• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Januari 10, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Paham NII Di Garut Berkembang Pesat, Diduga Dipelihara Elit Politik

bydejurnalcom
Jumat, 14 Januari 2022
Reading Time: 1 mins read
Tangkapan Layar Youtube : Video tiga pria di Garut, ajak negara-negara di dunia bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan sempat viral pada bulan Oktober 2021. (Foto : Tangkapan Layar Youtube)

Tangkapan Layar Youtube : Video tiga pria di Garut, ajak negara-negara di dunia bergabung dengan Negara Islam Indonesia (NII) dan sempat viral pada bulan Oktober 2021. (Foto : Tangkapan Layar Youtube)

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Merebaknya kasus Negara Islam Indonesia (NII) di Garut dimulai terkuak ketika ada pembaiatan 59 anak, disambung dengan viralnya pengakuan mantan anggota NII.

Kendati kemudian Pemkab Garut membentuk Satgas Penanggulangan Radikalisme namun keberadaanya dianggap tidak menyelesaikan masalah sampai puncaknya masyarakat Kabupaten Garut berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Garut Anti Radikalime dan Toleransi (Almagari) melakukan demo besar-besaran menolak paham radikalisme.

Bupati Garut sendiri sudah memastikan tidak adanya ASN atau pejabat yang terpapar radikalisme NII, namun beberapa kalangan menilai, pesatnya perkembangan NII di Garut tidak terlepas dari kepentingan para petinggi elit politik di Kabupaten Garut.

BacaJuga :

Songsong Tahun 2026, PDI Perjuangan Garut Perkuat Tekad Politik Kerakyatan

Reforma Agraria di Garut Terancam Mandek, Dampak Ketakutan Berlebihan Birokrat?

Gemilang! Desa Pangauban Raih ‘Pinunjul Kahiji’ Anugerah Gapura Sri Baduga

“Ada beberapa pihak yang sengaja memelihara NII (Negara Islam Indonesia) di Kabupaten Garut untuk kepentingan politik terutama ketika Pilkades, Pilbup, Pileg dengan berbagai komitment politik kepada Pimpinanya, karena kelompok ini satu suara sehingga mudah dikendalikan,” Ungkap Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan.

Hal senada dikatakan oleh Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs H. Anton Charliyan. MPKN yang mengatakan bahwa persoalan NII (Negara Islam Indonesia) di Kabupaten Garut tidak terlepas dari campur tangan elit politik Garut.

“Ketika Tokoh NII (Negara Islam Indonesia) Sensen Komala yang mendekrarasikan berdirinya NII (Negara Islam Indonesia) di bawa ke Ranah Hukum tiba-tiba dinyatakan sakit jiwa namun tidak lama berselang Sensen Komala mencalon dirinya sebagai Calon Bupati Garut meskipun belum sempat daftar ke KPUD Garut, ini menunjukan betapa kentalnya nuansa politik ketika terjadi kasus NII di Garut saat itu, namun apapun alasannya NII (Negara Islam Indonesia) di Kabupaten Garut harus di tangani serius dan dikikis habis karena ini menyangkut Ideologi Bangsa juga keutuhan Tanah Air,” pungkasnya.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Garut
Previous Post

Sat Brimob Polda Jabar Patroli SAR Ke Bendungan Copong Untuk Monitoring Sungai Cimanuk

Next Post

Kapolda Jabar Ucapkan Terimakasih Atas Capaian Vaksinasi Di Kabupaten Sukabumi yang Luar Biasa

Related Posts

Gaspol ! Momen Pergantian Tahun Baru 2026, Satpol PP Garut Sita Ratusan Botol Miras
Hukum dan Kriminal

Gaspol ! Momen Pergantian Tahun Baru 2026, Satpol PP Garut Sita Ratusan Botol Miras

Kamis, 1 Januari 2026
deNews

Proyek Rekonstruksi Jalan Pasirwangi-Darajat Senilai Rp 1,9 Milyar Disoal, 2025 Berlalu Pekerjaan Belum Tuntas?

Kamis, 1 Januari 2026
Parlementaria

Di Penghujung Tahun, DPRD Garut Gelar Rapat Paripurna Sampaikan Laporan Kinerja 2025

Kamis, 1 Januari 2026
Songsong Tahun 2026, PDI Perjuangan Garut Perkuat Tekad Politik Kerakyatan
dePolitik

Songsong Tahun 2026, PDI Perjuangan Garut Perkuat Tekad Politik Kerakyatan

Rabu, 31 Desember 2025
Reforma Agraria di Garut Terancam Mandek, Dampak Ketakutan Berlebihan Birokrat?
deNews

Reforma Agraria di Garut Terancam Mandek, Dampak Ketakutan Berlebihan Birokrat?

Rabu, 31 Desember 2025
Gemilang! Desa Pangauban Raih ‘Pinunjul Kahiji’ Anugerah Gapura Sri Baduga
GerbangDesa

Gemilang! Desa Pangauban Raih ‘Pinunjul Kahiji’ Anugerah Gapura Sri Baduga

Rabu, 31 Desember 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

KabarDaerah

Kabar Gembira! Pemkab Ciamis Hapus Denda Pajak PBB-P2, Berlaku 1 Mei-31 Juli 2025

Senin, 5 Mei 2025

Kepala Sekolah di Ciamis Diduga Diteror Oknum Wartawan, PGRI dan Organisasi Pers Diskusi Bersama Mencari Solusi

Rabu, 24 September 2025

Sikapi Isu Kasus Kekerasan Serta Perundungan Siswa, Ini Kata Kepala SMKN 1 Cianjur

Rabu, 21 September 2022

Dapur MBG Kadungora Sebut Penyebab Keracunan Pelajar Bukan Berasal Dari Makanan Olahan

Rabu, 1 Oktober 2025
Bupati Garut (tengah) saat persiapan simulasi ayo (masuk) sekolah di SMPN 1 Garut.

Kabupaten Garut Mulai Simulasikan Sekolah Belajar Tatap Muka

Senin, 19 April 2021

Bravo Komando Cianjur Tegaskan Bukan Lembaga Debt Collector

Jumat, 31 Januari 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste