• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Oktober 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Anton Charliyan Tegaskan Sejak Tahun 2018 Sudah Bukan Lagi Pembina Ormas GMBI

bydejurnalcom
Sabtu, 29 Januari 2022
Reading Time: 3 mins read
Anton Charliyan Tegaskan Sejak Tahun 2018 Sudah Bukan Lagi Pembina Ormas GMBI
ShareTweetSend

DeJurnal.com, Tasikmalaya – Aksi massa ormas GMBI berdemo di depan Polda Jabar berujung anarkis , Polda Jabar pun bertindak tegas dengan mengamankan ratusan anggota ormas tersebut untuk dilakukan pendataan dan test urine.

Kedatangan pendemo ke Polda Jabar itu berkaitan dengan tuntutan terkait kasus bentrok ormas di Karawang pada aksi Ormas GMBI beberapa waktu lalu , Nama mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) Dr.H. Anton Charliyan, MPKN mencuat, dan dia disebut sebut masih sebagai Pembina ormas GMBI.

Abah Anton panggilan akrab Anton Charliyan menegaskan bahwa dirinya sudah sejak lama bukan lagi sebagai pembina ormas GMBI.

BacaJuga :

Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

“Saya sudah mengundurkan diri sebagai Dewan Pembina GMBI Sejak Tahun 2018 sampai sekarang,” tegasnya.

Hal ini disampaikan saat konferensi pers pada Jum’at (28/1/2022) pukul 09.00 WIB bertempat di kediamannya,dalam rangka meluruskan perihal posisi Abah Anton bukan sebagai Ketua Dewan Pembina LSM GMBI .

Anton Charliyan mengakui bahwa dirinya memang pernah menjadi Ketua Dewan Pembina LSM GMBI dari tahun 2008-2018.

“Saya memang dulu aktif membina LSM GMBI, namun karena satu lain hal yang sudah tidak sesuai secara internal antara visi misi GMBI dengan saya, maka pada tahun 2018 saya sudah mengundurkan diri dari posisi Dewan Pembina LSM GMBI. Semenjak itu tidak pernah lagi satu kalipun ikut urusan ormas GMBI. Termasuk acara rapat maupun acara – acara silaturahmi internal,” tuturnya.

Lanjut Abah Anton, terkait dengan peristiwa demo yang berujung kericuhan dan anarkis di Mapolda Jawa Barat kemarin.

“Saya merasa sangat prihatin dan sangat menyayangkan aksi unjuk rasa tersebut berujung ricuh, karena dulu dibawah binaan saya, apabila ada aksi yang diperkirakan akan berujung ricuh maka kita jajaran para pengambil keputusan di DPP, sepakat satu komando akan menarik mundur demi keselamatan bersama , Sekarang mungkin prosesnya tidak demikian, mungkin saja tidak saling mengingatkan,” katanya.

Sementara untuk aksi-aksi yang merusak bahkan menghinakan lambang institusi seperti menaiki patung Macan Lodaya Hitam di Mapolda, walaupun hanya sebuah patung tapi merupakan spirit dan kebanggan Anggota Polri di wilayah Jabar. mantan Kadiv Humas Polri ini mengatakan bahwa hal itu sangat Tidak Ethis, dan sudah merupakan tindak pelecehan terhadap lambang suatu institusi.

“Apabila akan diproses hukum silahkan jangan ragu – ragu karena setiap perbuatan itu harus di pertanggungjawabkan. Saya tidak akan membela siapapun yg salah, sekalipun di comunitas yg sekarang masih aktiv saya bina, termasuk anggota GMBI , baik itu yang menghina lambang Institusi, yang melakukan pengrusakan apalagi yang menggunakan narkoba sesuai hasil test urine pasca Aksi, karena penggunaan Obat & Narkoba sebetulnya merupakan Pantangan Keras yg Masih tercatat di AD ART GMBI .” katanya

“Waktu saya sebagai pembina di Ormas GMBI, jangankan pakai Narkoba, hanya ketahuan Minum minuman keras aja, bisa langsung di cabut Keanggotaanya, Saya hadir di GMBI saat itu kan, agar GMBI bisa menjadi wadah kader para pemuda pemudi yang Cinta Tanah air, Bersih dari Miras dan Narkoba serta mampu memperjuangkan Hak – Hak masyarakat kecil yg teraniaya baik secara moril maupun materil,” paparnya.

Anton Charlian sangat menyayangkan sekali tindakan-tindakan oknum GMBI ini, karena tidak selaras dengan slogan GMBI “NKRI HARGA MATI, MERAH PUTIH DIDADAKU”.

Dengan adanya kejadian kemarin, Merusak Aset Negara , dan bahkan melawan Polisi sebsgai Aparat Penegak Hukum/ Alat Negara, sama saja dengan Melawan Negara, padahal salah satu misi GMBI Justru Jaga NKRI.

“Saya dari dulu yang turut mendidik disetiap pelatihan agar para anggota punya rasa Soliditas yg tinggi , kompak, militan, pantang menyerah, berani dan tidak mengenal rasa takut, tapi maaf bukan untuk merusak dan melawan aparat”, ucapnya.

Sehingga dengan adanya kejadian di Polda Jabar beberapa hari lalu , sangat tidak sesuai dengan slogan yang selama ini sering diteriakan para anggota GMBI.

“Saya menegaskan untuk itu pihak Polda Jabar tidak perlu ragu untuk bertindak terhadap siapapun, oknum anggota ormas mana pun yang bersalah, apalagi saya sejak tahun 2018, sudah tidak lagi menjadi Dewan Pembina GMBI.

“Sekali lagi saya tegaskan, sejak tahun 2018 yang lalu, saya bukan lagi sebagai Dewan Pembina GMBI. Silahkan di konfirmasi ke DPP GMBI, bukan saya mau menghindar dari tanggung jawab, tidak ada kamusnya.

“Saya untuk bersikap demikian, dulu ketika GMBI ada bentrok dengan Front Pembela Islam ( FPI ) Saya disudutkan sebahai Pembina, Saya akui memang saat itu saya sebagai pembina tidak pernah saya ngeles atau menutupi apapun juga resikonya, kalau saya bilang iya sebagai Pembina, pasti saya akan mengiyakannya, kalau tidak akan saya katakan tidak, namun apapun juga ceritanya, secara pribadi walaupun saya sudah berada diluar garis dan sudah bukan sebagai Anggota dan Pembina GMBI lagi tapi pernah turut serta membentuk mewarnai kader kader militan GMBI.

Kemudian sekarang terjadi penyimpangan yang cukup memprihatinkan, secara moril pribadi dan pernah menjadi pembina Ormas GMBI.

“Tdak ada salahnya saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar- besarnya kepada semua pihak, khususnya kepada Institusi Polri – Polda Jabar dimana dulu tempat saya mengabdi, jadikan peristiwa ini sebagai bahan introspeksi diri khususnya bagi GMBI dan pelajaran untuk Ormas/ LSM lainnya, agar tidak terulang kembali,” pungkasnya.***Deri Acong

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sukseskan GPDRR, Kapolri Siapkan Skenario Pengamanan Hingga Genjot Vaksin Booster di Bali

Next Post

Belasan Kendaraan Tak Absah Diduga Milik Anggota GMBI Diamankan Polisi Indramayu

Related Posts

Logo Konfercab XI NU Ciamis Diluncurkan, Tahapan Konfercab Dimulai
deNews

Logo Konfercab XI NU Ciamis Diluncurkan, Tahapan Konfercab Dimulai

Senin, 5 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih
deHumaniti

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sat Samapta Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergitas, Hadiri Upacara HUT TNI Ke-81
depemerintahan

Kapolres Purwakarta Perkuat Sinergitas, Hadiri Upacara HUT TNI Ke-81

Senin, 5 Oktober 2026
Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan
depemerintahan

Pemkab Purwakarta Bahas AMDAL Proyek Data Center BDX AI Jatiluhur, Belum Ada Kesimpulan

Senin, 5 Oktober 2026
Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI
deNews

Kapolres Garut Berserta Jajaran Beri Kejutan di HUT ke-81 TNI

Senin, 5 Oktober 2026
Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan
deNews

Disnakkan Ciamis Benahi Standar Penyembelihan Hewan

Senin, 5 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019

KabarDaerah

Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

DPRD Purwakarta Terima Kunjungan Kerja Pansus DPRD Karawang Dan BK Kabupaten Garut

Rabu, 16 September 2020

DPC PBB kabupaten Bandung Konsisten Dukung Pasangan NU Pasti

Kamis, 8 Oktober 2020

Muslub Guar Waris Perjuangan SEGI Kabupaten Garut : Gunawan Terpilih Jadi Ketua Secara Aklamasi

Selasa, 25 Maret 2025

Klinik Abang Ijo Untuk Warga tidak mampu Diresmikan

Sabtu, 8 Maret 2025

Pemerintah Desa Sarimahi Adakan Musdes Rencana Tentang Pemekaran Desa

Rabu, 7 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste