• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Februari 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deEdukasi

Dugaan Ada “Siswa Siluman” dan “Mafia Dapodik”, Ini Kata Pejabat Disdik Garut dan Jabar

bydejurnalcom
Kamis, 16 Desember 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Statment Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut (DPKG) Dedi Kurniawan yang menyebutkan Indeks Pendidikan Kabupaten Garut rendah dikarenakan adanya kecurangan sekolah memanipulasi data sehingga melahirkan “siswa siluman”, membuat praktisi pendidikan terkejut.

Kepala Bidang Data dan GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Cecep Firmasnyah mengaku terkejut atas apa yang diungkapkan Anggota DPKG tersebut.

“Rasanya mustahil ada siswa siluman di sekolah karena saat ini setiap siswa memiliki NIK masing-masing yang tak mungkin terjadi double,” ujarnya kepada dejurnal.com melalui sambungan telepon, Rabu (15/12/2021).

BacaJuga :

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax

BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf

Jadi, lanjut Cecep, kemungkinan adanya “siswa siluman” dalam data dapodik kecil sekali dengan adanya NIK karena tak mungkin terjadi ganda. “Ditambah lagi ketika siswa mendaftar memakai Kartu Keluarga yang juga sama memiliki NIK,” ujarnya.

Kendati demikian, Cecep akan mencoba berkomunikasi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Garut untuk mengetahui hal ihwal “siswa siluman” yang dimaksud. “Bisa jadi yang bersangkutan memiliki fakta lain, dan itu menjadi kewajiban bersama untuk dibenahi,” ucapnya.

Cecep juga menanggapi terkait adanya dugaan mafia dapodik yang mengkondisikan “siswa siluman”.

“Operator dan pihak sekolah masing-masing membuat fakta integritas untuk mengisi data dapodik bahwa apa yang diisikan itu benar,” jelasnya.

Jadi, tambahnya, dugaan adanya mafia dapodik pun harus dirunut dengan jelas karena mafia berarti bersama-sama dan berjamaah dalam mengkondisikan.

“Insya allah, hal ini menjadi tugas saya untuk membenahi, tidak harus dibentuk satgas,” pungkasnya.

Hal senada datang dari Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah IX Jawa Barat, Aang Karyana yang ingin meluruskan adanya “siswa siluman” atau penggelembungan data.

“Bahasa siswa siluman ini harus diluruskan, masa di sekolah ada siswa siluman, pastinya anak manusia itu,” selorohnya.

Aang menjelaskan, pasca tahun 2020 data siswa kemungkinan tak bisa direkayasa dalam dapodik, karena operator selain memasukan data siswa juga berikut dengan pendukungnya.

“Untuk tahun sebelum 2020, bisa saja terjadi data tumpang tindih atau ganda, ini justru yang harus ditertibkan,” ujarnya.

Aang juga menegaskan, siswa siluman dipastikan tak ada, jika data dapodik ada namun siswanya tidak ikut proses belajar bisa saja terjadi. “Jadi aduuh itu siswa siluman, tak ada,” tandasnya.

Terkait pembentukan Satgas Anti Mafia Dapodik, Aang Karyana malah tersenyum. “Apapun yang akan dilakukan untuk perbaikan mutu pendidjkan di Kabupaten Garut pada prinsipnya kami mengikuti, karena walau SMA dan SMK urusan provinsi namun ini untuk kemaslahatan warga Garut,” ujarnya.

Kalau bahasa mafia dapodik, lanjut Aang, kesannya seperti bagaimana. “Tapi pada prinsipnya kita mendukung untuk memperbaiki yang kurang,” pungkasnya.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: disdikdisdik jabarGarutsiswa siluman
Previous Post

Warga Keluhkan Tower TBG Pasirtamiang, Diduga Ada Intimidasi Pihak Desa Teriak di Medsos Minta Tolong Bupati Ciamis

Next Post

Belasan Pensiunan PDAM Purwakarta Terkatung-katung, Dana Manfaat Pensiun Tak Bisa Dinikmati

Related Posts

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf
deNews

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026
Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku
deNews

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Kamis, 15 Januari 2026
Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA
deNews

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Kamis, 15 Januari 2026
DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax
Parlementaria

DPRD Kabupaten Garut Laporkan Dua Unggahan Video Viral Berisi Konten Hoax

Rabu, 14 Januari 2026
BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf
deNews

BPN Garut Tegaskan Sertifikat Tanah SMA YBHM Sah, Buka Ruang Evaluasi Usai Aksi Bela Wakaf

Senin, 12 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Bupati Herdiat Tetapkan Surat Edaran Jam Malam Bagi Peserta Didik Demi Generasi Panca Waluya Jabar Istimewa

Rabu, 11 Juni 2025

Bupati Purwakarta Lantik Pengurus Dewan Pendidikan Periode 2019-2024

Senin, 14 September 2020

Bupati Garut Ajukan Pengganti Sekda Almarhum Deni Suherlan Ke Gubernur

Senin, 18 Mei 2020

Telat Gajian Membuat Kinerja Anggota DPRD Garut Menurun?

Kamis, 23 Januari 2020

Pelaksanaan Reservoar, Perumda Tirta Raharja dapat Pendampingan Hukum dari Kajari Bandung

Rabu, 14 April 2021

Tagihan Langganan Air Bengkak, Ini Alasan Perumda Tirta Raharja

Kamis, 14 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste