten Bandung untuk membangkitkan pariwista dan mempromosikan hal yang baik tentang Kabupaten Bandung.

“Saya berharap Moka bisa jadi sosok inspirasi generasi muda untuk lebih mencintai kearifan lokal, termasuk pembiasaan menggunakan Bahasa Sunda dalam kegiatan sehari-hari,” tutupnya. *** Sopandi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI